PENERAPAN TEKNIK STIMULUS MUTILASI DALAM BUDIDAYA KEPITING SOKA (SOFT-SHELLED CRABS) DI DESA PULAU CAWAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

Syaiful Ramadhan Harahap, Dwi Sushanty, Yoyon Riono, Roberta Zulfhi Surya

Abstract


Desa Pulau Cawan berada di Kabupaten Indragiri Hilir yang terkenal sebagai daerah penghasil Kepiting Bakau (Scylla serrate Forskal.). Peningkatan permintaan pasar yang diikuti dengan meningkatnya nilai ekonomis Kepiting Bakau mendorong masyarakat melakukan eksploitasi secara berlebihan sehingga dikhawatirkan akan mengancam kelestariannya. Solusi yang dapat dikembangkan adalah dengan cara budidaya Kepiting Soka. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kondisi ekologi dan keberlanjutan kepiting bakau di alam dengan pendekatan penerapan iptek terkait budidaya kepiting soka. Kegiatan budidaya kepiting soka merupakan salah satu upaya berkelanjutan agar proses recruitment alamiah kepiting bakau dapat terus berlangsung. Penerapan iptek yang dilakukan adalah teknik stimulus mutilasi organ pada budidaya kepiting soka untuk mempercepat proses moulting dan meminimalisir biaya produksi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan, diskusi dan praktek secara langsung untuk menggali informasi tentang tingkat pengetahuan masyarakat terkait kondisi ekologi dan kelestarian kepiting bakau serta memberikan keterampilan teknis budidaya kepiting soka sebagai alternatif ekonomi yang dapat dikembangkan. Serangkaian kegiatan penyuluhan dan praktek teknis budidaya kepiting soka di respon positif oleh masyarakat nelayan Desa Pulau Cawan. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan pengabdian ini merupakan upaya berkelanjutan untuk tetap menjaga kelestarian kepiting bakau di alam serta dapat memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat nelayan di Desa Pulau Cawan.


Keywords


Stimulus mutilasi, Kepiting Soka, Rekruitmen, Peningkatan pendapatan

Full Text:

PDF

References


Affandi, dan Tang, U. (2002). Fisiologi Hewan Air. Universitas Riau Pres. Riau. 217 hal.

Ariani, N.K.S., Junaedi, M., dan Mukhlis, A. (2018). Penggunaan Berbagai Metode Mutilasi Untuk Membandingkan Lama Waktu Moulting Kepiting Bakau Merah (Scylla olivacea). Jurnal Perikanan Unram. Vol. 8(1): 40-46.

Ario, R., Djunaedi, A., Pratikto, I., Subardjo, P., dan Farida, F. (2019). Perbedaan Metode Mutilasi Terhadap Lama Waktu Molting Scylla serrata. Buletin Oseanografi Marina. Vol 8(2), 103-108.

Aslamyah, S., dan Fujaya, Y. (2014). Frekuensi Pemberian Pakan Buatan Berbasis Limbah Untuk Produksi Kepiting Bakau Cangkang Lunak. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Indonesia. Vol. 24(1): 44-52.

Fujaya, Y., Aslamyah, S., Fudjaja, L., dan Alam, N. (2019). Budidaya dan Bisnis Kepiting Lunak: Stimulasi Molting dengan Ekstrak Bayam. Firstbox Media.

Harahap, S.R., Masykur., dan Saputri, M. (2016). Pengaruh Stimulus Mutilasi Pada Organ yang Berbeda Terhadap Kecepatan Moulting Kepiting Bakau (Scylla serrata). Jurnal Perikanan dan Lingkungan. Vol. 6(2).

Harianto, E. (2017). Kinerja Produksi Kepiting Bakau Scylla serrata Cangkang Lunak pada Metode Pemotongan Capit dan Kaki Jalan, Popey, dan Alami. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. Vol. 15(1): 15-21.

Iromo, H., Amien, M., dan Suliadi, S. (2019). Studi Budidaya Kepiting Soka (Soft Crab) di Tambak Tradisional Pulau Tarakan Kalimantan Utara. Jurnal Borneo Saintek. Vol. 2(1): 68-73.

