Sensitivitas Antibakteria Dari Tanaman Caulerpa sp. Dan Enteromorpha sp. Terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus

  • Mazni Mazni Universitas Riau Kepulauan
  • Ramses Ramses Universitas Riau Kepulauan http://orcid.org/0000-0003-3076-1778
  • Rahmi Rahmi Universitas Riau Kepulauan
  • Hendrianto Hendrianto Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Setokok, Batam

Abstract

Tanaman Caulerpa lentillifera, Caulerpa racemosa dan Enteromorpha compressa tergolong tanaman makroalga yang hidup di perairan laut dangkal dan banyak dijumpai di perairan Batam, Kepulauan Riau. Spesies makroalga berpotensi memiliki senyawa bioaktif sebagai antibakteri seperti spesies C.lentillifera, C.racemosa dan E.compressa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya respon Sensitivitas Antibakteria dari Tanaman Caulerpa sp. dan Enteromorpha sp. Terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus diaplikasikan dalam Pembuatan Media Pembelajaran Accordion Book Pada Materi Bioteknologi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-April 2018 di Laboratorium Penguji Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam (BPBL). Sampel makroalga diperoleh dari perairan Pulau Sarang, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Isolat murni bakteri berasal dari BPBL Batam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Uji sensitivitas terhadap bakteri V. alginolyticus dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Kertas cakram yang digunakan berukuran 5 mm. Pengukuran diameter zona hambat  dilakukan pada masa inkubasi 6,12,18,24 jam. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa adanya respon sensitivitas antibakteria dari tanaman C.lentillifera, C.racemosa dan E.compressa  terhadap bakteri V.alginolyticus pada uji maserasi, tetapi tidak untuk uji langsung dan uji ekstrak basah. Pada metode maserasi zona hambat dari tanaman C.racemosa sebesar 7 mm, C.lentillifera sebesar 6,6 mm, dan E.compressa sebesar 6,3 mm termasuk kategori “Sedang” yaitu 5-10 mm.

References

Adriani, 2015. Aktivitas Antibakterial Fungi Endofit Caulerpa racemosa Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Prosiding seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan. 11–15.

Anwar, L.O., Bubun, R.L. & Rosmawati, 2016. Manfaat Anggur Laut (Caulerpa racemosa) dan Penanganannya dengan Melibatkan Masyarakat Pantai di Desa Rumba-Rumba. Seminar Nasional dan Gelar Produk, 17-18 Oktober.

Bachtiar, S.Y., Tjahjaningsih, W. & Sianita, N., 2012. Pengaruh ekstrak alga coklat (Sargassum sp.) terhadap bakteri Eschericia coli. Journal Of Marine and Coastal Science, 1(1), 53–60.

Dahlia, Supprapto, H. & Kusdarwati, R., 2017. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Pada Benih Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) dari Kolam Pendederan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Jawa Timur. Aquaculture and Fish Health, 6(2), 57–66.

Ikbal, M., 2015. Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Rumput Laut Hijau (Caulerpa racemosa) pada Larva Udang Windu (Penaeus monodon). Octopus, 4(2), 417–42.

Izzati, M., 2007. Skreening Potensi Antibakteri pada Beberapa Spesies Rumput Laut terhadap Bakteri Patogen pada Udang Windu. Bioma, 9(2), 62.

Johnny, F. & Roza, D., 2014. Infeksi Bakteri Vibrio alginolyticus Pada Lumba- Lumba Hidung Botol, Tursiops aduncus yang Dipelihara di Lovina, Singaraja, Bali [Infection of Bacterial Vibrio alginolyticus on Bottle Nose Dolphins, Tursiops aduncus Reared at Lovina, Singaraja, Bali]. Berita Biologi, 13(3), 295–300.

Kolanjinathan, K., Ganesh, P. & Saranraj, P., 2014. Pharmacological Importance of Seaweeds: A Review. World Journal of Fish and Marine Sciences, 6(1), 1–15.

Luturmas, A. & Pattinasarany, A.Y., 2010. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Vibrio alginolitycus pada Ikan Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) Sebagai Faktor Virulensi Bakteri Patogen. Seminar Nasional Basic Science II. 36–42.



Melki, Ayu, W. EP, & Kurniati, 2011. Uji Antibakteri Ekstrak Gracilaria sp (Rumput Laut) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Sriwijaya, Palembang.

Natalia, W., 2009. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Enteromorpha sp (Linn.) Terhadap Staphylococcus epidermidis (Winslow dan Winslow) dan Pseudomonas fluorescens (Migula) dengan Variasi Sifat Sampel dan Volume Metanol. (Skripsi). Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.

Natrah, F. M. I., Harah, Z. M., Sidik, B. J., Izzatul, N. M. S., & Syahidah, A., 2015. Antibacterial activities of selected seaweed and seagrass from port dickson coastal water against different aquaculture pathogens. Sains Malaysiana, 44(9), 1269–1273.

