PERANCANGAN GEDUNG BALAI KOTA BATAM DENGAN PENERAPAN KONSEP GREEN BUILDING DAN SMART BUILDING
Abstract
Penerapan konsep green dan smart building dapat membantu mengurangi emisi karbon dalam perancangan arsitektur kota. Sebelum kegiatan perancangan dimulai, perlu adanya kejelasan mengenai semua data dan informasi terkait kebutuhan dan persyaratan pembangunan agar maksud dan tujuan pembangunan dapat terpenuhi dengan sempurna. Proses perencanaan gedung Balai Kota dimulai dengan pengumpulan data dasar yang berkaitan secara khusus dengan gedung tersebut dan daerah sekitarnya. Dengan tujuan untuk mewujudkan balai kota yang dapat memberikan pelayanan publik yang baik dan cepat melalui penyusunan tata ruang dalam dan luar dengan penerapan konsep green building dan smart building. Perencanaan gedung Balai di Kota Batam ini dijalankan dengan menganalisis beberapa unsur yang sesuai dengan kaidah perencanaan seperti melakukan survey dan pemetaan terhadap lokasi site plan serta menganalisa iklim mulai dari cuaca, jalur matahari, dan angin.
References
CV Almatra Buana. (2021). Masterplan Pembangunan Gedung City Hall (Gedung Balai Kota).
“Koppengeiger Map”. (n.d.). koeppen-geiger.vu-wien.ac.at.
Meteoblue. (n.d.). https://www.meteoblue.com/en/weather/week/batam_indonesia_6295587.
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.