ANALISA STATEGI PENGEMBANGAN USAHA PERUSAHAAN EXSPEDISI PADA PT. UWAIS GLOBAL LOGISTIK MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN QSPM

Larisang Larisang, Insannul Kamil

Abstract


PT. Uwais Global Logistik merupakan salah satu perusahaan jasa yang bergerak dibidang ekspedisi pengiriman kargo dari Batam ke Jakarta. Tujuan dari perumusan strategi yang dilakukan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang menyebabkan target muatan kargo tidak tercapai dan menentukan strategi yang tepat digunakan PT Uwais Global Logistik. Metode yang digunakan adalah analisa SWOT dan QSPM matriks. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa faktor-faktor penyebab tdak tercapainya target perusahaan adalah faktor internal yaitu akses layanan informasi kepada masyarakat terbatas dan mutu layanan belum maksimal untuk faktor external yaitu kebijakan pemerintah terkait dengan tingginya pajak pengiriman barang. Berdasarkan hasil perhitungan QSPM matriks dengan perbandingan strategi exsisting mendapatkan total attractive score (TAS) sebesar 4.92 dan strategi usulan mendapatkan TAS sebesar 5.61. Maka dapat disimpulkan bahwa strategi usulan lebih mendominasi dan tepat untuk digunakan dalam hal mengembangkan usaha jasa ekspedisi

Keywords


Ekspedisi, Pengembangan Usaha, SPACE Matriks, SWOT dan QSPM

Full Text:

PDF

References


Afridhal, M. (2017). Strategi Pengembangan Usaha Roti Tanjong Di Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen. None, 1 (3), 210812.

David, Fred R. (2011). Strategic Management: Consepts and Cases. Edition 13th Pearson Education.

Janti, S. (2014, November). Analisis validitas dan reliabilitas dengan skala likert terhadap pengembangan si/ti dalam penentuan pengambilan keputusan penerapan strategic planning pada industri garmen. In Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) (Vol. 15, pp. 155-160).

Jauch Lawrence R. & Glueck William F. (1989). Manajemen Dan Strategis Kebijakan Perusahaan. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip (2004). Marketing Management, The Millenium Edition. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

Kotler, Philip (2007). Manajemen Pemasaran, Jilid 2, Edisi 12, PT Indeks., New Jersey.

Munica, R. D., Ulya, M., & Fakhry, M. (2017). Analisis Srategi Pengembangan Industri Jamu Tradisional di Kabupaten Bangkalan- Madura. AGROINTEK, 11(2), 84-91.

Purwandari, S. (2015). Analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Sebagai Landasan Menentukan Strategi Pemasaran Pada SMK Citra Medika Sukoharjo. Jurnal Sainstech Politeknik Indonusa Surakarta, ISSN, 2355-5009.

Putri, A. D., & Suwandi, S. (2019). Rencana Pengembangan Bisnis Herona Express. Journal of Entrepreneurship, Management and Industry (JEMI), 2(1), 69-76.

Rangkuti, Freddy. 2004. Manajemen Persediaan Aplikasi di Bidang Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Rohmatulloh, R., & Winarni, S. (2012, October). Evaluasi Prioritas Strategi SWOT dengan Analytical Hierarchy Process. In Prosiding Seminar Nasional Statistika| Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran (Vol. 3, No. 1, pp. 309-316).

Rokhaenisza, P. A., & Madiawati, P. N. (2018). Penggunaan Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Bersaing dalam Usaha Angkutan Barang pada CV Putera Sarana Utama. eProceedings of Management, 5 (1).

Setiawan, Didik Bayu. (2018) Analisa Strategi Terhadap Penurunan Muatan Kargo Pada PT. Synergy Indonesia Menggunakan Metode SWOT dan QSPM.

Setyorini, H., & Santoso, I. (2017). Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Matriks SWOT dan QSPM (Studi Kasus: Restoran WS Soekarno Hatta Malang). Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 5(1), 46-53.

Suyono, Capt R.P, 2005 Shipping (Pengangkutan Internasional Ekspor – Impor melalui laut), Penerbit PPM, Jakarta.

Suwarsono, Muhammad. 2002. Manajemen strategik: konsep dan kasus, edisi ke tiga. Yogyakarta: Akademi manajemen perusahaan YKPN.




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v9i1.3314

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Universitas Riau Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.