Nitimulyo, K. H., Isnansetyo, A., Triyanto, Istiqomah, I., & Murdjani, M., 2005. Isolasi, Identifikasi dan Krakterisasi Vibrio sp. Patogen Penyebab Vibriosis pada Kerapu di Balai Budidaya Air Payau Situbondo. Jurnal Perikanan, VII(2), 80–94.

Oktavianus, S., 2013. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Mangrove Jenis Avicennia marina Terhadap Bakteri Vibrio parahaemolyticus. (Skripsi). Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar.

Paul, V. j., Arthur, K. E., Ritson-Williams, R., & Ross, C., 2007. Marine biological laboratory chemical defenses: from compounds to communities. Biol Bull, 213(December), 226–251.

Pelczar, M.J. & Chan, E.C.S., 2008. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Penerjemah: Hadioetomo, R.S., Imas, T., Tjitrosomo, S.S. & Angka, S.L., UI-Press, Jakarta, 443 hlm.

Purba, R.P., 2009. Produksi Etanol dengan Variasi Inokulum dan Kadar Pati Jagung Pada Kultur Sekali Unduh. (Skripsi). Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.

Purnama, R., Melki, Ayu, W.EP, & Rozirwan, 2011. Potensi Ekstrak Rumput Laut Halimeda renchii dan Euchema cottonii Sebagai Antibakteri Vibrio sp. Maspari Journal, Vo. 02, hal. 82–88.
Putri, S.U., 2016. Efek Ekstrak Makroalga Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Methicillin Resisten Staphylococcus aureus. (Skripsi). Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar.

Ramses, 2013. Antagonisme Bakteri Bacillus sp dan Pseudomonas sp Terhadap Bakteri Vibrio parahaemolitycus Patogen Pada Udang Windu (Penaeus monodon fab). Dimensi, Vol. 2(2): 1-14

Romimohtarto, K. & Juwana, S., 2009. Biologi Laut. Djambatan, Jakarta, 540 hlm.

Saptasari, M., 2010. Variasi ciri morfologi dan potensi makroalga jenis caulerpa di pantai kondang merak Kabupaten Malang. el–Hayah, 1(2), 19–22.
Sartika, R., Melki & Purwiyanto, A.I.S., 2013. Aktivitas antibakteri ekstrak rumput laut Eucheuma cottoni terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Vibrio cholera dan Salmonella typhosa. Maspari Journal, 5(2), 98–103.

Shanmugam, A., Kathiresan, K. & Nayak, L., 2016. Preparation, characterization and antibacterial activity of chitosan and phosphorylated chitosan from cuttlebone of Sepia kobiensis (Hoyle, 1885). Biotechnology Reports, 9(2016), 25–30.

Singkoh, M.F.O., 2011. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Alga Laut Caulerpa racemosa dari Perairan Pulau Nain. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, VII(3), 123–127.

Suherman, Setya, S. D., Dinarti, Tusihadi, T., Evan, Y., & Wibisana, R. I., 2016. Identifikasi Bakteri Patogen Pada Ikan. LP2IL Serang , Serang, 65 hlm.

Susana, T., 2003. Air Sebagai Sumber Kehidupan. Oseana, XXVIII(3), 17–25.

Tari, D.G.D., 1999. Sensitivitas Bakteri Aeromonas hydrophila Terhadap Tumbuhan Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza, Rhizophora apiculata, Limnithzera littorea dan Tumbuhan Perdu). (Skripsi). Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Pekanbaru.

Thirunavukkarasu, R., Pandiyan, P., Balaraman, D., Subaramaniyan, K., Edward, G., Jothi, G., … Sadaiyappan, B., 2013. Isolation of bioactive compound from marine seaweeds against fish pathogenic bacteria Vibrio alginolyticus (VA09) and characterisation by FTIR. Journal of Coastal Life Medicine, 1(1), 26–33.

Trianto, A., Wibowo, E., Suryono, & S, R. S., 2004. Ekstrak Daun Mangrove Aegiceras corniculatum Sebagai Antibakteri Vibrio harveyi dan Vibrio parahaemolyticus. Ilmu Kelautan, 9(4), 186–189.

Zhao, C., Yang, C. & Liu, B., 2016. Biological Activities of Green Macroalgae Enteromorpha Prolifera for Potential Applications. Moj Food Processing & Technology, 2(5), 1–4.
Published
2018-07-28
How to Cite
MAZNI, Mazni et al. Sensitivitas Antibakteria Dari Tanaman Caulerpa sp. Dan Enteromorpha sp. Terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus. SIMBIOSA, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 9-23, july 2018. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/1310>. Date accessed: 14 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v7i1.1310.
Section
Research Articles

Keywords

Antibakteri, Sensitivitas, Makroalga, Caulerpa, Enteromorpha, Kepulauan Riau