KUALITAS PELAYANAN BAGI WISATAWAN DIFABEL DI DAERAH WISATA BAHARI MENGGUNKAN SERVQUAL METHOD

Agung K Henaulu, Sony Ardian, Achmad Jais Ely

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan kepada wisatawan difabel pada daerah wisata bahari desa Suli, Pantai Natsepa (Natsepa Beach), yang kemudian bisa dijadikan langkah perbaikan dan peningkatan kuaitas pelayanan kepada wisatawan difabel. Berwisata telah menjadi bagian terpenting tak terkecuali bagi wisatawan difabel, karena jika ditelusuri banyak fasilitas wisata yang disediakan lebih tertuju pada wisatawan normal, sehingga terkadang layanan kepada wisatawan difable terabaikan. Pada penelitian ini responden yang dituju adalah wisatawan usia lanju. Penelitian ini menggunakan SERVQUAL Method yang dianalsis menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai service quality hanya pada dimensi keahandalan (reliability) dengan rata-rata nilai gap adalah 0,002 sehingga dapat diketahu kualitas pelayanan (Q) > 1 juga hanya pada dimensi keahandalan (reliability)  dengan nilai Q = 1,001.


Keywords


Kualitas Pelayanan, SERVQUAL Method. Wisatawan Difabel, Wisata Bahari

Full Text:

PDF

References


Ariani, D. W. (2015). Employee satisfaction and service quality: Is there relations. International journal of business research and management, 6(3), 33-44.

Benyamini, Y., Idler, E. L., Leventhal, H., & Leventhal, E. A. (2000). Positive affect and function as influences on self-assessments of health: Expanding our view beyond illness and disability. The Journals of Gerontology Series B: Psychological Sciences and Social Sciences, 55(2), P107-P116.

Chan, W. (2013). Fine Tuned Version Tourims and Hospitality Studies_Introduction To Tourism.

Das, S. C., & Rudra, R. K. (2015). Tourism Accessibility for Disabled Travellers: An Optimistic Concept on Tourism Industry in Bangladesh. International Journal of Advancements in Research & Technology, 4(10), 37-49.

Ely, A. J., Henaulu, A. K., & Umanailo, M. C. B. Sustainable Traditional Cultural for Tourism Fisherier with Canvas Business Model on the Ambon Island. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management. 17th, pp. 2561-2567

Estriyanti, E., & Subkhan, M. (2018). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pemakai Jasa Hotel (Studi Kasus pada Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta) (Doctoral dissertation, STIE Widya Wiwaha).

Gardiner, S., & Scott, N. (2018). Destination Innovation Matrix: A framework for new tourism experience and market development. Journal of Destination Marketing & Management, 10, 122-131.

Gio, P. U., & Rosmaini, E. (2015). Belajar olah data dengan piranti lunak statistik. Medan. USU Press

Henaulu, A. K., Syairudin, B., & Gunarta, I. K. (2016). Strategi Pengembangan Industri Pariwisata Berbasis Kepulauan Menggunakan Sistem Dinamik Dengan Mempertimbangkan Dampak Sosial Ekonomi. In Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXIV (pp. 1-8).

Ilyas, M. (2009). Strategi Pengembangan Pariwisata Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una (Doctoral dissertation, Tesis. Makassar: Program Studi Perencanaan Pengembangan Wilayah. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin).

Indonesia, P. R. (1997). Undang Undang Nomor 4 Tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun, (9).

Lin, M., Wu, X., & Ling, Q. (2017). Assessing the effectiveness of empowerment on service quality: A multi-level study of Chinese tourism firms. Tourism Management, 61, 411-425.

Nyaupane, G. P., & Andereck, K. L. (2008). Understanding travel constraints: Application and extension of a leisure constraints model. Journal of travel research, 46(4), 433-439.

Pagan, R. (2012). Time allocation in tourism for people with disabilities. Annals of tourism research, 39(3), 1514-1537.

Saputra, A. D., Susilawati, H., & Hermawan, H. (2019). Perbedaan Persepsi dan Harapan Wisatawan Lokal dengan Wisatawan Asing terhadap Kualitas Layanan di Candi Borobudur. Media Wisata, 17(2), 29-42.

Ţîţu, M. A., Răulea, A. S., & Ţîţu, Ş. (2016). Measuring service quality in tourism industry. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 221, 294-301.

Tjiptono, F. (2000). Prinsip-Prinsip Total Service Quality. Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta.

Tjiptono, F. and Gregorius, C. (2011). Service, Quality & Satisfaction. Penerbit Andi, Yogyakarta.

Tjiptono, F., Y. Chandra, et al. (2004). Marketing Scales. Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta.

Zakiyah, U., & Husein, R. (2016). Pariwisata ramah penyandang disabilitas. Journal of Governance and Public Policy, 3(3), 482-505.




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v8i2.2817

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PROFISIENSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.