PENERAPAN METODE MOST DALAM PEMBUATAN JIG UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT (Studi Kasus di PT. LOUIS ALAIN)

Authors

  • Kristianto Aritonang Universitas Riau Kepulauan
  • Zaenal Arifin Universitas Riau Kepulauan
  • Dadang Rendantan Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.33373/profis.v7i2.2485

Keywords:

Waktu Siklus, MOST, Motion and Time Study and Measurement of Work.

Abstract

PT. Louis Alain merupakan sebuah perusahaan pembuatan Lunchbox Table Stainless yang berdasarkan penamatan dan penelitian dan wawancara, bahwa operator tidak dapat bekerja mengikuti standar operasional kerja yang telah ditentukan dengan baik mengakibatkan proses Fit Up akan terganggu dan membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan satu siklus kerja dalam satu hari yang akan berdampak tidak terpenuhi hasil produksi dari target yang telah ditentukan. Hasil pengukuran kerja kondisi sekarang sebesarĀ  29-30/hari, sedangkan hasil pengukuran kerja kondisi usulan sebesar 45-46/hari. Perbedaan hasil pengukuran tersebut disebabkan adanya beberapa gerakan yang tidak dapat dilakukan bersama antara tangan kiri dan tangan kanan pada stasiun kerja Fit Up yaitu, kegiatan mengambil dan meletakkan penggaris/siku dengan spidol untuk menandai sebuah ukuran. Pemilihan aplikasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

References

IPONG, L. (2013). APLIKASI METODE MOST (MAYNARD OPERATION SEQUENCE TECHNIQUE) UNTUK MENENTUKAN WAKTU BAKU KERJA DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH PRODUKSI ( Studi Kasus : UD. Putra Indah Perabot Pekanbaru ).

Lita, A. (2013). TEKNIK INDUSTRI ANALISA PERANCANGAN KERJA.

LUMBANTOBING, H. (2017). ANALISA GERAKAN KERJA UNTUK MEMPERBAIKI METODE KERJA DAN EFISIENSI WAKTU KERJA DENGAN METODE MOST.

Munthe, F. G. A. (2009). PERBAIKKAN METODE KERJA UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT MENGGUNAKAN MOST DALAM MENENTUKAN WAKTU STANDAR.

Published

2019-12-30