DESAIN ALAT BANTU PADA MAGNET ASSEMBLY PROCESS GUNA MENGOPTIMALKAN PEMAKAIAN LEM DENGAN METODE QFD STUDI KASUS DI PT. SHIMANO BATAM
Abstract
Proses pengeleman pada magnet assembly process adalah proses menggabungkan kepingan magnet dengan back yoke. Proses ini menggunakan lem sebagai media perekatnya. Lem yang digunakan adalah Three Bond 3065F. Penggunaan lem yang distandarkan perusahaan adalah 690 unit setiap botol nya atau 690 unit per 250 gram lem. Kondisi yang terjadi adalah masih ditemukanya botol yang diasumsikan telah kosong tetapi masih berisi lem dimana penggunaan lem belum optimal. Data yang didapatkan rata rata penggunaan lem setiap botol hanya bisa digunakan untuk 640 unit. Dengan mengamati botol yang diasumsikan kosong tersebut diperoleh data bahwa botol tersebut masih berisi lem. Berat botol tersebut rata rata sebanyak 50.89 atau lebih besar 16,29 gram dari botol yang benar benar kosong.Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat bantu untuk optimasi penggunaan lem tersebut dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Defloyment) dimana dalam pembuatannya diperlukan customer sebagai subyek. Dalam hal ini customer nya adalah operator proses pengeleman tersebut. Daftar pertanyaan kepada para operator tersebut guna dijadikan sebagai daftar masukan pada affinity diagram.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya keinginan operatorakan adanya alat bantu proses pengeleman tersebut. Hasil perancangan alata bantu ini juga menunjukkan bahwa proses pengeleman secara efektif. Data yang didapatkan setelah penggunaan alat bantu tersebut adalah lebih optimalnya penggunaan lem diproses pengeleman magnet yaitu dengan berkurangnya berat botol yang diasumsikan kosong menjadi 35,09 gram hampir mendekati botol kosong 34,06 gram.Data lain adalah bertambahnya output yang sebelumnya dalam 250 gram hanya bisa digunakan 640 unit bertambah menjadi 703 unit atau 13 unti lebih besar dari standar perusahaan. Terakhir waste yang ditemukan semula 16,29 gram berkurang menjadi 1,31 gram.Kata kunci : optimal, waste, output ,QFD , HOQ,Techincal response, affinity diagramReferences
Akao Y. 1994. QFD TheCustomer Driven Aproach to quality Planing And deployment.Minato-ku: Asian Productivity Organization
Anggraeni, M Rancangan meja Dapur Multifungsi Menggunakan Quality Function Defloyment.Teknik Industri Itenas|No.2|Vol.1.Jurnal Online Institut Teknologi Nasional.
Elib,2013JurnalQuality Function Defloyment Unikom.Tersedia Dalam
Rian Permana.Desain Produk Holder Conector VGA Dengan Quality Function Defloyment (QFD). Bandung
Progam Studi Tekni Indsutri Universitas Guna Darma,2011 Tersedia dalam
Purnomo,H.2004.Pengantar Teknik Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu
Anggraeni, M Rancangan meja Dapur Multifungsi Menggunakan Quality Function Defloyment.Teknik Industri Itenas|No.2|Vol.1.Jurnal Online Institut Teknologi Nasional.
Elib,2013JurnalQuality Function Defloyment Unikom.Tersedia Dalam
Rian Permana.Desain Produk Holder Conector VGA Dengan Quality Function Defloyment (QFD). Bandung
Progam Studi Tekni Indsutri Universitas Guna Darma,2011 Tersedia dalam
Purnomo,H.2004.Pengantar Teknik Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu
Published
2014-12-01
How to Cite
SUGIARTO, Atok; YASRA, Refdilzon; REDANTAN, Dadang.
DESAIN ALAT BANTU PADA MAGNET ASSEMBLY PROCESS GUNA MENGOPTIMALKAN PEMAKAIAN LEM DENGAN METODE QFD STUDI KASUS DI PT. SHIMANO BATAM.
PROFISIENSI: Jurnal Program Studi Teknik Industri, [S.l.], v. 2, n. 2, dec. 2014.
ISSN 2598-9987.
Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnalprofisiensi/article/view/318>. Date accessed: 15 feb. 2026.
doi: https://doi.org/10.33373/profis.v2i2.318.
Section
Articles
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
