Generating I2C Usng LabVIEW Through Card Expansion

Ria Saptarika, Insannul Kamil, Abdussalam Silmi Rabbani

Abstract


I2C sebenarnya terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, dan protokol, sedangkan I2C membuat segalanya lebih sederhana, efisien, efektif, kompak, dan ekonomis, awalnya untuk mengendalikan tugas yang menggunakan banyak jalur seperti Data 8-bit dan Alamat 16-bit dalam sistem Mikroprosesor akan menggunakan minimal 24 kabel, jalur atau track PCB, sekarang dengan I2C cukup hanya memiliki 2 kabel, dimana satu kabel disebut SDA (Serial Data Address) dan satu kabel lainnya disebut SCL (Serial Clock) Bus. I2C ditemukan oleh Philips Semiconductors pada awal tahun 80-an, tetapi sekarang beberapa perusahaan semikonduktor seperti Xicor, SGS-Thomson, Siemens, Intel, Texas Instrument, Maxim, Amtel dan Analog Devices sudah mengadopsi nya. Artikel ini menjelaskan cara membuat perintah Protokol I2C menggunakan LabVIEW melalui Ekspansi Kartu Personal Computer (PC). Ada dua hal yang akan dijelaskan mengenai pembangkitan I2C, yang pertama adalah Protocol I2C dan yang terakhir adalah cara membangkitkannya menggunakan software LabView.

Keywords


I2C, Labview, Microkontroller, PC

Full Text:

PDF

References


Philips Semiconductors, The I2c-Bus Specification Version 2.1, January 2000

Jonathan Valdez, Jared Becker, Understanding the I 2C Bus, Texas Instruments, Texas 2018 available at: https://www.ti.com/lit/pdf/slva704 hal.7

National Instruments, Malan Shiralkar, LabVIEW Graphical Programming Course, CONNEXIONS, Rice University, Houston, Texas, October 25, 2012. hal.2

available at: http://cnx.org/content/col10241/1.4/




DOI: https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v4i1.3271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





E-ISSN 2599-0616

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sigma Teknika

Gedung Lt.1 Kampus Universitas Riau Kepulauan Batam

Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji

Email: sigmateknika@journal.unrika.ac.id

 

 

Web Analytics