Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Small Group Discussion (SGD) Dengan Talking Stick Berbantuan Handout Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMPN 5 Padang Panjang
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif Small Group Discussion (SGD) dengan talking stick berbantuan handout terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas VIII di SMPN 5 Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian randomized control group posttest-only design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, dan sampel yang terpilih adalah kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif didapatkan hasil belajar Biologi siswa kelas VIII SMPN 5 Padang Panjang dengan menerapkan pembelajaran kooperatif Small Group Discussion (SGD) dengan talking stick berbantuan handout terhadap hasil belajar Biologi siswa Kelas VIII di SMPN 5 Padang Panjang lebih baik dari hasil belajar Biologi siswa yang menggunakan diskusi face to face relationship berbantuan handout. Pembelajaran kooperatif Small Group Discussion (SGD) dengan talking stick berbantuan handout terhadap hasil belajar biologi siswa Kelas VIII di SMPN 5 Padang Panjang dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa.References
Ernawati, H., 2014. Pengaruh Small Group Discussin Terhadap Pengetahuan Tentang Dismenore Pda Siswi SMPN 1 Dolopo. Jurnal Florence, VII(1): 47-51.
Hasibuan, J.J. dan Moedjiono, 2008. Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Ismawati, N., dan Hindarto, N., 2011. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Pendekatan Struktural Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA N. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, Vol. 7 (1): 38-41.
Marni, dan Yusuf, M. T., 2015. Penggunaan Metode Talking Stik Untuk meningkatkan Maharat Al-Kalam Dalam Mata Pelajaran Bahasa Arab. Auladuna, Vol. 2(1): 87-103.
Pambudi, R. L. I., 2017. Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV SDN Suryodiningratan II Tahun Ajaran 2015-2016. Basic Education. Vol. 6 (1):70-80.
Prastowo, A., 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inofatif. Diva Press. Yogyakarta.
Purwanti, S., 2017. Penerapan Small Group Discussion Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Keaktifan Mahasiswa PGSD UAD. Jurnal Dialektika Jurusan PGSD, Vol. 7(1):10-19.
Siregar, S., 2015. Pengaruh Pembelajaran Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Dan Aktivitas Visual Siswa Pada Konsep Sistem Indra. Jurnal Biotik, Vol, 13(2): 100-106.
Sugiyono, 2008. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung .
Suherman, 2006. Strategi Mengajar Belajar Matematika. Universitas Negeri Malang. Malang.
Suprijono, 2011. Cooperatife Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif -Progresif. Kencana. Jakarta.
Wulandari, S., Suarsini, E., dan Ibrohim, 2016. Pemanfaatan Sumber Belajar Handout Bioteknologi Lingkungan Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa S1 Universitas Negeri Malang. Jurnal Pendidikan, Vol.1, (5):881-884
Zuriati, 2018. Penerapan Metode Small Group Discussion Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Dampak Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas X SMA. Sosiohumaniora. Vol.4(1):71-77.
Keywords

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.