ANALISIS PENGUKURAN KERJA DALAM MENENTUKAN WAKTU BAKU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PROSES PENGEMASAN (PACKING) SEPATU MENGGUNAKAN METODE STOPWATCH TIME STUDY DI WAREHOUSE MELSTORE.JKT TAPOS, DEPOK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu baku yang diperlukan dalam proses pengemasan sepatu di Melstore.jkt, Tapos, Depok, menggunakan metode Stopwatch Time Study. Melstore.jkt adalah toko ritel yang khusus menjual sepatu dan tas wanita. Menurut penelitian ini, waktu baku untuk mengemas satu unit barang adalah 95,70 detik, waktu siklus 63,91 detik, dan waktu normal 77,46 detik. Stasiun kerja E, yang bertanggung jawab untuk membungkus barang dan menempelkan resi, memiliki waktu pengerjaan yang paling lama di antara lima stasiun kerja yang dianalisis, sehingga menyebabkan proses pengiriman terlambat. Sebagian besar waktu baku proses pengemasan dipengaruhi oleh pembagian tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan pekerja. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar Melstore.jkt mengkaji ulang pembagian pekerjaan di setiap stasiun kerja untuk meningkatkan fokus dan efisiensi serta mengurangi waktu yang terbuang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Melstore.jkt mengatasi masalah keterlambatan pengemasan dan meningkatkan produktivitas. Kata kunci : Pengemasan sepatu, Produktivitas kerja, Stopwatch Time Study, Waktu baku.Copyright (c) 2025 Ahmad Sayid Fitrahuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
