Pengaruh Pemberian Thiamin (Vitamin B1) Terhadap Pertumbuhan Morfometrik Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Thiamin (Vitamin B1) terhadap pertumbuhan morfometrik tanaman sawi pakcoy hijau (Brassica rapa L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 1 kontrol, perlakuan A (Dosis 3 ml Thiamin + 1 Liter Air Biasa), perlakuan B (Dosis 6 ml Thiamin + 1 Liter Air Biasa) dan perlakuan C (Dosis 9 ml Thiamin + 1 Liter Air Biasa). Masing- masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan ANOVA (Analysis of varience) dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) dengan taraf 5%. Terdapat pengaruh nyata dari pemberian Thiamin (Vitamin B1) terhadap parameter pertumbuhan tanaman yang diteliti yaitu tinggi tanaman (Fhitung = 17.7 >FTabel (0.05) = 3.24), jumlah helai daun (Fhitung = 8.26 >FTabel (0.05) = 3.24), berat basah (signifikan/S) (Fhitung = 4.4 >FTabel (0.05) = 3.24). Dosis optimal adalah Perlakuan A dengan pemberian 3 ml Thiamin ditambah 1 Liter air biasa.References
Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah‐buahan Semusim Indonesia 2018. Badan Pusat Statistik, Jakarta.
Direktorat Jendral Hortikultura. 2015. Statistika Produksi Hortikultura Tahun 2014. Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jendral Hortikultura, Kementrian Pertanian. Jakarta.
Direktorat Hortikultura dan Aneka Tanaman (2012), Daftar komposisi bahan makanan. Direktorat Hortikultura dan Aneka Tanaman. Jakarta.
Duaja, M.D. 2012. Pengaruh Bahan dan Dosis Kompos Cair Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa sp.). Bioplantae, 1(1): 10-18
Eko. 2007. Budidaya Tanaman Sawi Pakcoy. Penerbit Swadaya, Jakarta.
Haryanto, E., Suhartini, T., Suhatjono, H., dan Rahayu. E. 2006. Sawi dan Selada. Penebar Swadaya. Jakarta.
Ilhamdu, A.S., Hastuti, P.B., Titiaryanti, N.M. 2017. Pengaruh Pupuk Hayati dan Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim. Agromast, 2(1): 1-11
Khairunnisa dan Harsono, T. 2014. Pengaruh Pemberian Media Tanam dan ZPT Thiamin Terhadap Pertumbuhan Gandaria (Bouea oppositifolia). Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya Medan, 23 Agustus 2014, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan, Medan.
Rianto, 2009. Cara Menanam Sawi. http://tipscara-menanam-sawi.htm. Diakses pada tanggal 12 Februari 2020.
Rosmarkam, A. dan Yuwono, N.W. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.
Siemonsma, J.S., and Piluek K. 1994. Plant Resources of South-East Asia (PROSEA) No. 8 Vegetables. Prosea Foundation. Bogor.
Sukartini, Sri Ramadiana, S., dan Hapsoro. D. 2014. Pengaruh Vitamin b dan Benziladenin Terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Phalaenopsis Hasil Kultur Jaringan. J. Agrotek Tropika, 2(3): 358 – 363.
Surtinah dan Mutryarny. E. 2013. Frekuensi pemberian Grow Quick LB terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium pada stadia komunitas Pot. Jurnal Ilmiah Pertanian. 10(2): 31- 40
Syifa,.T., Isnaeni, S., Rosmala, A. 2020. Pengaruh Jenis Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi pagoda (Brassicaee narinosa l.). Agroscript. 2(1): 21-33
Wahyudi, 2010. Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Wiraatmaja, W. 2017. Bahan Ajar Metabolisme Pada Tanaman. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali.
Yustitia, R.I. 2017. Pemberian Vitamin B1(thiamine pada media tanam (arang kayu dan serabut kelapa) untuk peningkatan pertumbuhan bibit anggrek (Dendrobium sp) pada tahapan aklimatisasi. Jurnal Pendidikan Biologi Pertanian, 1 (1): 1-12
Keywords

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.