EVALUASI MENARA TELEKOMUNIKASI TERPADU DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DI KOTA BATAM
Abstract
Penelitian ini adalah salah satu strategi dalam menentukan titik-titik pembangunan menara telekomunikasi yang akan dibangun di Kota Batam, melalui Badan Komunikasi dan Informatika Kota Batam yang telah ditunjuk oleh pemerintah Kota Batam dalam menanggani masalah pembangunan menara telekomunikasi yang berada di wilayah Kota Batam dan sekitarnya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penataan pembangunan menara telekomunikasi, hambatan, serta peluang penataan dan pembangunan menara di kota Batam. Analisis SWOT digunakan agar efektivitas dan efisiensi dalam pengunaan lahan dan penataan kota bisa tercapai. Penelitian ini mengunakan data observasi dari berbagai sumber, baik data dari Badan kominfo Kota Batam, kuesioner, wawancara, perpustakaan, dan internet.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa evaluasi menara telekomunikasi terpadu dengan mengunakan analisis SWOT di Kota Batam belum tertata dengan baik, masih banyaknya hambatan-hambatan dalam pelaksanaan penertiban menara telekomunikasi dan akibat pesatnya industri telekomunikasi di Kota Batam, maka permintaan akan lahan untuk pembangunan menara telekomunikasi terpadu semakin tinggi, sehingga dengan keterbatasan lahan yang ada di Kota Batam maka pembangunan menara tersebut bisa di alihkan ke wilayah Hinterland.
Kata Kunci: Menara Telekomunikasi, SWOT
References
Kotler, F., 1993, Analisa Perencanaan dan Pengendalian, jilid I edisi ke lima,Airlangga : Jakarta
Kusnadi; Hanafi, A., 1999, Strategi Manajemen, edisi I,Bina pura:Jakarta
Rangkuti, F., 2000, Analisis SWOT, Teknik Bedah Kasus Bisnis, Gamamedia Pustaka Utama : Jakarta
Perda N0 6 Tahun 2009, Tentang Menara Telekomunikasi di Kota Batam
Perda N0 2 Tahun 2011, Tentang ketentuan Banggunan di Kota Batam
Perda N0 4 Tahun 2011, Tentang Retribusi IMB di Kota Batam.
Perwako N0 18 Tahun 2009, Tentang pembagian zona Menara di Kota Batam.
Perwako N0 9 Tahun 2010, Tentang Izin Pos dan Telekomunikasi di Kota Batam
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
