KONSEP DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA KABUPATEN LABUHANBATU UTARA
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman guru, strategi pembelajaran dalam implementasi pendidikan karakter dan kendala dalam implementasi pendidikan karakter siswa SMA di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan In-depth Interview (Wawancara mendalam) dengan guru kelas dan guru mata pembelajaran, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan siswa. Data yang telah dikumpulkan sebagai hasil wawancara dan observasi yang tersusun dalam bentuk catatan lapangan hasil wawancara dan catatan lapangan hasil obsevasi, kemudian dianalisis melalui tiga tahapan kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pendidikan karakter memiliki 3 aspek yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Pendidikan karakter sudah mulai diintegrasikan di dalam kurikulum di semua jenjang pendidikan di kabupaten Labuhanbatu Utara. Pembinaan karakter termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahannya, pendidikan karakter di sekolah selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan nilai-nilai, dan belum ada pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkan pendidikan karakter dibutuhkan guru yang memiliki pemahaman tentang karakterReferences
Lapsley, D K., Narvaez, D. 2006. Character Education. Vol 4 (1). Handbook of Child Psychology (W. Damon & R. Lerner, Series Eds.). Wiley, New York.
Mulyasa, E. 2011. Manajemen Pendidikan Karakter. Bumi Aksara. Jakarta.
Miles, M.B, & Huberman, A.M. 1992. Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi R. Universitas Indonesia, Jakarta.
Muslich, M.,. 2011. Pendidikan Karakter. Bumi Aksara, Jakarta.
Paidi, H.W. 2012. Biologi, Sains, Lingkungan Dan Pembelajarannya Dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Dan Karakter Siswa. Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi FKPI UNS.
Rustaman, Nuryani. Y. 2011. Pendidikan dan Penelitian Sains Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Untuk Pembangunan Karakter. Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi. Prosiding Seminar. 8 (1).
Setianingrum, H. 2012. Analisis Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Propektus. 10 (2): 206-215
Wibowo, T. 2011. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.