Persepsi Siswa MIPA Kelas X Terhadap Pelaksanaan Proses Pembelajaran Biologi Berdasarkan Kurikulum 2013 SMAN 2 Bukittinggi
Abstract
Kurikulum 2013 bertujuan untuk menyeimbangkan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa MIPA Kelas X terhadap pelaksanaan proses pembelajaran Biologi berdasarkan kurikulum 2013 SMAN 2 Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang datanya diperoleh melalui angket (kuesioner) yang diberikan kepada siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik Cluster Random Sampling. Data yang didapat diolah dengan menggunakan teknik persentase (%). Berdasarkan analisa data yang diperoleh dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi siswa MIPA kelas X terhadap pelaksanaan proses pembelajaran biologi berdasarkan kurikulum 2013 SMAN 2 Bukittinggi secara keseluruhan adalah cukup dengan persentase yaitu sebesar 79%. Dari lima kegiatan dalam proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013, terdapat dua kategori yaitu baik dan cukup. Dimana yang memiliki kategori baik yaitu pada kegiatan mengumpulkan informasi dan mengkomunikasikan, serta yang memiliki kategori cukup yaitu pada kegiatan mengamati, menanya, dan mengasosiasi.References
Sofian, E. dan Tukiran. 2012. Metode Penelitian Survei. LP3ES. Jakarta.
Nurhamidah, S., Dantes, N., Lasmawan, W., 2014. Upaya Peningkatan Pengelolaan Proses Pembelajaran Melalui Pendampingan Pada Implementasi Kurikulum 2013 Terhadap Guru–Guru Kelas I Dan Kelas IV. Jurnal Penelitian Pascasarjana Undiksha. 4(1):1-11.
Masrudi, Sudirman, D., Ramses 2016. The Effect Of The Cooperative Learning Model; Think pair square type (Tpsq) and Problem Solving Approach Combination Toward Students’ Biology Learning Outcomes At class VIII SMPN 5 Batam. Simbiosa, 5 (1): 56-67. http://journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/811
Prayitno, B. A., Corebima, D., Susilo, H., Zubaidah S. & Ramli, M., 2017, Closing The Science Process Skills Gap Between Students With High And Low Level Academic Achievement. Journal of Baltic Science Education,. 16 (2): 266-277
Purwanto. 2004. Prinsip-prinsip dan Tekhnik Evaluasi. Remaja Karya. Bandung.
Qomariyah. 2014. Kesiapan Guru dalam Menghadapi Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang. 2 (1): 21-35
Fitriany, R. A. M., dan Susilo, H., 2014. Analisis Hambatan Proses Pembelajaran Biologi Dan Cara Pemecahannya Dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 Bagi Guru Kelas X SMA Negeri Se-Kota Lamongan. 1-15. http://jurnal-online.um.ac.id/data/artikel/ artikelDBBF4022919DBFA26ECA90FFB CF253 E4.pdf
Rusman. 2009. Manajemen Kurikulum. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Sanjaya, W., 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Kencana. Jakarta.
Suwono, H., Pratiwi, H. E., Susanto, Susilo, H. H., 2017. Enhancement of students’ biological literacy and critical thinking of biology through socio-biological case-based learning. JPII, 6 (2): 213-220. http://journal.unnes.ac.id/index.php/jpii
Sunarti dan Selly, R., 2014. Penilaian Dalam Kurikulum 2013. ANDI. Yogyakarta.
Yusa dan Maniam, M. B. S., 2013. Buku Guru Aktif dan Kreatif Belajar Biologi Kurikulum 2013. Grafindo Media Pratama. Bandung.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.