PERANCANGAN PEMBANGIT LISTRIK TENAGA HYBRIDE (TENAGA SURYA DAN TENAGA ANGIN) DENGAN KAPASITAS 20 W

  • Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia
  • Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia

Abstract

Penggunaan energi fossil yang selama ini merupakan sumber energy utama  ketersedianya sangat terbatas dan sangat menipis bahan bakar tersbut. Oleh sebab itu perlu dicari energi alternatif sebagai pengganti energi fosil dimasa akan datang. Salah satu energi alternatif yang dapat digunakan tersebut adalah energi matahari dan energi angin.  Dalam hal ini penggunaannya diperlukan suatu media yang dapat merubah kedua energi itu menjadi energi listrik. Perangkat ini menggunakan sebuah  panel sel surya dan turbin angin untuk merancang pembangkit listrik tenaga hybride ( tenaga surya dan tenaga angin). Dalam perancangan ini dihasilkan energi gabungan dengan tegangan 12 Volt dan daya sebesar 20 Watt yang digunakan untuk menghidupkan lampu LED sebesar 15 Watt.

References

Budiono, Chayun. 2001, Tantangan dan Peluang Usaha Pengembangan SistemEnergi Fotovoltaik di Indonesia, Seminar Nasional Sel Surya I dan Workshop, Surabaya, 19 – 20 September 2001.

Daryanto.2011. Pengetahuan Baterai Mobil. Bandung: Penerbit Bumi Aksara.

Hamid, Raka. “Pengertian Energi Alternatif” http://www.indoenergi.com /2012/04

Naibaho, 1994, Teknik Tenaga Listrik Tenaga Surya, Malang, PPPGT VEDC

Syahrul (2008). “Prospek Pemanfaatan Energi Angin Sebagai Energi Alternatif di Daerah Pedesaan”. Jurnal Media Elektrik.

Sigalingging, Karmon. 1994, PLTSurya, Bandung, Tarsito

Wibowo R.A.,2008, Melihat prinsip kerja sel surya lebih dekat.

Published
2019-08-08