PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( SMK3 ) UNTUK MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN KERJA DI PT. DJITOE MESINDO BATAM

Abdullah Merjani

Abstract


ABSTRAK

PT DJITOE Indonesia Tobacco terbentuk tahun 1960, awalnya memperoduksi rokok kretek buatan tangan. Tahun 1983 perusahaan merambah mesin melalui rekondisi mesin. Tahun 1998 bisnis rekondisi mesin diperluas ke pulau batam untuk lebih meningkatkan ekspor. Saat ini PT DJITOE ITC menjadi pemasok terbesar rekondisi mesin pembuat rokok dan mesin pengemas di kawasan Asia. Kegiatan proses produksi dan operasional tidak dapat dipisahkan dari penggunaan mesin.Walaupun demikian, tidak hanya kelayakan dari mesin yang harus diperhatikan, tetapi juga lingkungan sekitar lokasi dimana proses produksi dilakukan. Kecelakaan kerja sering terjadi dan berakibat fatal pada pekerjaan antara manusia dan mesin. Setidaknya ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja itu terjadi, misalnya tidak menggunakan APD yang seharusnya dipergunakan saat bekerja, mengabaikan peraturan yang sudah ada, tidak memikirkan resiko apa yang akan terjadi ketika bekerja tanpa mengenal resiko. Berdasarkan data kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Djitoe Mesindo Batam sepanjang tahun 2019 berjumlah 5 kasus yang terjadi dalam proses produksi.

Model penelitian yang dilakukan yaitu dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja serta menggunakan metode analisis deskriptif ini bersifat uraian yang menjelaskan tentang identitas dari responden dan penilaian responden terhadap variabel penelitian. dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada karyawan PT. Djitoe Mesindo Batam.

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dapat dijalankan dan hasilnya lebih efektif dalam upaya mengurangi resiko kecelakaan kerja. Dengan berjalannya sistem ini dapat meningkatkan produktifitas di perusahaan dan karyawan dapat bekerja dengan nyaman.

Kata Kunci : Penerapan SMK3, Resiko Kecelakaa Kerja, Diagram Ishikawa


Full Text:

PDF

References


Ariani, D.W. (2004), Pengendalian Kualitas Statistik. Yogyakarta: ANDI.

Budiono, AM. Sugeng 2003, Bunga Rampai Hiperkes dan KK, Semarang: BP UNDIP

Departemen HRD dan data-data internal PT. Djitoe Mesindo Batam.

Fathul M. Syaaf. (2008), Analisis Perilaku Berisiko (At-Risk Behavior) PadaPekerja Unit Usaha Las Sektor Informal Di Kota X Tahun 2008. Skripsi.Depok: Universitas Indonesia.

Fridayanti, N.,& Kusumasmoro, R., 2016. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Ferron Par Pharmaceuticals Bekasi, Jurnal Administrasi Kantor.Vol.4, Program Studi Manajemen Administrasi Akademi Sekretari dan Manajemen Bina Insani. Tersedia dalam :< file:///C:/Users/Owner/Downloads/22-1-41-1-10-20160816.pdf> [Diakses 18 April 2020]

Heinrich, H.W., (1931), “ Industrial accident prevention”, Mc Graw hill book company, New York.

Linggasari. (2008), Faktor yang Memengaruhi Perilaku terhadap Penggunaan Alat

Pelindung Diri di Departemen Engineering PT Indah Kiat Pulp & Paper TBK Tangerang. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Mangkunegara, Anwar Prabu. (2009), Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya.

Mathis, R Dan Jackson, W. (2006), Human Resources Development (Track MbaSeries/Terjemahan). Jakarta; Prestasi Pustaka.

Munib, Achmad dkk., (2004), Pengantar Ilmu Pendidikan, Semarang: UPT UNNES Press.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2003), Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhayati, (2006), Evaluasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Untuk Menurunkan Biaya Akibat Kecelakaan (Studi Kasus Pada PT Madu Baru Yogyakarta), Skripsi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.3 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan.

Ramli, S, 2010. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001, Jakarta: Dian Rakyat.

Rizal, Reda dan Marlina, Lala. 2016. PENERAPAN SMK3 DI LINGKUNGAN KERJA MANUFAKTUR PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN. Vol. 12, No.1

Siswanto Sastrohadiwiryo, (2003), Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Jakarta: Bumi Aksara.

Soemirat (2000), Epidemiologi Lingkungan, Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Sugiyono. (2010), Metode Penelitian Bisnis , Bandung : ALFABETA.

Suma’mur P.K, (1989), Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan.Jakarta: Gunung Agung.

Suma’mur P.K.,1991. Keselamatan dan Kesehatan Kerja :Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja,Jakarta: CV. Haji Mas Agung.

Suma’mur P.K, (2009), Higene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes).Jakarta: Gunung Agung.

Surya, Ardi. 2017. IMPLEMENTASI SMK3 PADA PT NOJORONO TOBACCO INTERNATIONAL. Vol. 1, No. 2.

Suardi, R. 2007. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: PPM.

Tarwaka, 2017.Keselamatan dan Kesehatan Kerja :Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja, Surakarta: Harapan Press.

Tulus, MA (1992), Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang dituangkan pada BAB III mengenai Syarat-syarat Kerja, yaitu pada pasal 3 ayat (1).

Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 87 ayat (1).

Yovi, E.Y. 2009. Assessing Occupational Safety and Health (OSH) Protection on Forestry Work Through Competency Approach. Majalah Ilmu Faal Indonesia VIII(2):94─100.




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v9i1.3146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Universitas Riau Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.