MENURUNKAN JUMLAH KECACATAN PRODUK PADA PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN PENGENDALIAN STATISTIK DI PT. XYZ INDONESIA
Abstract
Kecacatan produk yang terjadi di PT. XYZ Indonesia pada proses produksi sulit dihindari, ini terjadi pada kecacatan produk Case G140323340A yang mencapai 6.16% yang terbesar pada periodenya 4 bulan terakhir, sedangkan perusahaan mempunyai target 0.4% kecacatan yang dapat diterima dari setiap total produksinya. Dengan jenis kegagalan seperti produk Dent, Scratch, Rusty, Burring NG dan Misspunch. Dengan kualitas yang tidak bagus, produksi menambahkan proses yaitu dengan menyortir dan me-rework. Sehingga biaya produksi menanmbah dan kehilangan biaya akibat kegagalan yang timbul karena tidak bisa menjadi barang yang dapat dijual. Penerapan metode Six Sigma (DMAIC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), diperoleh nilai DPMO sebesar 22.146 dengan nilai σ sebesar 3,25 dimana masih jauh dari level industri di dunia yang mencapai 6 σ (3,4 DPMO). Perbaikan kualitas produk dengan metode Six Sigma (DMAIC) dan FMEA untuk mengurangi tingkat kecacatan produk diproses produksi didapat 3 Critical To Quality (CTQ) terbesar (Rusty, Scratch dan Dent) yang harus diperbaiki dan diimplementasikan. Setelah diambil tindakan beberapa perbaikan atas dasar metode Six Sigma (DMAIC) dan FMEA, produksi kini telah dapat mengurangi kecacatan produk dari 6.16% menjadi 0.84%. ini sudah merupakan hasil yang siginifikan dari tindakan yang sudah diambil oleh produksi.References
Assauri, S. 2008. Manajemen Operasi Dan Produksi. Jakarta: LP FEUI
Gasperz, V. 2005. Total Quality Management. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Heizer, J and Render. B. 2006. Operations Management (ManajemenOperasi) 7th Edition. Jakarta: Salemba Empat.
Nasution, A. K. A. 2011. “Usulan perbaikan kualitas produk genteng dengan metode Six Sigma (DMAIC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)di PT. Monier. Tanggerang : Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara .
Nasution, M. N. 2015. Manajemen Mutu Terpadu. Edisi Ketiga, Bogor: Ghalia Indonesia.
Tannady, H. 2015. Pengendalian Kualitas. Jakarta: Graha Ilmu.
Wignjosoebroto, S. 2006, Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu, Surabaya , Guna Widya.
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.