HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DAN MOTIVASI INTRINSIK DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ SELF EFFICACY, INTRINSIC MOTIVATION AND ACADEMIC PROCRASTINATION OF RIAU KEPULAUAN UNIVERSITY, BATAM

Junierissa Marpaung, Eka Wilany

Abstract


Berdasarkan survei awal, ditemukan adanya mahasiswa yang melakukan prokrastinasi akademik, seperti telat masuk perkuliahan padahal sudah berada di lokasi kampus, telat mengumpulkan tugas, telat mengumpulkan admnistrasi yang diperlukan oleh pihak kampus, dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran diri pada mahasiswa bahwa mereka bisa mengumpulkan tepat waktu dan kurangnya motivasi dari dalam diri.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara self efficacy dan motivasi instrinsik dengan prokrastinasi akademik mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA).Tujuan khusus penelitian ini adalah agar mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan mampu mengaplikasikannya dalam perkuliahan agar mengurangi terjadinya prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional.  Pemilihan subjek penelitian menggunakan cluster sampling yang berjumlah 160 orang mahasiswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket sebanyak 3 untuk variabel self efficacy, motivasi intrinsik, dan prokrastinasi akademik. Penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan program SPSS. Dari hasil analisis, didapat bahwa koefisien korelasi ganda (R) = 0,556 dan Fhitung=  35,170, dan p-value = 0,000<0,05 atau hal ini berarti H0ditolak. Dengan demikian, koefisien korelasi ganda antara Self Efficacy (X1) dan Motivasi Intrinsik (X2) dengan Prokrastinasi Akademik (Y) adalah berarti atau signifikan. Sedangkan koefisien determinasi ditunjukkan oleh R Square = 0,309, yang mengandung makna bahwa 30,9% variabilitas variabel prokrastinasi akademik (Y) dapat dijelaskan oleh self efficacy (X1) dan motivasi intrinsik (X2), sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh self efficacy dan motivasi intrinsik secara bersama-sama terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa sebesar 30,9%. Jadi hipotesis dari penelitian ini adalah ada hubungan yang negative antara self efficacydan motivasi intrinsic dengan prokrastinasi akademik mahasiswa FKIP Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam. Artinya semakin baik self efficacydan motivasi intrinsik maka semakin rendah prokrastinasi akademik mahasiswa.

 

Kata kunci       : Self Efficacy, Motivasi Intrinsik, Prokrastinasi Akademik

 

Based on preliminary survey, it was found that students did academic procrastination, such as coming late for lectures even though they have been on campus, collecting duties lately, collecting the necessary administrative required by campus and so on. It was caused by lack of students’ self-awareness that they can collect it on time and lack of self-motivation. The general objective of this research was to find the correlation between self-efficacy, intrinsic motivation, and academic procrastination of Teacher Training and Education students of Riau Kepulauan University (UNRIKA). Moreover, the specific objective of this research was the students are able to gain their knowledge and apply them on lectures in order to decrease the academic procrastination. This research used quantitative method and correlational research type. The selection of research subject used cluster sampling with the total of the subject was 160 students. Technique of collecting data used questionnaires for 3 variables; they are self efficacy, intrinsic motivation and academic procrastination. Furthermore, this research was analyzed by using multiple regression analysis with SPSS programme. From the result of the research, it was found that multiple correlation coefficient (R) = 0,556 and Fcount = 35,170 and p-value = 0,000<0,05 or it means that H0 was rejected. Therefore, multiple correlation coefficients between Self Efficacy (X1), Intrinsic Motivation (X2) and Academic Procrastination (Y) means significant. While determinant coefficient was showed by R Square = 0,309 which means that 30,9% variability of academic procrastination variable (Y) can be described by self efficacy (X1) and intrinsic motivation (X2), so that it can be concluded that correlation between self efficacy and intrinsic motivation did together toward students’ academic procrastination, it was 30,9%. Therefore the hypothesis of this research was there was negative correlation between self efficacy and intrinsic motivation and academic procrastination of Teacher Training and Education Faculty of Riau Kepulauan University Batam. It means that the better students’ self efficacy and intrinsic motivation, the lower students’ academic procrastination.

 

Key Words: Self Efficacy, Intrinsic Motivation, Academic Procrastination.


Full Text:

PDF

References


Dyah Ayu Rahmawati. 2011. Hubungan antara Konsep Diri dan Dukungan Sosial Teman dengan Prokrastinasi Akademik Penulisan Skripsi. Tesis. Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada

Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghufron,M.Nur dan Rini Risnawita. 2010. Teori-teori Psikologi. Jogjakarta: Penerbit Ar-Ruzz Media.

Lia Mariana. 2012. Hubungan antara Persepsi terhadap Standar Kompetensi Lulusan dan Motivasi Berprestasi dengan Prokrastinasi Akademik. Tesis. Tidak Diterbitkan. Yogyakarta.

Lubis, Zulkarnain. 2010. Penggunaan Statistika Dalam Penelitian Sosial. Medan: Perdana

Publishing.

Sugiyono. 2011. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Wade, Carole dan Tavris, Carol. 2007. Psikologi Edisi kesembilan Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.




DOI: https://doi.org/10.33373/dms.v6i1.521

Refbacks

  • There are currently no refbacks.