STATUS KONSERVASI BURUNG PADA RESORT COBAN TRISULA DAN BLOK IRENG-IRENG, TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU

  • Boni Herdiawan Universitas Negeri Surabaya http://orcid.org/0000-0003-4162-5173
  • Muhammad Musthofa Mubarrok Universitas Negeri Surabaya
  • Reni Ambarwati Universitas Negeri Surabaya
  • Koestriadi Nugra Prasetya Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Abstract

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu kawasan konservasi di Jawa Timur. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan kawasan dengan keragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah burung. Resort Coban Trisula dan Blok Ireng-Ireng diketahui merupakan kawasan dengan keragaman burung yang tinggi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status konservasi burung di Resort Coban Trisula dan Blok Ireng-Ireng, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan birdwatching dengan mengacu pada IUCN Red List, CITES Appendix, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018 sebagai database status konservasi burung yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 62 jenis yang terobservasi di kawasan Resort Coban Trisula dan Blok Ireng-Ireng, terdapat 16 jenis yang memiliki status konservasi diatas Least Concern menurut IUCN, CITES dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018. Adanya burung-burung yang dilindungi dan memiliki status konservasi yang penting menguatkan peran kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebagai kawasan konservasi. Terdapat tujuh jenis burung di atas status Least Concern menurut IUCN yaitu tiga jenis berstatus Near Threatened, tiga jenis berstatus Vulnurable, dan satu jenis berstatus Endangered. Delapan jenis yang masuk pada CITES Appendix dengan rincian satu jenis tergolong Appendix I dan tujuh jenis tergolong Appendix II. 15 jenis dilindungi oleh Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018.

