USULAN PERBAIKAN TATA LETAK RUANG LOGISTIK PADA PT. SCHNEIDER ELECTRIC MANUFACTURING BATAM LOT 208

Sutrisno Sutrisno, Nandar Cundara, Bambang W. Widodo

Abstract


Perencanaan fasilitas dapat dikemukakans ebagai proses perancangan fasilitas, perencanaan, desain dan susunan fasilitas, peralatan fisik dan manusia yang ditunjukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan system pelayanan. Di dunia industri, perencanaan fasilitas dimaksudkan sebagai rencanadalam penanganan material handling dan untuk menentukan peralatan dalam proses produksi, juga digunakan dalam perencanaan fasilitas secara keseluruhaan. Didalam merancang tata letak pabrik aktifitas. Pemindahan barang atau sering disebut material handling merupakan suatu hal yang cukup penting untuk diperhatikan dan diperhitungkan karena berhubungan langsung dengan perubahan luas lantai produksi.
Penelitian yang dilakukan di PT. Schneider Electric Manufacturing Batam lot 208 di departemen Logistik section receiving dengan menerapkan teori kedekatan agar pekerjaan lebih efisien karena lokasi berdasarkan aktifitas yang lebih sering berhubungan.
Hasil dari penelitian ini adalah area yang dipindah dikarenakan hubungan kedekatan nya. Ruang receiving berhubungan dengan Unloadingarea dan dimana jarak sebelum di Re-Layout adalah 31 meter menjadi 4 meter,dan juga menambahkan ruangan baru untuk ruang Manager.
Kata kunci : Tata letak Fasilitas dan hubungan kedekatan area

Full Text:

PDF

References


Apple, J. M, 1990, Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan. Edisi ke 3, Bandung, ITB.

Handiguna, Ampuh, R dan Setiawan,H., 2008, Tata Letak Pabrik, Yogyakarta, Andi.

Purnomo, H.2004. PengantarTeknikIndustri, Edisike 3, Yogyakarta, GrahaIlmu.

Suryabrata, S, 2009, Metodologi Penelitian, Jakarta, Rajawali Pers.




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v2i1.316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 PROFISIENSI