PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI UNTUK MENGURANGI UNIT CACAT INSUFFICIENT EPOXY DENGAN METODE PDCA DI AREA DIE ATTACH (Studi Kasus Di PT. Unisem)

Hendra Kurniawan, Edi Sumarya, Abdullah Merjani

Abstract


Pada proses pengendalian kualitas, PT Unisem senantiasa melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan dengan menerapkan metode Plan Do Check Action (PDCA) dan sebagai kontrol kualitasnya PT Unisem menggunakan 7 alat bantu statistik/ Seven Tools yang terdapat pada Statistical Process Control (SPC). Data per bulan April 2016 menunjukkan total unit cacat yang dihasilkan di PT. Unisem khususnya di area Die Attach tercatat sebanyak 18234 unit dengan unit cacat Insufficient Epoxy merupakan unit cacat yang paling dominan dihasilkan yaitu sebesar 9994 unit.

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:untuk mengetahui mengapa unit cacat Insufficient Epoxy merupakan unit cacat yang dominan, untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab Insufficient Epoxy dan untuk mengetahui cara mengatasi Insufficient Epoxy dengan menerapkan metode PDCA (Plan Do Check Action)

Hasil penelitian menunjukkan dengan menerapkan proses perbaikan  menggunakan metode Plan Do Check Action (PDCA) ditemukan bahwa penyebab cacat Insufficient epoxy karena pengontrolan masih manual mengandalkan faktor manusia dan sebagai  solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan pemasangan sebuah sensor detektor yang akan mendeteksi epoxy habis secara otomatis. Data per bulan Juli 2016 tercatat penurunan jumlah unit cacat insufficient epoxy dari 9994 unit menjadi 363 unit setelah sensor detektor diimplementasikan

Keywords


Metode PDCA, SPC, Sensor Detector, Cacat Insufficient Epoxy

Full Text:

PDF

References


Gaspersz,V. 2014. Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Herjanto, E. 2008. MANAJEMEN OPERASI EDISI KETIGA. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Huri, M. D. dan Susilowati, I. 2004. “Pengukuran Efisiensi Relatif Emiten Perbankan Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)(Studi Kasus: Bank-bank yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Tahun 2002)”. Jurnal Dinamika Pembangunan. Vol. 1 No 2.

Alisjahbana. A. 2005. “Evaluasi Pengendalian Kualitas Total Produk Pakaian Wanita pada Perusahaan Konveksi. “Jurnal Ventura. Vol. 8. No. 1. April 2005.

-Kuswadi dan Mutiara, E. 2004. Delapan Langkah dan Tujuh Alat Statistik untuk Peningkatan Mutu Berbasis Komputer. Jakarta: Elex Media Komputindo.

La. Hatani. 2007. “Manajemen Pengendalian Mutu Produksi Roti Melalui Pendekatan Statistical Quality Control (SQC).” Diakses 12 April 2017 dari www.google.com/ Jurusan Manajemen FE Unhalu.

PT. Unisem Batam, 2015: AS1004 Assembly Specification for Die Attach.

PT. Unisem Batam, 2015, 2015: TN6751 Epoxy coverage specification, reject mapping form and post bond inspection OCAP for Die Attach.

PT. Unisem Batam, 2015: SOP1006 Assembly Design Rule for Leadframe-Based Packages.

PT. Unisem Batam, 2015: SOP1321 Leaded - Assembly Control Plan.

PT. Unisem Batam, 2015 SOP3057 Corrective Action and Preventive Action.

PT. Unisem Batam, 2015: AS1007 Assembly Specification for Third Optical Inspection




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v5i1.1153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PROFISIENSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.