References

Astirin, O.P., 2000. Permasalahan pengelolaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Biodiversitas, Vol. 1(1); 36-40. DOI: 10.13057/biodiv/d010107
Azis, M.C., Budiarti, T. And Wijaya, S., 2014. Kajian Hubungan Arsitektur Pohon dan Kehadiran Burung di Kampus IPB Dramaga Bogor. Jurnal Arsitektur Lansekap, Vol. 2(1):1-10. DOI: https://doi.org/10.24843/JAL.2016.v02.i01.p01
Bangun, O.V. and Pahlawan, I., 2014. Efektivitas Cites (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) Dalam Mengatur Perdagangan Hiu Di Kawasan Coral Triangel (Implementasi Di Indonesia). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol. 1(2): 1-12.
BBTNBTS, 2013. Buku Zonasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Malang: TNBTS
BirdLife International. 2016. Chloropsis cochinchinensis. The IUCN Red List of Threatened Species 2016: Diunduh pada 23 April 2018. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.20163.RLTS.T103775551A95079615.en
BirdLife International. 2016. Chloropsis sonnerati. The IUCN Red List of Threatened Species 2016. Diunduh pada 23 April 2018. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.20163.RLTS.T22704950A93992403.en
BirdLife International. 2016. Chrysocolaptes strictus. The IUCN Red List of Threatened Species 2016. Diunduh pada 23 April 2018. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22726560A94925352.en.
BirdLife International. 2016. Loriculus pusillus. The IUCN Red List of Threatened Species 2016. Diunduh pada 23 April 2018.http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22685422A93072296.en.
BirdLife International. 2017. Nisaetus bartelsi (amended version of 2016 assessment). The IUCN Red List of Threatened Species 2017. Diunduh pada 23 April 2018. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-1.RLTS.T22696165A110050373.en.
BirdLife International. 2017. Psilopogon javensis (amended version of 2016 assessment). The IUCN Red List of Threatened Species 2017. Diunduh pada 23 April 2018. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-1.RLTS.T22681622A110591039.en.
BirdLife International. 2018. Rhyticeros undulatus. The IUCN Red List of Threatened Species 2018. Diunduh pada 8 Juni 2019. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.20182.RLTS.T22682528A132400385.en
Dewi, R.S., Mulyani, Y.A. and Santosa, Y., 2007. Keanekaragaman Jenis Burung Di Beberapa Tipe Habitat Taman Nasional Gunung Ciremai (Diversity Of Bird Species at Some Habitat Type In Ciremai Mountain National Park). Media Konservasi, Vol. 12(3): 13-15.
Fitri, L.M., Handika, H. and Solina, I.D., 2016. Burung Strata Bawah (Undestory) Di Hutan Pegunungan Taman Nasional Kerinci Seblat (Tnks) Kerinci Jambi. Sainstek: Jurnal Sains dan Teknologi, Vol. 7(1): 82-85.
Hamzati, N.S. and Aunurohim, A., 2013. Keanekaragaman Burung di Beberapa Tipe Habitat di Bentang Alam Mbeliling Bagian Barat, Flores. Jurnal Sains dan Seni ITS, Vol. 2(2): 121-126.
Hutton, J. and Dickson, B. eds., 2000. Endangered species, threatened convention: the past, present and future of CITES, the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora. London: Earthscan.
Iqbal, K., Gama, Z.P. and Yanuwiadi, B., 2015. Spatial Distribution of Birds in Coban Trisula, Bromo Tengger Semeru National Park. Prosiding International Conference on Global Resource Conservation, Malang. 30 November 2015. Hal. 26-30.
Iskandar, J., 2014. Dilema antara hobi dan bisnis perdagangan burung serta konservasi burung. Chimica et Natura Acta, Vol. 2(3). 180-185.
Krebs, C. J. 1989. Ecological Methodology. Harper & Row Publisher, New York.
Kuswanda, W., 2010. Pengaruh komposisi tumbuhan terhadap populasi burung di Taman Nasional Batang Gadis, Sumatera Utara. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, Vol. 7(2): 193-213.
MacKinnon J, Phillipps K, van Balen B. 2010. Seri Panduan Lapangan Burung-Burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Bogor: Birdlife International-Indonesia Program-Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi LIPI.
Nijman, V., Shepherd, C.R. and van Balen, S., 2009. Declaration of the Javan hawk eagle Spizaetus bartelsi as Indonesia's National Rare Animal impedes conservation of the species. Oryx, Vol. 43(1): 122-128.
Nijman, V., van Balen, S.B. and Sözer, R., 2000. Breeding biology of Javan hawk-eagle Spizaetus bartelsi in West Java, Indonesia. Emu, Vol. 100(2): 125-132.
Pangau-Adam, M. and Noske, R., 2010. Wildlife hunting and bird trade in northern Papua (Irian Jaya), Indonesia. dalam Ethno-ornithology. Birds, Indigenous Peoples, Culture and Society(pp. 73-85). Earthscan London, Washington DC.
Prasetya, K. N. dan Siswoyo, A., 2017. Burung-Burung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ediide Infografika. Malang.
Rahayuningsih, M., Purnomo, F.A. and Priyono, B., 2010. Keanekaragaman Burung di Desa Karangasem Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, Vol. 2(2): 82-89.
Rusmendro, H., 2009. Perbandingan keanekaragaman burung pada pagi dan sore hari di empat tipe habitat di Wilayah Pangandaran, Jawa Barat. Vis Vitalis, Vol. 2(1): 8-16
Sodhi, N.S., Koh, L.P., Prawiradilaga, D.M., Tinulele, I., Putra, D.D. and Tan, T.H.T., 2005. Land use and conservation value for forest birds in Central Sulawesi (Indonesia). Biological Conservation, Vol. 122(4): 547-558.
Soendjoto, M.A., Riefani, M.K. and Zen, M., 2016. Penggunaan Tipe Habitat oleh Avifauna di Lingkungan PT Arutmin Indonesia–NPLCT, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sains & Matematika, Vol. 3(1): 19-25.
Syafrudin, D., 2011. Keanekaragaman Jenis Burung Pada Beberapa Tipe Habitat di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Lampung. (Skripsi). Departemen Kehutanan dan Ekowisata, Institut Pertanian Bogor. Bogor
Thiollay, J.M. and Meyburg, B.U., 1988. Forest fragmentation and the conservation of raptors: a survey on the island of Java. Biological Conservation, Vol. 44(4): 229-250.
Widodo, W., 2009. Komparasi keragaman jenis burung-burung di Taman Nasional Baluran dan Alas Purwo pada beberapa tipe habitat. Jurnal Berkala Penelitian Hayati. Vol. (14): 113-124.
Widodo, W., 2014. Populasi dan Pola Sebaran Burung di Hutan Wanawisata Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, Vol. 6(1): 29-38.
Wisnubudi, G., 2009. Penggunaan strata vegetasi oleh burung di kawasan wisata Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Vis Vitalis, Vol. 2(2): 41-49.
Wulandari, E.Y. and Kuntjoro, S., 2019. Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Burung di Kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan dan sekitarnya Kabupaten Kediri Jawa Timur. Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya, Vol. 1(1):18-25.
Published
2019-07-27
How to Cite
HERDIAWAN, Boni et al. STATUS KONSERVASI BURUNG PADA RESORT COBAN TRISULA DAN BLOK IRENG-IRENG, TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU. SIMBIOSA, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 70-84, july 2019. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/1871>. Date accessed: 13 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v8i1.1871.
Section
Research Articles

Keywords

Konservasi, Burung, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru