PERANCANGAN MEJA BANTU UNTUK MENGURANGI RISIKO LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEKERJA BAGIAN PROSES PENGEPRESAN DI UKM MJ

Khairudin Khairudin, Annisa Purbasari, Vera Methalina Afma

Abstract


UKM MJ adalah home industri yang memproduksi jersey dan kaos. Salah satu proses produksi di UKM tersebut yaitu proses pengepresan produk yang menggunakan mesin press. Mesin press masih dioperasional secara sederhana yanng ditempat pada lantai produksi dan tanpa alat bantu. Ukuran mesin press memiliki panjang dan lebar sebesar 60 x 60 cm, sedangkan tingginya sebesar 15 cm. Selama proses tersebut berlangsung, pekerja bekerja dengan postur membungkuk, terjadi tekukan pada kedua kaki, kerja monotoni dan berulang yang membutuhkan waktu kerja antara 1-3 jam, sehingga timbulnya keluhan nyeri pada pinggang, pinggul dan mempengaruhi performansi kinerja pekerja.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang meja kerja yang akan membantu proses kerja serta mengurangi nyeri pada tubuh. Pada penelitian ini menggunakan metode kuesioner Low Back Pain (LBP). Dan untuk perancangan meja berdasarkan data antropometri kesemua karyawan.
Dari kajian menggunakan kuesioner LBP menunjukan bahwa adanya penurunan persentase pada tingkat selalu dari hasil tingkat sebelumnya 3% menjadi 0%, untuk tingkat keluhan sering dari 27% menjadi 0%, untuk keluhan kadang-kadang dari 42% menjadi 10%, dan untuk keluhan jarang sama 23%, dan untuk keluhan tidak pernah dari 5% menjadi 67%. Dari hasil analisa tersebut menunjukkan bahwa menggunakan perancangan meja bantu dengan ukuran panjang meja 50 cm, lebar 70cm, dan tinggi 80cm, mampu meminimalisir mengurangi resiko LBP.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. Berita Resmi Statistik. http://www.bps.go.id/brs_file/naker_07nov11.pdf. [Diakses online, April 2021].

Iridiastadi, H; Yassierli. (2014). Ergonomi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

I Rizkya; K Syahputri; R M Sari; Anizar; I Siregar. (2018). “Evaluation of work posture and quantification of fatigue by Rapid Entire Body Assessment (REBA).”, dalam IOP Conf. Ser.: Mater. Sci. Eng. 309 012051,

Kurniasari, S.D. (2009). Hubungan Antara Lama Berdiri Dengan Terjadinya Nyeri Punggung Bawah Pada Mahasiswa Farmasi. Tesisi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Nurkertamanda, D., Adiputra, I.N., Tirtayasa, K., Adiatmika, I.P.G. (2017). Postur Kerja Dan Risiko Low Back Pain Pada Pekerja Pasiran. J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, Vol. 12, No. 3, September 2017, pp. 149-154.

Nurmianto, E. (2008). Ergonomi : Konsep Dasar dan Aplikasinya, Edisi Kedua,

Surabaya: PT. Guna Widya,

Nurrahman, M.R. (2016). Hubungan Masa Kerja dan Sikap Kerja Terhadap Kejadian Low Back Pain Pada Penenun Di Kampung BNI Kab.Wajo. Tesis : Universitas Hasanuddin.

Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2003). Ergonomics in Actions: A

Guide to Best Practices for the Food Processing Industry. California Department of

Industrial Relation. California.

Sulaeman, Y.A; Kunaefi, T.D. (2015). Low Back Pain (LBP) Pada Pekerja Di Divisi Minuman Tradisional (Studi Kasus CV. Cihanjuang Inti Teknik). Jurnal Teknik Lingkungan, Vol. 21, No. 2, pp : 201-211.

Tarwaka; Bakri, S.H.A; Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas, Cetakan Pertama, Surakarta: UNIBA Press:.

Tarwaka. (2010). Ergonomi Industri : Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi Dan Aplikasi Di Tempat Kerja, Solo: Harapan press.

Umami. A. R.; Hartanti, R. I., Dewi P.S, A. (2014). Hubungan antara Karakteristik Responden dan Sikap Kerja Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Pekerja Batik Tulis. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol. 2, no. pp: 72-78.

Wignjosoebroto, S. (2006). Ergonomi Studi Gerak dan Waktu. Surabaya: PT. Guna Widya.

Yanto dan Ngaliman, B. (2017). Ergonomi Dasar-dasar Studi Waktu Dan Gerakan untuk Analisis dan Perbaikan Sistem Kerja. Andi. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.33373/profis.v9i1.3338

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Universitas Riau Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.