Karim, M.Y. (2005). Kinerja Pertumbuhan Kepiting Bakau Betina (Scylla serrata Forsskal) Pada Berbagai Salinitas Media dan Evaluasinya Pada Salinitas Optimum dengan Kadar Protein Pakan Berbeda. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Katiandagho, B. (2014). Analisis Fluktuasi Parameter Kualitas Air Terhadap Aktifitas Molting Kepiting Bakau (Scylla sp). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan. Vol. 7(2): 21-25.

Kudsiah, H., Rahim, S.W., Rifa'i, M.A., dan Arwan, A. (2018). Demplot Pengembangan Budidaya Kepiting Cangkang Lunak di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loi, Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. Vol. 2(2): 151-164.

Qomariyah, L., Samidjan, I., dan Rachmawati, D. (2014). Pengaruh Persentase Jumlah Pakan Buatan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla Paramamosain). Journal of Aquaculture Management and Technology. Vol. 3(4): 18-25.

Rangka, N.A. (2007). Status Usaha Kepiting Bakau Ditinjau dari Aspek Peluang dan Prospeknya. Jurnal Neptunus. Vol. 14(1): 90–100.

Rangka, N.A., dan Sulaeman. (2010). Pemacuan Pergantian Kulit Kepiting Bakau (Scylla serrata) melalui Manipulasi Lingkungan untuk Menghasilkan Kepiting Lunak. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 2010: 179– 185.

Rusmiyati, S. (2011). Sukses Budidaya Kepiting Soka dan Kepiting Telur. Pustaka Baru Press. Yogyakarta. 136 hal.

Sagala, L.S.S., Idris, M., dan Ibrahim, M.N. (2013). Perbandingan Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata) Jantan dan Betina Pada Metode Kurungan Dasar. Jurnal Mina Laut Indonesia. Vol. 3(12): 46-54.

Samidjan, I., dan Rachmawati, D. (2015). Rekayasa Budidaya Kepiting Bakau Melalui Pemotongan Kaki Jalan Dalam Upaya Peningkatan Produksi Kepiting Soka (Soft Shell). Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. Vol. 28(1):103-121.

Sara, L. (1994). Hubungan Kelimpahan Kepiting Bakau, Scylla spp. Dengan Kualitas Habitat di Perairan Segara Anakan, Cilacap (Doctoral dissertation). Tesis Program Pascasarjana Institut Pertanian. Bogor. 80 hal.

Sari, T.E.Y., Usman., Pamungkas, N.A., Idris, M., Sumarto., Yulinda, E., dan Henrik, R. (2019). Pembinaan Masyarakat Desa Untuk Peningkatan Pendapatan Melalui Teknologi Budidaya Kepiting Soka di Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat. Pekanbaru. Hal 228-234.

Septian, R., Samidjan, I., dan Rachmawati, D. (2013). Pengaruh pemberian Kombinasi Pakan Ikan Rucah dan Buatan yang Diperkaya Vitamin E Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Soka (Scylla paramamosain). Journal of Aquaculture Management and Technology. Vol. 2(1): 13-24.

Shelley, C., dan Lovatelli, A. (2011). Mud crab aquaculture: a practical manual. FAO Fisheries and aquaculture technical paper. (567), p.I.

Suswanto, I., dan Munir, A.M.S. (2018). Budidaya Kepiting Soka dengan Metoda Sangkar Massal. Jurnal Pengabdi. Vol. 1(1): 7-16.

Wicaksono, D.L., Zainuri, M., dan Widianingsih, W. (2014). Pengaruh Pemberian Pakan Alami yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Kepiting Soka di Tambak Desa Mangunharjo Kecamatan Tugu. Journal of Marine Research. Vol. 3(3): 265-273.

Widyastuti, Y.R., dan Husni, H. (2007). Pemanfaatan Tambak Udang “Idle” untuk Produksi Kepiting Cangkang Lunak (Soft Shell Crab). Media Akuakultur. Vol. 2(1): 169-172.




DOI: https://doi.org/10.33373/jmb.v3i2.2024

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.