Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria <p align="justify">The Historia Journal is a periodic scientific journal of the History Education Study Program, Riau Islands University which concentrates on science related to History and History Learning.</p> en-US pend.sejarah@fkip.unrika.ac.id (Tri Tarwiyani) aidul1117@unrika.ac.id (Aidul Idham) Wed, 21 Jan 2026 18:01:25 +0700 OJS 3.0.2.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Inovasi Pembelajaran Sejarah Melalui LKPD Menjodohkan Berbasis Canva: Studi Kualitatif pada Peserta Didik Kelas X DRBK 1 SMK Negeri 5 Batam https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8878 Pembelajaran sejarah di sekolah menengah kejuruan masih kerap dipersepsikan sebagai pembelajaran yang monoton sehingga keterlibatan peserta didik dalam proses belajar cenderung terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif dan bermakna. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) menjodohkan berbasis Canva dalam pembelajaran sejarah. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan LKPD menjodohkan berbasis Canva serta menggambarkan respons dan pengalaman belajar peserta didik kelas X DRBK 1 SMK Negeri 5 Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD menjodohkan berbasis Canva menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih terarah, partisipatif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik. Tampilan visual yang menarik dan penyajian materi yang terstruktur membantu peserta didik dalam memahami materi sejarah yang bersifat faktual. LKPD ini dipandang sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang praktis dan kontekstual di SMK Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8878 Wed, 21 Jan 2026 18:01:22 +0700 Internalisasi Nilai Kepemudaan 1945 Melalui Pembelajaran Sejarah Mendalam di SMK Negeri 8 Batam https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8904 Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam pemahaman peserta didik terhadap peran pemuda dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945 serta refleksinya terhadap sikap dan karakter generasi muda di lingkungan sekolah kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan subjek peserta didik kelas XI LPKC dan guru sejarah di SMK Negeri 8 Batam, melalui teknik observasi terstruktur dan tes uraian untuk menggali pemahaman, motivasi belajar, serta refleksi nilai kepemudaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik tentang peran pemuda tahun 1945 masih didominasi hafalan faktual, motivasi belajar sejarah cenderung rendah, dan proses pembelajaran lebih berpusat pada guru dengan strategi yang kurang kontekstual dan minim ruang diskusi nilai. Selain itu, evaluasi pembelajaran masih berorientasi pada aspek kognitif sehingga internalisasi nilai nasionalisme, keberanian, kepeloporan, dan tanggung jawab belum berkembang secara mendalam, yang berdampak pada munculnya kesenjangan antara nilai ideal pemuda 1945 dan realitas sikap generasi muda masa kini. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran sejarah yang bersifat mendalam melalui strategi reflektif, partisipatif, dan evaluasi autentik agar materi peran pemuda dalam Proklamasi tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan faktual, tetapi juga dihayati sebagai sumber nilai untuk penguatan karakter dan kesadaran sejarah peserta didik Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8904 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0700 Bumi Sedulang Setudung Sebagai Identitas Historis Banyuasin: Kajian Sejarah Kota dan Pembentukan Ruang Sosial https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8699 This article examines the historical and social meaning of the motto "Bumi Sedulang Setudung" as a cultural identity and symbol of community togetherness in Banyuasin Regency, South Sumatra. This study employs a descriptive qualitative method aimed at exploring and gaining a more comprehensive understanding of the research object, documentation, and literature study methods to explore the historical process of regional identity formation and its role in shaping the community's social space. The results show that Bumi Sedulang Setudung is not only rooted in the tradition of mutual cooperation and togetherness of the Banyuasin community but also forms the basis for the formation of a distinctive urban social space. This identity is manifested in various aspects of community life, from social interaction patterns and cultural activities to visual symbols in urban spatial planning. Amidst modernization, the values of Sedulang Setudung are maintained through the preservation of traditions, the strengthening of cultural activities, and regional policies that place cultural heritage as an integral part of development. The motto Bumi Sedulang Setudung functions not only as a slogan but also as a historical and moral value that strengthens the local identity of the Banyuasin community. Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8699 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0700 Perubahan Sosial Ekonomi Suku Laut Bulang Lintang Tahun1980-2019 https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8913 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kehidupan sosial ekonomi Suku Laut di kampung Bulang Lintang tahun 1980-2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian ini adalah metode historis dengan pendekatan ilmu sosial dan ekonomi. Adapun langkah-langkah dalam metode ini terdiri dari 1.) Heuristik adalah pengumpulan sumber. Sumber data yang dingunakan dalam tahap heuristik adalah primer dan sekunder 2.) Kritik sumber adalah tahap menentukan kebenaran dan keotentikan sumber data. Kritik sumber dibagi menjadi dua yaitu kritik ekstren dan kritik intern 3.) Interpretasi adalah proses penelaahan, penganalisaan, dan penafsiran terhadap data-data yang di teliti. 4.) Historigrafi adalah penulisan sejarah. Subjek dari penelitian ini terdiri dari Suku Laut di Kampung Bulang Lintang. Hasil penelitian ini menjelaskan adanya perubahan sosial ekonomi Suku Laut di kampung Bulang Lintang tahun 1980-2019. Perubahan sosial Suku Laut seperti pendidikan sudah mulai berkembangan sejak tahun 1980 saat Suku Laut sudah menetap di kampung Bulang Lintang dan perubahan ekonomi Suku Laut seperti mata pencaharian sudah mulai beranekaragam. Suku Laut tidak hanya bekerja sebagai nelayan saja setelah menetap di kampung Bulang Lintang sejak tahun 1980 Suku Laut bekerja sebagai petani dan jasa angkutan transportasi laut. Perubahan yang terjadi pada kehidupan sosial ekonomi Suku Laut setelah menetap di Kampung Bulang Lintang mengarah kepada perubahan yang lebih baik. Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8913 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0700 Makna Tradisi Makan Beradap pada Acara Pernikahan Adat Melayu di Pulau Moro https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8914 di Pulau Moro yang dianggap oleh masyarakat Melayu Pulau Moro mengandung arti tersendiri dari setiap rangkaian dalam pelaksanaan tradisi makan beradap tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna apa saja yang terkandung pada tradisi makan beradap. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna tradisi makan beradap ialah bentuk penyatuan sepasang suami isteri serta mengajarkan pengantin perempuan untuk bersikap layaknya seorang istri serta mengajarkan cara-cara melayani suami terutama dalam menghidangkan makanan untuk suami nya. Setiap rangkaian dalam tradisi makan beradap memiliki makna yaitu posisi duduk pengantin bermakna perempuan berasal dari tulang rusuk sebelah kiri laki-laki. Pemilihan menu hidangan yang ingin diambil oleh pengantin wanita bermakna istri mengambilkan rezeki untuk suaminya. Makan berhadapan serta bersuapan bermakna kasih sayang pertama yang saling diberikan oleh sepasang suami isteri. Pengantin perempuan duduk bersimpuh menghadap suami dan mencium tangan suami bermakna penghormatan serta bakti seorang istri kepada suaminya Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/journalhistoria/article/view/8914 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0700