PERANCANGAN COMMUNITY & YOUTH CENTER DI BATAM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS
Abstract
Perkembangan Kota Batam yang semakin pesat baik dari segi penduduk maupun kemajuan industri, menimbulkan kebutuhan akan fasilitas publik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kota. Pertumbuhan jumlah tempat berkumpul yang hanya dikhususkan untuk komunitas atau kalangan tertentu kemudian menimbulkan masalah baru, yaitu tidak adanya fasilitas umum yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk dapat berkumpul melakukan kegiatan seperti edukasi, rekreasi, olahraga, dan kegiatan lain yang dapat dilakukan dalam satu tempat dan terbuka untuk umum. Salah satu kawasan yang memiliki potensi menjadi pusat kegiatan masyarakat berbagai kalangan adalah kawasan Teluk Tering. Hal ini tentu berdampak positif bagi komunitas masyarakat di sekitar Kawasan. Namun, kondisi eksisting site di kawasan Batam saat ini belum tertata dengan rapi dan merespon lingkungan sekitar dengan baik. Adapun metode yang digunakan untuk mencapai tujuan desain Community & Youth Center di Batam yakni dengan pendekatan Arsitektur Ekologis yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan di sekitar kawasan, sehingga terjalin fungsi pusat kegiatan masyarakat tanpa merusak lingkungan, melainkan sumber daya alam yang ada dimanfaatkan dengan baik.References
Badan Pusat Statistik Kota Batam tahun 2020
Wenger, Etienne et al. 2002. Cultivating Communities of Practice. Harvard
Business School Press
Ismail, F. (2016). Youth Center di Kebumen sebagai Wadah Pengembangan Kreativitas Remaja dengan Pendekatan Arsitektur Psikologi. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan UNS.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 (2002). Tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Kabinet RI.
Frick, H. (2007). Dasar-dasar Arsitektur Ekologis. Yogyakarta: Kanisius. Halaman 1
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.