Reformasi Tanzimat Sebagai Upaya Modernisasi Pemerintahan Kesultanan Turki Usmani Abad Ke - 19

Ardan Dwi

Abstract


Artikel ini membahas Reformasi Tanzimat (1839–1876) sebagai upaya modernisasi pemerintahan Kesultanan Turki Usmani pada abad ke-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif historis dengan metode studi sejarah yang mengandalkan sumber primer seperti Hatt-ı Şerif Gülhane (1839), Hatt-ı Hümayun (1856), dan Undang-Undang Vilayet 1864, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah. Melalui analisis konten, interpretasi historis, dan kerangka teori modernisasi negara Max Weber serta konsep governance, penelitian ini menganalisis latar belakang, pelaksanaan, dan dampak reformasi di bidang pemerintahan, hukum, pendidikan, dan militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanzimat berhasil mentransformasi struktur pemerintahan dari sistem tradisional yang desentralistik dan patrimonial menjadi lebih tersentralisasi, birokratis, dan rasional-legal. Reformasi ini memperkuat kapasitas negara, memperkenalkan prinsip kesetaraan di depan hukum, serta meletakkan fondasi bagi negara modern Turki. Namun, reformasi juga menimbulkan dampak paradoksal berupa resistensi internal, kebangkrutan ekonomi 1875, dan percepatan disintegrasi imperium akibat kebangkitan nasionalisme etnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tanzimat merupakan adaptasi kontekstual yang cerdas di tengah tekanan eksternal Eropa, meskipun gagal mempertahankan keutuhan imperium multikultural dalam jangka panjang.

Full Text:

PDF

References


Çiftçi, Yusuf. “Modernisation in the Tanzimat Period and the Ottoman Empire: An Analysis of the Tanzimat Edict within the Scope of the Modern State.” Journal of Ottoman Studies (2020): 45–72.

Davison, Roderic H. Reform in the Ottoman Empire, 1856-1876. Princeton: Princeton University Press, 1963.

Güneş, Nilüfer. “The Marginalization of the Ottoman Empire’s State Formation Legacy in the Middle East: A Case of Eurocentrism?” Turkish Studies (2025). https://doi.org/10.1080/14683849.2025.2573721.

İyioğlu, Kübra. “The Case of the Early Tanzimat, 1839.” Master’s thesis, Sabancı University, 2015.

Köksal, Yonca. The Ottoman Empire in the Tanzimat Era: Provincial Perspectives from Ankara to Edirne. London and New York: Routledge, 2019.

Mazanec, Jakub. “The Ottoman Empire at the Beginning of Tanzimat Reforms.” Prague Papers on the History of International Relations 2 (2016): 21–45.

Rothman, Norman C. “Islam in Turkey and Modernization: The Tanzimat Period.” Comparative Civilizations Review 57 (2007): 4–20.

Samourkasidou, Eirini. “Tanzimat Reforms and Urban Transformations in Ottoman Cities.” Journal of Asian and African Studies (2021).

Topal, A. Erdem. “Political Reforms as Religious Revival: Conceptualizing the Tanzimat.” Oriens 101, no. 2 (2021): 153–178. https://doi.org/10.1163/18778300-123414xx.

Vakali, Anna. Review of The Ottoman Empire in the Tanzimat Era: Provincial Perspectives from Ankara to Edirne, by Yonca Köksal. New Perspectives on Turkey 61 (2019): 120–125.

Doan Tung Anh, M.A. “Tanzimat Reforms and the Ottoman Empire’s Reaction to Western Powers, 1839-1876.” International Journal of Social Science and Education Research Studies 4, no. 6 (2024): 456–467. https://doi.org/10.55677/ijssers/V04I5Y2024-21.

Shaw, Stanford J., and Ezel Kural Shaw. History of the Ottoman Empire and Modern Turkey. Vol. 2, Reform, Revolution, and Republic: The Rise of Modern Turkey 1808–1975. Cambridge: Cambridge University Press, 1977.




DOI: https://doi.org/10.33373/hjpsps.v1i1.9333

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

P-ISSN 2301-8305        E-ISSN 2599-0063

Published by: Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia.

Jl. Batu Aji Baru No. 99 Batam Propinsi Kepulauan Riau, Batam,  Indonesia.

Email; historiaunrika@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.