Toponymy of Tourism Points in Makkah and Madinah Toponimi Tempat Wisata di Makkah dan Madinah

Fatimah - Azzahra, Moh Masruhi

Abstract


Abstract

This study aims to reveal aspects of the linguistic unit and the background of naming tourist attractions in Mecca and Medina. The problems discussed include the form of the linguistic unit and the background for the naming. This research uses descriptive qualitative analysis method. The data of this research were obtained through literature study and informants using the tapping method. The data was then analyzed using the syntactic theory of Ramlan (2005) and Chaer's naming (2013). The results showed that the form of linguistic units in the names of tourist attractions was divided into two, namely words and phrases. The word form is divided into two, namely 5 basic words and 11 affixed words, while for phrases are coordinating endocentric phrases and attributive endocentric phrases and totaling 9 phrases. The naming background is in the form of 5 mentions of the appearance of the earth, 4 names of characters and 5 places of origin.

 

Keywords : name of tourist place, makkah, madinah, naming


Full Text:

PDF

References


REFERENSI

Anshari, B. I., Dede, M., Tirtayasa, R., & Musthafa, K. (2017). Kajian Etnosemantik Dalam Toponimi Wilayah Kabupaten Dan Kota Cirebon.

Ardianty, H. (2020). Toponimi Kelurahan Dan Desa Di Kabupaten Banjarnegara. Universitas Gadjah Mada.

Bauer, L. (1988). Introducing Linguistic Morphology. Edinburgh University Press.

Camalia, M. (2015). Toponimi Kabupaten Lamongan (Kajian Antropologi Linguistik). PAROLE: Journal of Linguistics and Education, 5(1), 74–83.

Chaer, A. (2012). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Djindan, N., & Lauder, M. R. M. T. (2021). Penelusuran Toponimi Pegunungan Di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 7(1).

Erliani, E., Rahayu, N., & Wardhana, D. E. C. (2022). Toponimi Desa di Kecamatan Muara Sahung Dan Kecamatan Luas Kabupaten Kaur. Jurnal Ilmiah Korpus, 5(3), 286–300.

Hamsiati. (2018). Introduction to Arabic Morphology for Beginner Learners. Pusaka Jurnal, 6(1), 111–126.

Humaidi, A., Djawad, A. A., & Safutri, Y. (2021). Bentuk Satuan Kebahasaan Dan Makna Toponimi Nama Desa Di Wilayah Kabupaten Tabalong. Jurnal Basataka (JBT), 4(1), 30–40.

Jayanti, A. (2020). Nama-Nama Kampung di Kota Yogyakarta (Keraton Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman, dan Kotagede). Universitas Gadjah Mada.

Kesuma, T. M. J. (2007). Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Carasvatibooks.

Light, D. (2014). Tourism and toponymy: commodifying and consuming place names. Tourism Geographies, 16(1), 141–156.

Loko, L. E. Y., Toffa, J., Adjatin, A., Akpo, A. J., Orobiyi, A., & Dansi, A. (2018). Folk taxonomy and traditional uses of common bean (Phaseolus vulgaris L.) landraces by the sociolinguistic groups in the central region of the Republic of Benin. Journal of ethnobiology and ethnomedicine, 14(1), 1–15.

Mawadah, A. H. (2021). Kisah Penamaan Tempat Wisata Di Banten Sebagai Bahan Promosi Wisata Digital Dan Bahan Ajar Bipa (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) Di Era Pandemi Covid-19. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5, 395–408.

Moeliono, A. M., Lapoliwa, H., Alwi, H., Sasangka, S. S. T. W., & Sugiyono. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ke-6). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Muhammad. (2011). Paradigma Kualitatif Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Liebe Book Press.

Muhidin, R. (2020). Penamaan Desa di Kabupaten Musi Banyuasin dalam Persepsi Toponimi Terestrial. Kelasa, 15(1), 97–114.

Mursidi, A., & Soetopo, D. (2019). Toponimi Kecamatan Kabupaten Banyuwangi Pendekatan Historis (Pertama). INA-Rxiv

Nurman, M. (2018). Analisis Afiks Dalam Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Dan Bahasa Inggris. Jurnal Reforma, 2(1), 44–45.

