ANALISA TINGGINYA BROKEN WIRE DI MESIN WIRE BOND UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PENDEKATAN METODE FISHBONE DIAGRAM (STUDI KASUS PT. UNISEM – BATAM)
Abstract
industri semikonduktor dimana kegiatan produksinya meliputi perakitan dan pengujian IntegratedCircuits (IC). Sebagai salah satu perusahaan Semiconductor Assembly and Test Services (SATS) yang
100% produknya dipasarkan di luar negeri, untuk mencapai tujuan tersebut, PT. UNISEM mempunyai
program Cost Saving yaitu salah satu program yang bertujuan untuk menekan ongkos produksi dan
memaksimalkan output. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dalam usaha untuk mengurangi
downtime akibat banyaknya kerusakan pada hasil produksi.
Pada penelitian ini, dilakukan analisa penyebab tingginya tingkat kerusakan pada IC berupa
broken wire di departemen Front of Line (FOL) tepatnya di stasiun Wire Bond dengan metode fishbone
diagram kemudian di petakan dengan menggunakan diagram line dan batang. Uji hipotesis juga
dilakukan untuk menentukan apakah dugaan tentang nilai/karakteristik populasi didukung oleh data
sampel atau tidak.
Berdasarkan hasil pengolahan data pada bulan Desember 2012 – Februari 2013 (3 bulan)
menunjukkan bahwa yield produksi tidak mencapai target minimum 96,00%. Sedangkan untuk downtime
frekuensinya sangat tinggi yaitu diatas rata-rata batas maksimum yang di izinkan yaitu 5,00%. Hasil
implementasi dengan melakukan modifikasi terhadap alat kerja yang baru yaitu selama 3 bulan di bulan
Maret – Mei 2013 ini menunjukkan adanya perbaikan (improvement) yaitu tercapainya target minimum
yield 96,67% dan target minimum downtime 4,10%.
Kata Kunci: Fishbone Diagram,Broken Wire, Downtime, Yield
Published
2013-12-01
Section
Articles
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
