Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penguatan Kompetensi Guru

Sri Langgeng Ratnasari, Ervin Nora Susanti, Amsakar Achmad, Muhammad Firmansyah, Suci Suriani, Ridwan Afandi, Albert Efendi Pohan, Sri Andika, Andika Andika, Andika Simamora, Muhammad Iqbal, Erma Kusdiyanti, Rosdiana Rosdiana, Suhana Suhana, Gandhi Sutjahjo

Abstract


Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang berbeda dengan wilayah daratan, sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang adaptif dan kontekstual. Salah satu tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan adalah keterbatasan akses terhadap pengembangan profesional guru yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan guna mendukung mutu pendidikan berbasis kepulauan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, praktik penyusunan perangkat pembelajaran kontekstual, serta evaluasi hasil kegiatan. Program dilaksanakan dengan melibatkan guru-guru sekolah dasar dan menengah di wilayah kepulauan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai pembelajaran berbasis kepulauan, penguatan kompetensi pedagogik dan profesional, serta meningkatnya kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komunitas belajar guru sebagai wadah pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan menjadi strategi efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah kepulauan.

Keywords


Mutu Pendidikan; Kompetensi Guru; Pengembangan Profesional; Pengabdian Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Arcaro, J. S. (2005). Pendidikan Berbasis Mutu: Prinsip-Prinsip Perumusan dan Tata Langkah Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Darling-Hammond, L. (2017). Teacher Education Around the World: What Can We Learn from International Practice? European Journal of Teacher Education, 40(3), 291–309.

Departemen Pendidikan Nasional. (2001). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Depdiknas.

Fattah, N. (2013). Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kunandar. (2014). Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Mulyasa, E. (2018). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Musfah, J. (2015). Peningkatan Kompetensi Guru: Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Sagala, S. (2013). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. (2013). Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sallis, E. (2012). Total Quality Management in Education (3rd ed.). London: Routledge.

Soedijarto. (2008). Landasan dan Arah Pendidikan Nasional Kita. Jakarta: Kompas.

Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (2013). Competence at Work: Models for Superior Performance. New York: John Wiley & Sons.

Sudjana, N. (2016). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Umaedi. (2004). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Usman, M. U. (2011). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wahyudi. (2012). Pengembangan Pendidikan di Wilayah Kepulauan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Yamin, M. (2017). Profesionalisasi Guru dan Implementasi Kurikulum. Jakarta: Gaung Persada Press.




DOI: https://doi.org/10.33373/dms.v15i1.9103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.