MUSEUM BUDAYA MELAYU DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR MODERN
Abstract
Kerajaan melayu identik dengan peradaban yang cukup maju, baik dari segi arsitektur bangunan, perkakas dan budaya. Batam merupakan bagian dari sejarah kerjaan melayu di nusantara, walaupun batam tidak memiliki basis kerajaan, tetapi dahulunya batam merupakan pulau yang sangat penting bagi para penjelajah dan pedagang yang ingin berlayar ke pulau seberang, sehingga batam di juluki singapur kedua.Seiring berkembang dan modernnya batam saat ini, rekam jejak kerajaan melayu di batam tidak terkumpul dengan baik dan lengkap, oleh sebab itu perlu adanya sebuah wadah / Museum untuk mengumpulkan benda-benda ataupun artefak-artefak baik yang berada di batam maupun di sekitarpulau batamSIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.