PENGEMBANGAN BUKU PENUNTUN PRAKTIKUM IPA SD BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM IPA SD UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
Abstract
Buku Penuntun Praktikum IPA SD Berbasis Keterampilan Proses Sains masih sangat dibutuhkan oleh Mahasiswa PGSD sebagai panduan dalam pelaksanaan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan buku penuntun Praktikum IPA SD berbasis keterampilan proses sains untuk mahasiswa PGSD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan produk Borg dan Gall, yang dimodifikasi sesuai kebutuhan. Subjek uji coba terdiri dari tim ahli materi, ahli desain, 1 dosen pengampu mata kuliah, 3 mahasiswa PGSD pada uji coba perorangan, 6 mahasiswa PGSD pada uji coba kelompok kecil dan 15 mahasiswa PGSD pada uji coba kelompok lapangan terbatas. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Validasi tim ahli materi berada pada kriteria “sangat baik” (84%); (2) Validasi tim ahli desain berada pada kriteria “baik” (78%); (3) Penilaian dosen pengampu mata kuliah berada pada kriteria “sangat baik” (84%); (4) Respon mahasiswa berada pada kriteria “sangat baik” dengan nilai persentase sebesar 83%, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian buku penuntun praktikum IPA SD berbasis keterampilan proses sains yang dikembangkan ini layak untuk digunakan sebagai bahan ajar oleh dosen dan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).References
Dewi, T.M., 2016. Pengembangan Modul Pencemaran Lingkungan Berbasis Islam-Sains untuk Siswa Kelas X Madrasah Aliyah/MA. (Tesis). Program Pascasarjana, Universitas Negeri Medan, Medan.
Djojosoediro, W., 2012. Modul-1 Hakikat IPA dan Pembelajaran IPA SD. Pengembangan Pembelajaran IPA SD. Hal 15-60. Diunduh tanggal 21 Agustus 2018. http://pjjpgsd.unesa.ac.id/dok/l/.Modul-1HakikatIPAdan PembelajaranIPA.pdf.
Karslih F., dan Sahin, C., 2009. Developing Worksheet Based on Science Process Skill: Factors Affecting Solubility. Asia-Pasific Forum on Science Learning and Teaching, Vol. 10(1): 1-12
Lestari, W. D, Hasnunidah, N., Marpaung, R.R.T., 2018. Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Sistem Organisasi Kehidupan dengan Model Argument-Driven Inquiry (ADI). Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspesi Ilmiah, Vol 6 (3):1-10
Mudjito, 2015. Pembinaan Minat Baca. Universitas Terbuka, Jakarta.
Nikmah, R. dan Binadja, A., 2015. Pengembangan Diktat Praktikum Berbasis Guided Discovery-Inquiry Bervisi Science, Environment, Technology, and Society. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia 9(1): 1506-1516.
Prasetyo, Z. K., 2011. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sains Terpadu untuk Meningkatkan Kognitif, Keterampilan Proses, Kreativitas serta Menerapkan Konsep Ilmiah Peserta Didik. Laporan Penelitian. Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
Rajagukguk, I., 2016. Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Genetika Berbasis Keterampilan Proses Sains. [Tesis]. Program Pascasarjana, Universitas Negeri Medan, Medan.
Sugiyono, 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatis, Kualitatif dan R & D Cetakan. Alfabeta, Bandung.
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Alfabeta, Bandung.
Suparno, 2011. Pengembangan Bahan Ajar Mata Diklat Adaptif Berbasis Web Based Learning pada Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknik Bangunan. Jurnal Teknologi dan Kejuruan, 34(1): 61-70.
Susantini, E., Thamrin M. H., Isnawati., dan Lisdiana, L., 2012. Pengembangan Petunjuk Praktikum Genetika untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(2): 102-108.
Wardani, 2010. Penelitian Tindakan Kelas.Universitas Terbuka, Jakarta.
Zulaiha, Hartono, dan Ibrahim, A.R., 2014. Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Kimia Hidrokarbon Berbasis Keterampilan Proses Sains di SMA. Jurnal Pendidikan Kimia, 2014 (1) 1: 87-93.
Keywords

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.