PENGGUNAAN LIMBAH BATU BARA (COAL BOTTOM ASH) PADA CAMPURAN BETON DAN EFEK JANGKA PANJANG PADA LINGKUNGAN
Abstract
Batu bara merupakan limbah yang banyak diproduksi oleh perusahaan listrik berbahan batu bara. Salah satu limbah batu bara yaitu Coal Bottom Ash (CBA). Jumlah limbah ini yang terus meningkat mengakibatkan gangguan pada lingkungan sekitarnya. Pengguanaan limbah CBA pada campuran beton dapat menekan jumlah limbah yang ada. Penelitian ini akan menggunakan CBA sebagai bahan subtitusi pada material pasir dalam campuran beton. Adapun jumlah campuran CBA yang digunakan dengan proporsi penggantian pasir dengan CBA sebesar 30% dan 60%. Penggunaan CBA dalam campuran beton menunjukkan setelah perendaman 56 hari beton yang mengandung CBA 60% memiliki kekuatan tekan lebih tinggi dibandingkan beton tanpa CBA, yaitu sebesar 3,7%. Untuk menganalisa pengaruh CBA pada campuran beton terhadap lingkungan digunakan metode SPLP (Synthetic Precipitation Leaching Procedure). Metode ini akan menganalisa kandungan logam berat pada beton yang mengandung CBA dan beton normal. Dengan menambah persentasi CBA pada beton menunjukkan dapat mengurangi kandungan Cr (Chromium) dan Zn (Zinc) sedangkan sebaliknya pada kandungan logam berat As (Arsenic), Pb (Lead) dan Cd (Cadmium) terjadi peningkatan seiring dengan penambahan kadar CBA pada beton. Kata kunci : Beton, Kuat Tekan, Lingkungan.References
A. P. Afin and B. F. T. Kiono, “Potensi Energi Batubara serta Pemanfaatan dan Teknologinya di Indonesia Tahun 2020 – 2050 : Gasifikasi Batubara,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 2, no. 2, pp. 144–122, 2021, doi: 10.14710/jebt.2021.11429.
A. Abidin et al., “Koagulan Dengan Konsep Reverse Logistics,” vol. 7, no. 1, pp. 39–44, 2021.
J. Antonkiewicz et al., “Phytoextraction of heavy metals after application of bottom ash and municipal sewage sludge considering the risk of environmental pollution,” J. Environ. Manage., vol. 306, no. January, 2022, doi: 10.1016/j.jenvman.2022.114517.
F. Fauzan and H. Suciati, “Efek Penggunaan Limbah Terumbu Karang Pada Komposit Beton,” Sigma Tek., vol. 5, no. 1, pp. 119–127, 2022, doi: 10.33373/sigmateknika.v5i1.3968.
I. Jagan, P. Naga Sowjanya, and K. Naga Rajesh, “A review on alternatives to sand replacement and its effect on concrete properties,” Mater. Today Proc., no. xxxx, 2023, doi: 10.1016/j.matpr.2023.03.332.
E. R. Aida, S. Y. Lisha, and Y. Puty, “Pemanfaatan Limbah Abu Terbang Batubara (Fly Ash) Di Pltu Ombilin Sebagai Bahan Koagulan,” J. Pendidik. Teknol. Kejuru., vol. 1, no. 3, pp. 125–131, 2018, doi: 10.24036/jptk.v1i3.2223.
N. I. R. Ramzi, S. Shahidan, M. Z. Maarof, and N. Ali, “Physical and Chemical Properties of Coal Bottom Ash (CBA) from Tanjung Bin Power Plant,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 160, no. 1, 2016, doi: 10.1088/1757-899X/160/1/012056.
F. Fauzan, “Pengaruh Penggunaan Ijuk Pada Campuran Komposit Beton,” J. Tek. Mesin, vol. 9, no. 3, p. 156, 2020, doi: 10.22441/jtm.v9i3.9907.
Y. Liu, P. Lin, J. Ma, Z. He, and M. Luo, “Research on spatial corrosion behavior and durability protection technology of concrete box girder bridge in cold regions,” Constr. Build. Mater., vol. 441, no. July, 2024, doi: 10.1016/j.conbuildmat.2024.137585.
F. M. Juharna, I. Widowati, and H. Endrawati, “Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Dan Kromium (Cr) Pada Kerang Hijau (Perna viridis) Di Perairan Morosari, Sayung, Kabupaten Demak,” Bul. Oseanografi Mar., vol. 11, no. 2, pp. 139–148, 2022, doi: 10.14710/buloma.v11i2.41617.
I. Boymau, “Distribusi Logam Berat pada Tanah,” Ulil Albab J. Ilm. Multidisiplin, vol. 2, no. 3, pp. 927–932, 2023.
S. Beddu et al., “Dataset on leaching properties of coal ashes from Malaysian coal power plant,” Data Br., vol. 31, p. 105843, 2020, doi: 10.1016/j.dib.2020.105843.
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.