Bumi Sedulang Setudung Sebagai Identitas Historis Banyuasin: Kajian Sejarah Kota dan Pembentukan Ruang Sosial

Delifyah Octarina, Dwiana Cahya Nadita, Dedi Irwanto, Risa Marta Yati

Abstract


This article examines the historical and social meaning of the motto "Bumi Sedulang Setudung" as a cultural identity and symbol of community togetherness in Banyuasin Regency, South Sumatra. This study employs a descriptive qualitative method aimed at exploring and gaining a more comprehensive understanding of the research object, documentation, and literature study methods to explore the historical process of regional identity formation and its role in shaping the community's social space. The results show that Bumi Sedulang Setudung is not only rooted in the tradition of mutual cooperation and togetherness of the Banyuasin community but also forms the basis for the formation of a distinctive urban social space. This identity is manifested in various aspects of community life, from social interaction patterns and cultural activities to visual symbols in urban spatial planning. Amidst modernization, the values of Sedulang Setudung are maintained through the preservation of traditions, the strengthening of cultural activities, and regional policies that place cultural heritage as an integral part of development. The motto Bumi Sedulang Setudung functions not only as a slogan but also as a historical and moral value that strengthens the local identity of the Banyuasin community.

Keywords


Bumi Sedulang Setudung; Banyuasin; City History; Regional Identity; Sosial Space

Full Text:

PDF

References


Aan, Putri. 2019. “Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 5 Nomor 1 Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 5 Nomor 1.” 5:1–8.

Ardiansyah, Arif. 2016. “Pemanfaatan Tradisi Lisan Senjang Musi Banyuasin Sumatra Selatan Sebagai Identitas Kultural.” 6(1).

Basri La, Dkk. 2025. “Literatur Tentang Interaksi Antara Modernisasi.” 3(1).

Gani, A. R. ,. Wahyudi, D. ,. Husna, F. ,. Syarifuddin, S. ,. &. Supriyanto, S. 2022. “ Adat Sedulang Setudung Di Desa Gelebak Dalam Banyuasin, 1999-2019. .” Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 6(2),:169–83.

Hariadi, H. ,. Devi, S. ,. Yulisman, Y. ,. &. Marbun, F. 2020. “ Sedulang Setudung: Tradisi Sedekahan Di Desa Gelebak Dalam Kabupaten Banyuasin. .” Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama Dan Humaniora 24(2),:130-139.

Hidayat, R. 2017. “Tradisi Yasinan Dan Tahlilan Di Desa Pelajau Ilir, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.” Skripsi S1., UIN Raden Fatah Palembang.

Imran, Mohammad, and Resza Rachmadyanti. 2025. “Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Desain Arsitektur Modern Di Kota Gorontalo.” 1(November):44–53.

Irwanto Dedi, Yusuf Syafruddin, Bidarti Agustina. 2025. “Historiografi Dan Makna Sungai Di Sumatera Selatan.” 4(3):3922–35.

Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah. 2017. . “. Jejak Kesultanan Palembang Darussalam Di Kabupaten Banyuasin. .” Sepriady, J., & Idris, M. 3(2),:56–63.

Muhammad, Nurdinah. 2017. “TRADISIONAL DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN SOSIAL.” 19:149–68.

Muhidin, R. 2018. “Penamaan Marga Dan Sistem Sosial Pewarisan Masyarakat Sumatera Selatan (Naming Clan and Social System of Transfer to People in South Sumatera). .” Jurnal Kebudayaan, 13(2),:161–75.

Ningsih, A. S. ,. Siwanto, S. ,. &. Setyaningrum, N. D. B. 2025. . “. Tata Rias Dan Busana Tari Burung Kuaw Di Sanggar Seni Sedulang Setudung Banyuasin.” Indonesian Research Journal on Education, 5(4),:333–41.

Purba, A. I. 2022. “Peranan Marga Terhadap Kerukunan Beragama Pada Masyarakat Kota Tanjung Balai Sumatera Utara. .” ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 3(1), 45-56.:45–56.

Putri, D. A. ,. Agustin, D. C. ,. &. Zulkifli, Z. 2023. “ Efektivitas Pasar Lelang Bahan Olah Karet Pada Koperasi Unit Desa Sidang Mas Kecamatan Banyuasin III. .” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA), 3(1),:145–62.

Sari, Mutia, Habibur Rachman, Noni Juli Astuti, Muhammad Win Afgani, and Rusdy Abdullah. 2023. “Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer Explanatory Survey Dalam Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer.” 3(1):10–16.

Sepriady Jeki, Idris Muhamad. 2012. “No Title.” 56–63.

Suci, S. R. ,. Patriansah, M. ,. &. Viatra, A. W. 2024. “ Branding Tari Sedulang Setudung Untuk Generasi Muda Di Sumatera Selatan.” VisArt: Jurnal Seni Rupa Dan Design, 2(2),:299-316.

Triacitra, Rima Agri, Nor Huda, and Nyimas Umi Kalsum. 2021. “Pasang Surut Perdagangan Pada Masa Kesultanan Palembang Tahun 1804-1821.” 18–37.

Triwahyuni, E. ,. Hasanah, U. ,. &. Nur, S. M. 2020. “Tradisi Sedekah Tolak Bala Pada Masyarakat Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.” El-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis Dan Integrasi Ilmu, 1(1),:1-20.

Zamhari, A. ,. Islamiah, M. S. ,. Risdayati, R. ,. &. Febriani, G. M. 2023. “ Keberadaan Adat Sedulang Setudung Di Desa Ujung Tanjung Sebagai Warisan Budaya. .” Journal Central Publisher, 1(5),:414–21.

Maulia. 2025. “Batu Sekain Sebagai Identitas Kelurahan.” 03(01):65–71.

Saputra, Muhammad Randi, H. Rudi Asri, Brian Apriadi, and Eva Dina Chairunisa. 2018. “Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah.” 4.

Wulan, Agustina. n.d. “Peran Desain Vernakular Dalam Pelestarian Budaya Lokal Di Indonesia Agustina Wulan.” 1–8.




DOI: https://doi.org/10.33373/hjpsps.v10i2.8699

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

P-ISSN 2301-8305        E-ISSN 2599-0063

Published by: Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia.

Jl. Batu Aji Baru No. 99 Batam Propinsi Kepulauan Riau, Batam,  Indonesia.

Email; historiaunrika@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.