PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DAN BETON DENGAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PASIR LAUT PADA MUTU BETON F’C 30
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Almufid, A. (2019). Perencanaan beton mutu tinggi (kuat tekan besar) dengan bahan tambahan. Jurnal Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang, 1(2).
Badan Standardisasi Nasional. (1996). SNI 03-4142-1996: Metode pengujian jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan No. 200 (0,075 mm). Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000: Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 15-0302-2004: Semen Portland pozzolan. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 15-7064-2004: Semen Portland komposit. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1970-2008: Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat halus. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1972-2008: Cara uji slump beton. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI ASTM C117:2012: Metode uji bahan yang lebih halus dari saringan 75 μm (No. 200) dalam agregat mineral dengan pencucian. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 7656-2012: Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat, dan beton massa. Jakarta: BSN.
Hadi, S. (2022). Pengaruh penambahan serat kawat terhadap kuat tekan beton. Media Bina Ilmiah, 17(1), 1–6.
Jurnal, R. T. (2017). Penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan beton Kota Bengkulu. Forum Mekanika, 6(2), 106–113.
JKristianto, A. (2018). Teknologi beton. Yogyakarta: Andi.
Lewakabessy, G. J. (2023). Analisis pengaruh pencucian agregat halus pasir pantai asal Rumah Tiga Ambon terhadap kuat tekan beton. Proceedings of Life and Applied Sciences, 2.
JPurwanto, P., & Rahman, A. (2012). Pengaruh kadar lumpur pada agregat halus terhadap mutu beton. Teknik, 33(2), 46–51.
Rahmawati, R. Z. (2021). Perkerasan kaku jalan pantai dengan menggunakan pasir laut. Jurnal Karajata Engineering, 1(1), 7–15.
Rudianto, & Isdianto, A. (2020). Management of sustainable coastal reclamation areas: A case study of the reclamation of Tering Bay in Batam Island, Indonesia. Journal of Aquaculture and Fish Health, 9, 57–68.
Sanjaya, F. A. (2021). Analysis of use sea sand as a fine aggregate replacement to strong press concrete. International Journal of Engineering Science and Information Technology, 1(3).
Setiawan, I. S. (2021). Perbandingan peningkatan kuat tekan beton normal menggunakan SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656:2012 hingga umur 28 hari. Jurnal Talenta Sipil, 4(2), 236–242.
Wicaksono, W. S. (2018). Pengaruh kadar silica fume terhadap kuat tekan pada high strength self compacting concrete (HSSCC) benda uji silinder D 7,5 cm × 15 cm usia 14 dan 28 hari.
Zein, K. C. (2020). Pengaruh campuran agregat halus alami berupa pasir laut dan pasir pozzolan terhadap kuat tarik beton mutu tinggi. Tameh, 9(2), 98–105.
DOI: https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v9i1.9044
Refbacks
- There are currently no refbacks.

E-ISSN 2599-0616
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sigma Teknika
Gedung Lt.1 Kampus Universitas Riau Kepulauan Batam
Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji
Email: sigmateknika@journal.unrika.ac.id