Oktaviani, S. (2019). Struktur Frasa Berdasarkan Persamaan Distribusinya Dengan Golongan Kata Dalam Bahasa Arab. Shaut al Arabiyyah, 7(2), 121.

Parera, J. D. (1994). Morfologi Bahasa (2 ed.). Gramedia Pustaka Utama.

Pjriah, S., & Mulyadi, A. (2014). Peranan Bilal Bin Rabbah dalam Perkembangan Islam di Jazirah Arab Tahun 611 M – 641 M (Suatu Tinjauan Sejarah). Jurnal Artefak, 2(1), 13–32.

Ramlan, M. (2005). Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Rosalisa, S., Gunadi, A., & Rusli, M. (2015). Strategi Pemasaran Kawasan Pecinan Suryakencana Bogor Sebagai Destinasi Wisata Budaya. Journal of Tourism Destination and Attraction, III(Juni), 2339–1987.

Salsabila, S. S., & Komarudin, E. (2021). Frasa Nomina Dalam Bahasa Indonesia Dan Tarkib Ismi Dalam Bahasa Arab (Kajian Kontrastif). Journal on Arabic Language and Literature, 04, 96–107.

Sekarsih, F. N. (2020). Toponimi Sebagai Pelestari Budaya Lokal Di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Jurnal Graha Pengabdian, 02(04), 272–282.

Septiani, Y., Itaristanti, I., & Mulyaningsih, I. (2020). Toponimi Desa-Desa di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 58.

Sobarna, C., Gunardi, G., & Afsari, A. S. (2020). Penyuluhan Pemahaman Toponimi Sebagai Sumber Penguatan Budaya Dalam Upaya Peningkatan Potensi Pariwisata Di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Dharmakarya, 9(1), 29–33.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sujatna, E. T. S. (2021). Tourism sites naming in ciletuh geopark: Toponymic and morphological studies. Kasetsart Journal of Social Sciences, 42(1), 147–152.

Tokuoka, Y., Yamasaki, F., Kimura, K., Hashigoe, K., & Oka, M. (2019). Tracing chronological shifts in farmland demarcation trees in southwestern Japan: implications from species distribution patterns, folk nomenclature, and multiple usage. Journal of ethnobiology and ethnomedicine, 15(1), 1–10.

Wulandari, L. S. (2021). Menjajaki Relevansi Folklor Desa (Keraton) Domas dengan Toponimi Lima Kampung: Suatu Kajian Historis dan Struktur Tanda. Jurnal Alfabeta, 04(02), 1–10.

Zuhriyah, L., Sholihuddin, A., & Thohir, M. (2018). Proses Afiksasi Morfologi Ism ( Nomina ) dalam Bahasa Arab. Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan KebahasaAraban, 5(Desember).

Pustaka Laman Daring

Republika.com (2021, 23 September). Kondisi Jalan Menuju Gua Hira dan Tsur di Kota Makkah. Diakses 24 April 2022 dari https://www.republika.co.id/berita/qyas1t430/kondisi-jalan-menuju-gua-hira-dan-tsur-di-kota-makkah

BPKH (2020, 23 September). Mengenal Jabal Abu Qubais. Diakses 24 April 2022 dari https://bpkh.go.id/mengenal-jabal-abu-qubais/

Liputan 6 (2019, 30 Oktober). Menikmati Keindahan Air Mancur Raja Fahd di Laut Merah. Diakses 24 April 2022 dari https://www.liputan6.com/global/read/4098772/foto-menikmati-keindahan-air-mancur-raja-fahd-di-laut-merah

Kompas.com (2022, 08 Februari). Mengenal Madain Saleh Kota Kuno di Arab Saudi yang Dianggap Terkutuk. Diakses 24 April 2022 dari https://www.kompas.com/tren/read/2022/02/08/110000265/mengenal-madain-saleh-kota-kuno-di-arab-saudi-yang-dianggap-terkutuk?page=all

Sistem Informasi Tempat Wisata di Makkah dan Madinah diakses melalui:

https://ar.tripadvisor.com/Attraction_Review-g298551-d7189219-Reviews-Dar_Al_Madinah_Museum-Medina_Al_Madinah_Province.html

https://al3arabi.com/

https://www.yasmina.com/

https://www.wafyapp.com/en/about-us




DOI: https://doi.org/10.33373/dms.v11i3.4278

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.