PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP PROSES PERMESINAN BAJA KARBON RENDAH

Arif Rahman Hakim, Qomaratun Nurlaila, Zulfikri Lase

Abstract


Permesinan dilakukan untuk membentuk benda kerja sesuai dengan desain. Pengerjaan permesinan meliputi boring, drilling, pembubutan, dan frais. Permesinan juga dilakukan untuk memperbaiki bagian elemen mesin yang menglami kerusakan atau keausan. Sebelum dilakukan permesinan terkadang material mengalami perlakukan panas. Dalam studi ini akan dipelajari bagaimana pengaruh perlakuan panas quenching pada baja karbon rendah dengan suhu yang bervariasi. Perlakuan panas dilakukan dengan memanaskan benda uji dengan variasi suhu (3000C, 3500C, 4500C, 550 0C, dan 750 0 C), dengan waktu tahan 5 menit kemudian didinginkan secara lambat dan pendinginan cepat serta menggunakan udara dan air tawar. Studi ini memperlihatkan bahwa Perlakuan panas pada baja karbon rendah mempengaruhi laju permesinan (drilling). Perbandingan laju permesinan drilling terhadap variasi suhu perlakuan panas baja karbon rendah memperlihatkan perubahan laju yang signifikan. Benda uji (TP A, suhu perlakuan panas 300oC) tanpa quenching mempunyai laju drilling rata-rata 9,1 mm/menit. Benda uji (TP B, suhu perlakuan panas 350oC) mempunyai laju drilling rata-rata 7,5 mm/menit. Benda uji (TP C, suhu perlakuan panas 450oC) mempunyai laju drilling rata-rata 6,56 mm/menit. Benda uji (TP D, suhu perlakuan panas 550oC) mempunyai laju drilling rata-rata 5,97 mm/menit dan Benda uji (TP E, suhu perlakuan panas 750oC) mempunyai laju drilling rata-rata 1,2 mm/menit

Keywords


perlakuan panas, suhu, quenching, drilling, pengerasan

Full Text:

PDF

References


ASTM. A36. (2004). Standard Spesification of Carbon Structural Steel. New York: American Society for Testing and Materials.

Baihaqi, I. (2015). Studi Metode Perbaikan Konstruksi Lambung Kapal Pasca Kebakaran. Surabaya: Jurusan Teknik Produksi dan Material Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknik Sepuluh November.

Bhadesia H, Honeycombe R. 2017, steel: microstructure and properties, Elsevier Ltd. DOI : http:// dx.doi.org/10.106/B97 8-0-08-100270-4. 00008-1.

Donald. (2014). Skripsi “Studi Eksperimen Pengaruh Quenching Terhadap Kekuatan dan Struktur Mikro Pada Sambungan Plat ASTM A36.” Surabaya: Jurusan Teknik Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh November

Irvine, K.J,F.B. Pickering, dan W.C. Heselwood. 1975. J.Iron Steel Institusi 186: 54-67

Kusuma, Muhammad Hary.2017. Studi Pengaruh Waktu Penahanan Quenching-Partitioning Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Baja AISI 51B60 Dan AISI 9260 Bekas. Institut Teknologi Sepuluh November

Limbong, S (2015). Analisa Material ASTM A36 Akibat Pengaruh Suhu Dan Proses Quenching Terhadap Nilai Ketangguhannya. Surabaya: Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Sepuluh November

Li, Defa, Feng Huang, Shisen Wang, YhuzangXiong, Shuqing Xing, dan Tao Xiong. 2012. “Effect of tempering temperature on microalloying low carbon bainite steel.” 2nd International Conference on Electronic & Mechanical Engineering and Information Technology. Paris: Atlantis Press.

Nurdin, Hendri, 2019. Metalurgi Logam, UNP Press. Padang.




DOI: https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v6i2.5631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





E-ISSN 2599-0616

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sigma Teknika

Gedung Lt.1 Kampus Universitas Riau Kepulauan Batam

Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji

Email: sigmateknika@journal.unrika.ac.id

 

 

Web Analytics