Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI IPA MAN 2 Kerinci
Abstract
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci pada pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kerinci. Data penelitian diperoleh dengan cara memberikan lembar tes berupa soal PISA 2015 konten biologi. Kemudian, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci secara umum dikategorikan sedang dengan persentase sebesar 45,18%. Jika diuraikan pada masing-masing aspek, kemampuan literasi sains pada aspek menjelaskan fenomena secara ilmiah 33,97%, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah 46,79% dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah 54,80%. Jadi dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci sudah memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi era globalisasi di abad 21 ini. Hal ini dikarenakan di abad 21 ini menuntut paling sedikit para lulusan sekolah di Indonesia harus memiliki kompetensi pada level antara sadang dan tinggi dalam membaca dan menulis, berhitung dan memahami dunia sains.References
Arikunto, S. (2015). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rhineka Cipta.
Budiarti, R. S., Sadikin, A. (2015). Pengaruh Kartu Kwartet Animalia dengan Model TGT terhadap Pemahaman Materi Taksonomi Hewan Siswa SMAN 8 Kota Jambi. Jurnal BIODIK, I(September), 1–9. https://online-journal.unja.ac.id/index.php/biodik/article/download/3354/2550
Fadilah, F., Isti, S., Wida, T., Amarta, D., dan Prabowo, C. A. (2020). Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Pada Pembelajaran Biologi Menggunakan NOSLit. BioEdUIN : Jurnal Program Studi Pendidikan Biologi, 10(1), 27–34.
Fraenkel,J.R., Wallen, N.E.,Hyun, H. . (2012). Hot To Design and Evaluate Research in Education (Saraf Kiefer (ed.); 8th ed.). McGraw-Hill.
Froese-Germain, B. (2010). The OECD, PISA and the Impacts on Educational Policy. Canadian Teachers’ Federation, 1–35. http://files.eric.ed.gov/fulltext/ED532562.pdf
Fuadi, H., Robbia, A. Z., dan Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi 5, 108–116.
Hariadi, E. (2006). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Literasi Sains Siswa Indonesia Berusia 15 Tahun. Jurnal Pendidikan Dasar. 10(01), 29–43.
Hewi, L., dan Shaleh, M. (2020). Refleksi Hasil PISA ( The Programme For International Student Assesment ): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak Usia Dini ). Jurnal Golden Age. 04(1), 30–41.
Hidayah, N., Rusilowati, A., & Masturi, M. (2019). Analisis Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP/MTs di Kabupaten Pati. Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA, 9(1), 36–47. https://doi.org/10.21580/phen.2019.9.1.3601
Huryah, F., Sumarmin, R., dan Effendi, J. (2017). Analisis Capaian Literasi Sains Biologi Siswa SMA Kelas x di Kota Padang. Jurnal Eksakta Pendidikan. 1(02), 72–79. http://jep.ppj.unp.ac.id/index.php/jep
Ibrahim, A.G., Ismadi, H.D., Zabadi., Ali, N.B.V., Alipi., Antoro, B., Hanifah, N., Miftahussuri., Nento, M. N. (2017). Peta Jalan Gerakan Literasi Nasional. In M. H. Dr. Luh ANik Mayani (Ed.), Peta Jalan Gerakan Literasi Nasional (Vol. 53, Issue 9). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Irwan, A. P., Amin, B. D., dan Makassar, U. N. (2019). Analisis Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Ditinjau dari Kemamuan Menyelesaikan Soal Fisika di SMA 2 Bulukumba. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika. 15(03), 17–24.
Maharani, T.E, Fauziah, Y., A. (2019). Analysis Of Scientific Literacy and Student Achievement Biology of Class XI Student Program of Social Science Interst in SMA Negeri 5 Pekanbaru. JOM FKIP-UR. 6(2), 1–12.
Novili, W. I., Utari, S., Saepuzaman, D., dan Karim, S. (2017). Penerapan Scientific Approach dalam Upaya Melatihkan Literasi Saintifik dalam Domain Kompetensi dan Domain Pengetahuan Siswa SMP pada Topik Kalor. Jurnal Upgris. 8(1), 57–63. http://journal.upgris.ac.id/index.php/JP2F%0APenerapan
OECD. (2015). PISA 2015 Assessment and Analytical Framework. OECD Paris.
Rini, C.P, Hartantri, S.D, Amaliyah, A. (2021). Analisis Kemmapuan Literasi Sains pada Aspek Kompetensi Mahasiswa Program Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara. 6(02), 166–179. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.15320
Sari, Y., Bahar, A., dan Rohiat, S. (2017). Studi Perbandingan Pembelajaran Kooperatif Menggunakan Media Chemical Domino Card. Alotrop, 1(2), 85–88. file:///C:/Users/Technogade/Downloads/2716-4748-1-SM.pdf
Sutrisna, N. (2021). Jurnal Inovasi Penelitian. 1(12), 2683–2694.
Utama, M. N., Ramadhani, R., Rohmani, S. N., dan Prayitno, B. A. (2019). Profil Keterampilan Literasi Sains Siswa di Salah Satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Surakarta. 3, 57–67. http://jurnal.um-palembang.ac.id/index.php/dikbio
Uus Toharudin, Sri Hendrawati, A. R. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. In Humaniora. Jurnal Humaniora.
Wulandari, N., Sholihin, H. (2016). Analisis Kemampuan Literasi Sains Pada Aspek Pengetahuan dan Kompetensi Sains Siswa SMP pada Materi Kalor. Edusains. Jurnal Edusains. 8(1), 66–73. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/edusains
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.