Efektifitas Teknik Tadabbur Al-Qur’an Dalam Konseling Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Peserta Didik Kelas IX Di Smp Negeri 7 Bukittinggi

tuti yamila sari dewi

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan pada peserta didik kelas IX yang mengalami kecemasan ketika akan memasuki sekolah lanjutan. Hal itu karena rasa takut dan cemas jika tidak diterima di sekolah yang diinginkan dan sesuai harapan orang tua, selain itu cemas dengan lingkungan baru dan tuntutan akademik di sekolah lanjutan nantinya. Padahal peserta didik idealnya siap memasuki sekolah lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkankecemasan yang dialami peserta didik kelas IX di SMP Negeri 7 Bukittinggi dengan teknik tadaabur Al-Qur’an dalam konseling.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah Single Subyek Research (SSR). Desain penelitian menggunakan desain A-B-A, dimana Kondisi A (baseline) adalah kondisi awal peserta didik yang mengalami kecemasan. Kondisi B (intervensi) adalah perlakukan atau treatment yang diberikan melalui konseling dengan teknik tadabur Al-Qur’an. Kondisi A2 adalah kondisi awal setelah intervensi tidak diberikan lagi. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan skala kecemasan HARS kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang sederhana melalui tabel, grafik, perhitungan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan peserta didik kelas IX menurun setelah diberikan intervensi melalui teknik tadabbur Al-Qur’an dalam konseling. Pada kondisi A1(baseline) dilakukan tiga kali sesi dengan durasi 20 menit per sesi. Pada kondisi intervensi dilakukan lima kali perlakukan dengan durasi 2x 20 menit per sesi. Pada kondisi A2 (baseline) dilakukan tiga kali dengan durasi 20 menit per sesi. Dengan demikian terbukti rumusan masalah yang dikemukan bahwa teknik tadabbur Al-Qur’an efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan peserta didik kelas IX di SMP Negeri 7 Bukittinggi. Peneliti menyarankan kepada guru BK agar menggunakan teknik tadabur Al-Qur’an dalam konseling untuk mengurangi kecemasan pada peserta didik.

Full Text:

PDF

References


Asyafah, Abas. (2014). Konsep Tadabur Al-Qur’an. Bandung: CV. Maulana Media Grafika

Calaguas, G. (2013). Parents/Teachers And Self-Expectations as Sources of Academic Stress. International Journal of Research Studies in Psychology, 2(1), pp. 43-52

Corey, Gerald. (1982). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Monterey, California : Brooks / Cole Publishing Company

Darajat, Z. (2001). Pendidikan Agama dan Kesehatan Mental. Bulan Bintang

Erhamwilda. (2009). Konseling Islami. Yogyakarta : Graha Ilmu

Hurlock, Elizabeth B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Gramedia

Kusz, M. (2009). Stress In Elementary School. (Theses). Northern Michigan University.

Nandamuri, P.P., dan Gowthami, C. (2008) . Sources of Academic Stress – a Study on Management Students. jms.nonolympictimes.org/ Articles/4.pdf (Senin, 17 November 2014)

Nevid, J. S., Rathus, S. A., Greene, B., Murad, J., Medya, R., & Kristiaji, W. C. (2005). Psikologi abnormal / Jeffrey S. Nevid, Spencer A. Rathus,Beverly Greene ; alih bahasa, Tim Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Jeanette Murad ...[et al.] ; editor, Ratri Medya, Wisnu C. Kristiaji (Ed. 5). Erlangga.

Nurdini, Kamila. (2009). Efektivitas konseling kognitif perilaku untuk mengelola stres akademik siswa sekolah menengah kejuruan. (Skripsi). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Ramaiah, S. (2003). Kecemasan Begaimana Cara Mengatasi Penyebabnya.

Pustaka Obor Populer.

Ridwan, (2018), Konseling dan Terapi Qur’ani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Rusmana, Nandang. (2009). Bimbingan Dan Konseling Kelompok Di Sekolah (Metode, Teknik Dan Aplikasi). Bandung: Rizqi Press

Santrock, J. (2002). Life-Span Development Perkembangan Masa Hidup Jilid 1 (Edisi Kelima). Jakarta: Erlangga

Sarwono, S. W. (2017). Pengantar Psikologi Umum (A. M. Eko (ed.)). Raja Grafindo Persada.

Schraml, Perski, Grossi, Makower. (2012). Chronic Stress and Its Consequences on Subsequent Academic Achievement among Adolescents. Journal of Educational and Developing Psychology.2(1), pp. 69-79

Stein, D.J., et al. (2009). Textbook of Anxiety Disorder. 2nd ed. 160

Sudarsono. (1997). Kamus Konseling. Jakarta: PT Rineka Cipta

Sutoyo, anwar. (2009). Pemahaman Individu, Observasi, Checklist, Interviu, Kuesioner dan Sosiometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Wade, C dan Tavris, C. (2007).Psikologi Edisi Kesembilan Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Wilks, S. E. (2008). Resilience A Mid Academic Stress: The Moderating Impact Of Social Support Among Social Work Students. International Journal Of Social Work, 9(2), pp. 106-125




DOI: https://doi.org/10.33373/kop.v9i1.3788

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN 2442-4323       E-ISSN 2599-0071

Gedung D Kampus Universitas Riau Kepulauan

Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji, Batam, Indonesia

Email: kopastaunrika@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.