Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Program Plaxis (Studi Kasus : Ruas Jalan Gesek-Simpang Busung. Kabupaten Bintan)
Abstract
Kondisi pada saat ini STA 7+200, merupakan bukit yang di buka untuk membuat jalan, sehingga terdapat lereng yang rawan longsor. Kejadian longsor bulan Februari tahun 2021 di lokasi tersebut yang merusak sisi badan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melewatinya. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia Nomor 8460 tahun 2017 faktor keamanan yang dibutuhkan untuk stabilitas lereng adalah harus di atas 1,5 yang dapat dikatan bahwa lereng tersebut adalah stabil. Nilai Safety Factor pada kondisi awal hasil analisis terlihat bahwa belum terjadi longsor namun dalam kondisi kritis dengan faktor keamanan tercapai 1,066. Maka kondisi kemantapan lereng tidak aman atau lereng tidak stabil. Penanganan dinding penahan tanah dipilih karena keterbatasan area kerja dilapangan di area perkebunan penduduk sekitar. Setelah dilakukan perkuatan dinding penahan tanah (DPT) tercapai nilai faktor keamanan sebesar 2,213, sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi lereng tersebut aman dan stabil. Dari hasil diatas melalui program Plaxis, dapat disimpulkan bahwa lereng berada dalam kondisi stabil jika diberi perkuatan dinding penahan tanah serta perlunya penanganan mengontrol erosi dan muka air tanah yang menghindari lereng dalam kondisi jenuh.References
DAFTAR PUSTAKA
Bowles, J.E., 1997, Sifat-Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Das, B.M., 1995, Mekanika Tanah dan Prinsip Rekayasa Geoteknis. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Ganda, I., & Roesyanto, 2012, Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Penanganannya (Studi Kasus Longsoran Jalan Alternatif Tawangmangu STA 3+150 – 3+200, Karanganyar), Medan: Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Luriyanto, A., & Maulana, I., 2014, ‘Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Penanganannya: Kasus Longsoran Pada Ruas Jalan Pringsurat KM. MGL. 22+631 - 22+655 Kabupaten Temanggung’, Jurnal Karya Teknik Sipil, Vol. 3, No.4, hh. 861-889.
Muhibbi, I., & Pratama, R., 2014, ‘Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Penanganannya (Studi Kasus Longsoran Jalan Alternatif Tawangmangu STA 3+150 – 3+200, Karanganyar)’, Jurnal Karya Teknik Sipil, Vol. 3, No. 4, hh. 573-585.
Permana, G.W., 2016, Analisis Stabilitas Lereng dan Penanganan Longsoran Menggunakan Metode Elemen Hingga Plaxis V.8.2 (Studi Kasus: Ruas Jalan Liwa-Simpang Gunung Kemala STA 263+650). Lampung: Fakultas Teknik, Universitas Lampung.
Rinanditya, R. Fajar, 2016, Analisis Stabilitas Lereng dengan Dinding Penahan Tanah Kantilever Menggunakan Program Plaxis (Studi Kasus Jalan Piyungan-Batas Gunung Kidul, Yogyakarta). Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Simarmata, Aran. 2014, Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Perkuatan Double Sheet Pile dan Geogrid dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga (Studi Kasus Jalan Siantar - Parapat KM. 152). Medan: Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Ubaidillah, Fuadi, 2016, Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Geogrid pada Ruas Jalan Banda Aceh-Meulaboh di Provinsi Aceh Menggunakan Software Plaxis 8.2. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.