PENGENDALIAN KUALITAS KAYU LAPIS DENGAN KETEBALAN 0,5 CM PADA CV XYZ UNTUK MENGURANGI KECACATAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA

  • Dicky Eka Ananda Putra Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Mochammad Nuruddin Universitas Muhammadiyah Gresik

Abstract

Kecacatan produk merupakan salah satu permasalahan yang selalu muncul dalam industri manufaktur. Salah satunya pada CV XYZ, pada perusahaan ini masih terdapat kecacatan produk yang melebihi ambang batas yang telah ditetapkan perusahaan. Analisa pada penelitian ini menggunakan metode seven tools dan FMEA dengan tujuan untuk mengurangi kecacatan produk. Berdasarkan data yang diperoleh pada CV XYZ ditemukan bahwasanya selama 10 hari pengamatan ditemukan jumlah kecacatan sebanyak 1224 pcs dari total jumlah hasil produksi sebanyak 5163 pcs yang terbagi dalam 3 jenis kecacatan yang terjadi. Ketiga kecacatan tersebut memiliki masing-masing faktor penyebab. Indikator penyebab yang ditemukan selanjutnya dianalisis menggunakan metode FMEA. Hasil analisis ditemukan bahwasanya dari ketiga jenis kecacatan yang ditemukan, kecacatan ujung kayu tidak siku mendapat nilai RPN tertinggi sebesar 252.

References

[1] D. A. S. P. Atmaja, P. Purbawati, and M. Yusup, “Penerapan Metode Seven Tools Dalam Pengendalian Kualitas Produk,” J. Ilm. Sist. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 3, no. 3, pp. 238–246, 2023.
[2] Y. Erdhianto, “Analisa Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Jumlah Cacat pada Kemasan Produk Gula Pasir PG Kremboong dengan Metode Seven Tools,” Semin. Nas. Teknol. Ind. Berkelanjutan I (SENASTITAN I), vol. 1, no. 1, pp. 349–357, 2021, [Online]. Available: http://ejurnal.itats.ac.id/senastitan/article/view/1644
[3] A. Juwito and A. Z. Al-Faritsyi, “Analisis Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Cacat Produk dengan Metode Six Sigma di UMKM Makmur Santosa,” J. Cakrawala Ilm., vol. 1, no. 12, pp. 3295–3315, 2022, [Online]. Available: http://bajangjournal.com/index.php/JCI
[4] D. Gilang Kistianto and I. Prakoso, “Analisis Kualitas Produk Joran Pancing Dengan Menggunakan Metode New Seven Tools (Studi Kasus: Pt.X),” J. Ilm. Tek. dan Manaj. Ind., vol. 3, no. 1, pp. 68–79, 2023.
[5] H. Sofyan et al., “MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DI,” vol. 5, no. 1, pp. 10–18, 2024.
[6] A. T. Aryanto and T. A. Auliandri, “Analisis Kecacatan Produk Fillet Skin On Red Mullet Dengan The Basic Seven Tools Of Quality Dan Usulan Perbaikannya Menggunakan Metode Fmea (Failure Modes And Effect Analysis) Pada PT. Holi Mina Jaya,” J. Manaj. Teor. dan Ter. J. Theory Appl. Manag., vol. 8, no. 1, 2016, doi: 10.20473/jmtt.v8i1.2714.
[7] M. Basori, “A nalisis Pengendalian Kualitas Cetakan P ackaging D engan Metode F ailure Mode and Effect Analysis ( FMEA ),” pp. 158–163, 2019.
[8] T. H. Suryatman, M. E. Kosim, and S. Julaeha, “Pengendalian Kualitas Produksi Roma Sandwich Menggunakan Metode Statistik Quality Control (Sqc) Dalam Upaya Menurunkan Reject Di Bagaian Packing,” J. Ind. Manuf., vol. 5, no. 1, p. 1, 2020, doi: 10.31000/jim.v5i1.2429.
Published
2024-11-26
How to Cite
PUTRA, Dicky Eka Ananda; NURUDDIN, Mochammad. PENGENDALIAN KUALITAS KAYU LAPIS DENGAN KETEBALAN 0,5 CM PADA CV XYZ UNTUK MENGURANGI KECACATAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA. SIGMA TEKNIKA, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 269-274, nov. 2024. ISSN 2599-0616. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/sigmateknika/article/view/6883>. Date accessed: 16 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v7i2.6883.

Keywords

seven tools, FMEA, pengendalian kualitas, kecacatan, industri