PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI STANDARD OPERATIONAL PROSEDURE (SOP) BUDIDAYA DAN PASCA PANEN BUNCIS DI KOPERASI MAX YASA PURBALINGGA

Herlyna Novasari Siahaan, Vista Uli Sihombing, Rahmi Nofitasari

Abstract


Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di Koperasi Max Yasa Purbalingga yang merupakan salah satu sentra budidaya buncis di Purbalingga dan telah melakukan penjualan baik di pasar local maupun pasar internasional. Namun, beberapa tahun terakhir perubahan iklim semakin ekstrem sehingga menyebabkan musim angin yang tidak menentu yang mengakibatkan berkurangnya produksi buncis di daerah tersebut. Maka pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan Pemberdayaan masyarakat melalui proses sosialisasi SOP dalam melakukan budidaya hingga pasca panen buncis di Koperasi Max Yasa Purbalingga. Terdapat sebanyak 15 petani mitra dan 4 pengurus koperasi Max Yasa Purbalingga berpartisipasi aktif pada kegiatan pengabdian masyarakat ini. Hasil kegiatan ini diperoleh bahwa terdapat beberapa SOP yang dapat diterapkan pada tanaman buncis di Koperasi Max Yasa Purbalingga diantaranya SOP dalam penyediaan benih, persiapan tanam, penanaman, pemasangan lanjaran, pengairan, penyiangan, pemupukan, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ditujukan agar tanaman buncis dapat tumbuh dengan baik, panen dan pasca panen. Selama proses penerapan SOP tersebut, petani mitra dan pengurus koperasi memahami dengan baik. Hal ini dibuktikan melalui evaluasi kegiatan bahwa selama musim angin terjadi kegiatan budidaya masih berjalan dengan baik dan produksi buncis terus meningkat sehingga mampu dalam memenuhi permintaan dalam hingga luar negeri.

Keywords


budidaya, buncis, pasca panen, SOP

Full Text:

PDF

References


Anjarsari, I. R. D. (2023). Prospek Pengembangan Budidaya Buncis Dusun Cikeuyeup Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 12(3), 374-380.

Arzam, T. S., Haruna, N., Halid, H. A., Idawati, I., dan Dasril, D. (2023). Peningkatan Kapasitas Petani Malangke: Penyuluhan dan pendampingan Teknik Budidaya Tanaman, Manajemen Agribisnis dan Kelembagaan. Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 313-319.

Charina, A., Rani, ABK., Agriani, HS., dan Yosini, D. 2018. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Petani Dalam Menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Sistem Pertanian Organik Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Penyuluhan 14(1), 68-78. doi: 10.25015/penyuluhan.v14i1.16752.

Chen, F., Yunfeng, S., Xiaojiang, L., Junhao, C., Lan, M., Xingtan, Z., Zhenguo, L., and Liangsheng, Z. (2019). Genome Sequences of Horticultural Plants: Past, Present, and Future. Horticulture Research. 6(112), 1-23. doi: 10.1038/s41438-019-0195-6.

Deviani, F., Rochdiani, D., dan Saefudin, B. R. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Buncis Di Gabungan Kelompok Tani Lembang Agri Kabupaten Bandung Barat. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 3(2), 165-173.

Dharmariza, M., Rahmad, H., dan Miftah, FW. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Strategi Resolusi Konflik Sosial. Jurnal Kebijakan Publik 11(1):1-6. doi: 10.31258/jkp.11.1.p.1-6.

Hafid, H., Erwin, E., dan Tahawa, T. H. B. (2022). Pelatihan Manajemen Usaha dan Digital Marketing Untuk Peningkatan Kesejahteraan Kelompok Wanita Tani (KWT) Wanita Paraita di Kecamatan Bulo. Minda Baharu, 6(2), 194-204.

Mustiyanti, E., Siti, N., dan Sujono, S. (2022). Determinan Minat Petani Dalam Budidaya Kedelai Sesuai Standard Operating Procedures (SOP): Sebuah Analisis Regresi Linier Berganda. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) 15(3):349. doi: 10.19184/jsep.v15i3.33608.

Saputra, A. N., Rahimallah, M. T., Utami, A. N. F., dan Khaldun, R. I. (2022). Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Pamboborang Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Minda Baharu, 6(1), 28-38.

Siahaan, H.N. (2023). Implementations of Corporate Farming and Development of Bean Cultivation at Max Yasa Cooperative District Purbalingga Central Java. Journal of Agri Socio Economics and Business, 5(1):41–54. Doi: 10.31186/jaseb.05.1.41-54.

Sihombing, V.U., dan Ulidesi, S. (2023). Tantangan produksi pertanian terhadap kelangkaan air dan ketersediaan lahan pertanian di masa depan. Agriprimatech, 7(1):34–41.

Sudirman, H., dan Basri, A. (2013). Dampak sosial ekonomi pengembangan jeruk keprok selayar (studi kasus di kelurahan bontolangkasa, kecamatan bissappu, kabupaten bantaeng). Jurnal Agrisistem, 9(1), 2089-0036.

Thamrin, S., Ashan, M. D., Junaedi, J., Maslam, M., dan Ilham, M. N. I. (2023). Penerapan teknologi budidaya tanaman kopi secara berkelanjutan bagi petani di Kabupaten Gowa. JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi, 2(1), 34-41.

Tando, E. (2019). Review : Pemanfaatan Teknologi Greenhouse Dan Hidroponik Sebagai Solusi Menghadapi Perubahan Iklim Dalam Budidaya Tanaman Hortikultura.” Buana Sains, 19(1):91. doi: 10.33366/bs.v19i1.1530.

Utami, E. P., dan Febimeliani, S. (2022). Teknik Budidaya Tumpangsari Buncis Kenya (Phaseolus Vulgaris L.) di Gapoktan Lembang Agri. Media Agribisnis, 6(1), 1-10.




DOI: https://doi.org/10.33373/jmb.v7i2.5780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.