PENDAMPINGAN BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DI SEKOLAH DASAR NEGERI 020 GALANG

Nureza Dwi Anggraeni

Abstract


Kegiatan pengabdian pendampingan belajar Bahasa Indonesia melalui pendekatan Whole Language di sekolah dasar negeri 020 Galang bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam aspek menulis jurnal. Hal ini disebabkan hasil belajar siswa yang belum mencapai standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penggunaan metodologi berupa observasi dengan pendekatan Whole Language untuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang dimulai dari 7 Agustus hingga 16 Agustus 2019. Sasaran dalam pengabdian ini adalah siswa kelas V di tingkat sekolah dasar 020 Galang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini membuktikan penerapan pendekatan Whole Language dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis jurnal pengalaman. Dalam menerapkan Whole Language di kelas, guru di SDN 020 Galang harus melibatkan semua keterampilan (menyimak, membaca, menulis, berbicara) dan unsur bahasa dalam kegiatan pembelajaran secara utuh. Peningkatan kualitas proses pembelajaran tersebut, antara lain dengan meningkatnya: a. Jumlah siswa yang aktif dalam kegiatan apersepsi maupun dalam kegiatan pembelajaran; b. Jumlah siswa yang mampu berinisiatif dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru; c. Jumlah siswa yang sudah mampu bekerja sama dan kompak dalam kelompok; d. Keterampilan guru dalam mengelola kelas.


Keywords


Pendampingan Belajar, Pendekatan Whole Language

Full Text:

PDF

References


Ashari, E., & Shalehoddin. (2018). Pengenalan Materi Dasar Bahasa Inggris Bagi Anak-Anak Usia Dini di Pulau Mecan, Sekanak Raya, Belakang Padang, Batam. Minda Baharu, Vol. 2(1): 1-9.

Brown, H.D. (1997). Principle of Language Learning and Teaching. London: Prentice Hall International Limited.

Eldredge, L. 1991. An Experiment with a modified Whole Language Approach in First Grade Classrooms. Reading Research & Instruction, 30(3), 21-38.

Froese,V. (1991). Introduction to whole – language teaching and learning: Practice and theory. Needham Height, MA: Allyn and Bacon.

Goodman, K. (1986). What’s Whole in Language?. NH : Heinemann.

Hidayah, N. (2014). Pendekatan Pembelajaran Bahasa Whole Language. Jurnal Terampil, Vol. 3(3): 70-79.

Sauri, S. (2006). Pendidikan Berbahasa Santun. PT. Genesindo. Bandung.

Subana & Sunarti. (2011). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. CV. Pustaka Setia. Bandung.

Suratinah dan Prakoso, T. (2011). Pendekatan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD. Universitas Terbuka. Jakarta.

Susanti, R. D. (2015). Pembelajaran Apresisasi Sastra di Sekolah Dasar. Jurnal Elementary, Vol. 3(1): 24-33.




DOI: https://doi.org/10.33373/jmb.v3i2.2120

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.