Perhitungan Daya Dukung Tiang Pancang Tunggal Dan Kelompok (Studi Kasus Proyek Hangar Lion Air Batam)
DOI:
https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v5i2.4646Keywords:
Pondasi tiang, kelompok tiangAbstract
Pondasi tiang pancang merupakan struktur bagian bawah yang menumpu pada tanah keras atau pada tumpuan tanah yang padat dan bekerja sebagai penopang struktur yang berada diatasnya, jika struktur bawahnya kokoh maka struktur atas akan tetap berdiri kokoh, sebaliknya jika struktur bawahnya tidak kuat menahan struktur atasnya maka struktur atas akan runtuh, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya dukung pondasi tiang pancang tunggal dan kelompok dengan menggunakan metode Mayerhoff 1956 dan metode Luciano Decourt 1996 berdasarkan data SPT (Standart penetration test) dan data CPT (Cone penetration test), dengan beban maksimal bangunan sebesar 795 ton. Hasil perhitungan metode Mayerhoff berdasarkan data SPT untuk tiang pancang tunggal 25cm x 25cm mendapatkan nilai daya dukung Qall 16,08 ton, sedangkan berdasarkan data CPT 1 metode Mayerhoff mendapatakan nilai daya dukung Qall 14,43 ton dan CPT 2 mendapatkan nilai daya dukung sebesar 13,15 ton, sehingga beban (P)795 ton dapat di topang dengan pondasi tiang kelompok sebanyak 60 tiang pancang. Sedangkan hasil perhitungan metode Luciano decourt berdasarkan data SPT untuk tiang pancang tunggal 25cm x 25cm mendapatkan nilai daya dukung Qall 13,33, sehingga beban (P) 795 ton dapat di topang dengan pondasi tiang kelompok sebanyak 78 tiang pancang. Hasil perhitungan kedua metode tersebut dapat di gunakan sebagai acuan dalam perencanaan pondasi tiang pancang kelompokReferences
Al fatah, R. M., Nurtjahjaningtyas, I., & Putra, P. (2021). Analisis pondasi tiang pancang dengan variasi diameter dan kedalaman menggunakan program 3d berbasis fem. Jurnal aplikasi teknik sipil, 19(1), 45-54.
Bowles, J. E. (1987). Analisa dan desain pondasi, edisi keempat jilid 2. Jakarta:
erlangga. Coduto, donald P. 1994. Foundation design principles and practices.
Das, B. M, & Sivakugan, N. (2016). Fundamentals of geotechnical
engineering. Cengage learning.
Debataraja, S. M. T., Simanjorang, D. P., & hutahaean, N. (2021). Analisa daya
dukung pondasi tiang pancang dermaga menggunakan data spt pada pembangunan pelabuhan balohan kota sabang sabang, aceh. Jurnal ilmiah teknik sipil, 10(1), 8-18.
Dirgananta, M. F. (2018). Perencanaan ulang pondasi tiang pancang dengan
variasi diameter menggunakan metode meyerhoff, aoki & de alencar, dan luciano decourt (redesign pile foundation with dimentional variation using meyerhoff, aoki & de alencar, and luciano decourt method).
Décourt, l. (2021). Prediction of the bearing capacity of piles based exclusively on n values of the spt. In penetration testing (pp. 29-34). Routledge.
Dewi, T. N. (2020). Analisis daya dukung pondasi tiang (bored pile) berdasarkan
data sondir dan laboratorium
Fadli, K. (2018). Evaluasi perhitungan daya dukung tiang pancang pada pabrik
kelapa sawit labuhan batu.
Hardiyatmo, H. C. (2010). Analisis dan perancangan fondasi bagian ii. Gadja
mada university press, yogyakarta.
Harefa, R. R., & Sari, K. L. (2022). Analisis daya dukung pondasi tiang pancang
pada pembangunan gedung asrama dan diklat. 17(3), 325-330.
Jawat, W. (2016). Metode pelaksanaan pekerjaan tiang pancang sistem hidraulic
jack in (studi: proyek kcu bca sunset road bali). Paduraksa: jurnal teknik sipil universitas warmadewa, 5(1), 43-52.
Hakim, M. L. Metode pelaksanaan pekerjaan bore pile pada pembangunan fly
over peterongan di kabupaten jombang (2013)
Kodoatie, R. J. (2021). Tata ruang air tanah. Penerbit Andi.
Meyerhof, G. G. (1956). Penetration tests and bearing capacity of cohesionless
soils. Journal of the soil mechanics and foundations division, 82(1), 8661.
Maulida, P. (2022). Analisis daya dukung ijin pondasi tiang pancang tunggal dan
kelompok pada proyek pembangunan pendopo kabupaten tapin (doctoral dissertation, universitas islam kalimantan mab).
Meisari, Y., & Yakin, Y. A. (2017). Analisis daya dukung fondasi kelompok tiang pada tanah lempung cimencrang. Rekaracana: jurnal teknil sipil, 3(4), 92.
Nugroho, S. A. (2011). Studi Daya Dukung Pondasi Dangkal pada Tanah Gambut
dengan Kombinasi Geotekstil dan Grid Bambu. Jurnal Teknik Sipil ITB, 18(1), 31-40.
Priadi, E. Kajian efisiensi pada kelompok tiang dengan konfigurasi 2 x 2. Jelast:
jurnal pwk, laut, sipil,tambang, 4.(2018)
Pratama, M. I., & Bhaskara, A. (2020). Komparasi biaya dan waktu pekerjaan
tiang pancang metode hydraulic static pile driver dengan drop hammer. Reviews in Civil Engineering, 4(2).
SNI 8460:2017 pasal 5 (persyaratan perancangan geoteknik,2019)
Sosrodarsono, I. S., Kazuto, N., & Taulu, I. L. (2000). Mekanika tanah & teknik pondasi.
Setiawan, R., Zulaicha, l., & Ismanto, H. S. (2020). Studi kapasitas fondasi tiang pancang pada jalur kereta api solo balapan-adi soemarmo. Equilib, 1(2), 11-18.
Wiratmoko, B. A., Winarto, S., & Cahyo, Y. (2019). Perencanaan Pondasi Tiang Pancang Gedung Ketahanan Pangan Nganjuk. Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, 2(1), 106-120.