PENILAIAN BEBAN FISIK PADA PROSES ASSEMBLY MANUAL MENGGUNAKAN METODE FISIOLOGIS
Abstract
PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang penyediaan alat-alat perminyakan di Batam. Proses assembly adalah salah satu proses produksi di PT. XYZ yang masih melibatkan kinerja secara manual. Karakteristik proses kerja assembly secara manual yaitu fleksibilitas gerakan tubuh dengan tingkatan beban kerja fisik yang beragam dan masih mengandalkan kemampuan pekerja yang memerlukan energi fisik manusia. Penilaian tingkat beban kerja fisik pekerja belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kategori beban kerja fisik pekerja pada proses assembly manual dengan pendekatan fisiologi. Metode yang digunakan adalah faktor fisiologis pekerja berupa pengukuran denyut nadi kerja dan saat istirahat serta menghitung cadangan denyut nadi (%HRR), beban kardiovaskuler (% CVL) dan konsumsi energi (KE). Hasil penelitian menunjukkan nilai beban kerja fisik menurut rerata denyut nadi kerja sebesar 116,59 denyut/ menit yang menunjukkan kategori kerja sedang (moderate), rerata denyut nadi istirahat pekerja sebesar 69,40 denyut/menit yang menunjukkan kategori kerja ringan, nilai beban kerja fisik menurut rerata %HR Reverse dan %CVL sebesar 39,34 Kkal/menit yang menunjukkan kategori mungkin diperlukan perbaikan kerja dan nilai rerata konsumsi energi (KE) sebesar 3,06 Kkal/menit yang menunjukkan kategori kerja ringan.
References
Andriyanto., Bariyah, C. Analisis Beban Kerja Operator Mesin Pemotong Batu Besar (Sirkel 160 cm) Dengan Menggunakan Metode 10 Denyut. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol. 11, no. 2, hal. 136-143. Des, 2012
Bo Melin., Lundberg, U., Soderlund, J., Granqvist, M. “Psychological and physiological stress reactions of male and female assembly workers: a comparison between two different forms of work organization”. Journal of Organizational Behavior, Vol. 20, no. 1, hal. 47-61. Feb, 1999
Iridiastadi, H., Yassierli. “Fisiologi”’ dalam Ergonomi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014, hal. 114-120.
Nurmianto, E. “Konsumsi Energi untuk Aktivitas Kerja Berat”, dalam Ergonomi Konsep Dasar Dan Aplikasinya: Ed. Pertama. Surabaya: Guna Widya, 1996, hal. 124-146.
Purba, E., Rambe, A. J. M., Anizar. (Maret 2014). Analisis Beban Kerja Fisiologis Operator Di Stasiun Penggorengan Pada Industri Kerupuk. e-Jurnal Teknik Industri FT USU, 5 (2), hal. 11-16. Tersedia: https://jurnal.usu.ac.id/index.php/jti/article/view/12393/0
Puteri, R. A. M., Sukarna, Z. N. K. (2017). Analisis Beban Kerja Dengan Menggunakan Metode CVL Dan NASA-TLX Di PT. ABC. Spektrum Industri, 2017, 15 (2), hal.121 – 255. Tersedia:
http://journal.uad.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/7554 .
Sari, A. D., Suryoputro, M. R., Pramaningtyas, M. D., Putra, P. S. (2016). Work Physiology Evaluation of Laundry Workers. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering Vol. 105 (2016) 012034. Tersedia: https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/105/1/012034
Silalahi, R.L, R; Ikasari, D. M; Septifani, R. (2018). Beban Kerja Fisik Pekerja Pengolah Emping Jagung di UKM Sofia Kota Malang. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri. 7 (1), hal. 12-22. Tersedia: https://industria.ub.ac.id/index.php/industri/article/view/299
Simanjuntak, R. A. Penilaian Resiko Manual Handling dengan Metode Indikator Kunci dan Penentuan Klasifikasi Beban Kerja dengan Penentuan Cardiovasculair Load. Proceeding Seminar Nasional “Industrial Services”, Cilegon, Indonesia, 2011, hal. 11-81.
Sitohang, D. R., Winaningthias, M., & Iridiastadi, H. (2010). Pada Industri Manufaktur (Industri Pembuatan Komponen Pesawat Terbang dan Industri Sepatu). J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri, 5(2), hal. 110-126.
Tarwaka. “Penilaian Beban Kerja Fisik dan Mental,” dalam Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi Dan Aplikasi Di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press, 2010, hal. 119-124.
Wahyuni, D., Budiman, I., Sembiring, M.T., Sitorus, E., Nasution, H. (2018). The Workload Analysis In Welding Workshop. IOP Conf. Series: Earth and Environtment Science 126 (2018) 012095. Tersedia: https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/126/1/012095
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.