INVENTARISASI KARAGAMAN JENIS FLORA MANGROVE DI PULAU MECAN KOTA BATAM

Abstract

Setiap ekosistem  mangrove mempunyai keanekaragaman vegetasi yang berbeda, begitu juga halnya pada kawasan mangrove di Pulau Mecan. Pengumpulan data vegetasi dilakukan dengan pencacahan jenis-jenis flora mangrove di sepanjang garis transek. Metode Spot Check dilakukan untuk melengkapi informasi flora mangrove diluar jalur garis transek, dilakukan dengan cara mengamati dan memeriksa zona-zona tertentu dalam ekosistem mangrove yang memiliki ciri khusus. Pengukuran parameter fisik-kimia air menunjukan bahwa salinitas (29-30o/oo), pH (6,0-6,5), suhu (29-30OC), DO (6,5mg/l), kecerahan (8m). Hasil inventarisasi flora pada lokasi pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 32 jenis flora penyusun hutan mangrove yang teramati. Jenis flora mangrove tersebut terdiri dari 15 jenis mangrove sejati, 3 jenis mangrove pendukung, dan 14 jenis asosiasi mangrove. Inventarisasi terhadap jenis flora mangrove sejati meliputi Rhizophora. mucronata, R. apiculata, Bruguiera gymnorrhiz, B.  cylindrica, Lumnitzera littorea, L. recemos, Ceriops tagal, C. decandra, Avicennia lanata,  A.  alba, Xylocarpus granatum, X. mollucensis dan Nypa fruticans. Mangrove sejati didominan oleh Rizophora mucronata dan R. apiculata. Sedangkan jenis mangrove pendukung terdiri Aegiceras corniculatum, Scyphiphora hydrophyllaceae dan Excoecaria agallocha. Pada kawasan pengamatan juga dijumpai  jenis mangrove asosiasi atau ikutan yaitu Acanthus ilicifolius, Terminalia catappa, Hibiscus tiliaceus, Pemphis acidula, Ximenia americana, Dischidia bengalensis, Dischidia rafflesiana, Sarcolobus banksii, Sesuvium portulacastrum, Acrostichum aureum, Acrosticum aureum, Scaevola taccada, Pandanus tectorius dan Clerodendrum inerme

References

Bahar, A. 2004. Kajian Kesesuaian dan Daya Dukung Ekosistim Mangrove untuk Pengembangan Ekowisata Digugus Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Thesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Bengen, D. G. 2004. Pedoman Teknis: Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. PKSPL-IPB. Bogor.

Giesen, W., Wulffraat, S., Zieren, M and Scholten L., 2006. Mangrove Guidebook For Southeast Asia. FAO and Wetlands International, Dharmasarn Co., Ltd., Bangkok, Thailand. 186 pp.

Gunarto, 2004. Konservasi Mangrove sebagai Pendukung Sumber Hayati Perikanan Pantai. Jurnal litbang Pertanian, Volume 23 (1): 15-21.

Noor, Y. R., Khazali, M., dan Suryadiputra, I N.N. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetlands dan Dirjen PHKA, Bogor.

Onrizal dan Kusmana, C., 2008. Studi Ekologi Hutan Mangrove di Pantai Timur Sumatera Utara. Biodiversitas, Volume 9 (1): 25-29.

Poedjiraharjoe, E., 2007. Dendogram Zonasi Pertumbuhan Mangrove Berdasarkan Habitatnya di Kawasan Rehabilitasi Pantai Utara Jawah Tengah Bagian Barat. Jurnal Ilmu Kelautan. Vol. 1 (2) 10-21.

Pramudji, 2001. Ekosistem Hutan Mangrove dan Peranannya Sebagai Habitat Berbagai Fauna Aquatik. Oseana, Volume XXVI (4):13 – 23

Welly, M., Sanjaya, W., Sumerta, I N., dan Anom D. N., 2010. Identifikasi Flora dan Fauna Mangrove Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Coral Triangle Center dan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I, Bali.

Lasibani, S. M. dan Kamal, E., 2010. Pola Penyebaran Pertumbuhan Propagul Mangrove Rhizophoraceae Di Kawasan Pesisir Sumatera Barat. Jurnal Mangrove dan Pesisir X (1): 33-38
Published
2016-12-28
How to Cite
RAMSES, Ramses. INVENTARISASI KARAGAMAN JENIS FLORA MANGROVE DI PULAU MECAN KOTA BATAM. SIMBIOSA, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 126-134, dec. 2016. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/1307>. Date accessed: 14 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v5i2.1307.
Section
Research Articles

Keywords

Flora, mangrove, inventarisasi, Pulau Mecan, keragaman jenis.