ENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTION RATIO PADA MESIN FORKLIFT ( Studi kasus di PT. Rotary Engineering Indonesia )
Abstract
PT. Rotary Engineering Indonesia Batam merupakan salah satu perusahaan yangbergerak dibidang fabrikasi.Produk yang dihasilkan berupa pipa spool, module, tanki dan
strukture. PT Rotary Engineering Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan nilai
perusahaan dengan penyediaan, perencanaan yang tepat waktu serta fasilitas dengan kualitas
terbaik untuk memenuhi kepuasan terhadap investor atau client. Dalam usaha untuk
mempertahankan mutu dan meningkatkan produktivitas, salah satu faktor yang harus
diperhatikan adalah masalah perawatan fasilitas mesin yang ada.
Penelitian ini menganalisa tentang pelaksanaan dalam penerapan TPM(Total Productive
Maintenance ) yang dilakukan dengan menggunakan perhitungan TPR(Total Production Ratio).
Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat keberhasilan dalam penerapan TPM
pada mesin forklift.bahwa sistem pemeliharaan yang saat ini diterapkan di PT. Rotary
Engineering Indonesia belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya nilai TPR yaitu 50%,
nilai TPR pada mesin forklift cenderung mengalami penurunan karena adanya peningkatan
waktu kerusakan atau breakdown sehingga berpengaruh terhadap rendahnya nilai – nilai
efektifitas mesin yang mana berdasarkan diagram tulang ikan faktor disebabkan oleh manusia,
mesin, dan sistem metode.
Kata kunci : TPM ( Total Productive Maintenance ), TPR ( Total Production Ratio )
Published
2013-08-30
Section
Articles
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
