Keanekaragaman Capung (Ordo: Odonata) di Kawasan Hutan Lindung Duriangkang Tanjung Piayu Batam

  • Santiria Simatupang Universitas Riau Kepulauan
  • Fauziah Syamsi Universitas Riau Kepulauan http://orcid.org/0000-0002-5075-0614
  • Rahmi Rahmi Universitas Riau Kepulauan
  • Yarsi Efendi Universitas Riau Kepulauan

Abstract

Hutan Lindung Duriangkang merupakan hutan lindung terluas di kota Batam, yang memiliki peranan penting sebagai daerah resapan air dan menjaga persediaan air bersih dalam menunjang kebutuhan masyarakat sekitar. Keberadaan capung dapat dijadikan sebagai indikator lingkungan karena dalam proses perkembangannya capung membutuhkan lingkungan yang baik untuk menunjang setiap fase kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas capung di kawasan hutan lindung Duriangkang, Tanjung Piayu Batam. Pengambilan data dengan menggunakan metode jelajah (visual day flying) di sepanjang jalur pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 24 jenis capung yang terdiri dari 4 Famili dengan total 429 individu. Indeks Keanekaragaman total sebesar 2,709 yang tergolong sedang. Indeks Kemerataan (E) sebesar 0.852 yang tergolong tinggi. Indeks Kekayaan Jenis sebesar 3.794 yang tergolong sedang, Indeks Dominansi total sebesar 0.090 yang tergolong kategori rendah atau tidak terdapat jenis yang mendominansi. Indeks Kesamaan Jenis yang diperoleh dari perbandingan stasiun 1-2 dan 1-3 tergolong sama (62% dan 63%) dan indeks kesamaan jenis dari stasiun 2-3 tergolong berlainan (36%) sehingga kualitas ekosistem pada kawasan Hutan Lindung Duriangkang tergolong stabil dan merata. Kehadiran capung sangat erat kaitannya dengan keberadaan badan perairan di suatu habitat, lebih menyenangi habitat terbuka dengan vegetasi semak dibandingkan hutan dengan hutan dengan tutupan tajuk yang rapat.

References

Amir, M., dan Kahano, 2003. Serangga Taman Nasional Gunung Halimun Jawa Bagian Barat. Biodiversity Conservation Project. Jawa Barat.
Ansori, I., 2009. Kelimpahan dan dinamika Populasi Odonata Berdasarkan Hubungannya dengan Fenologi Padi di Beberapa Persawahan Sekitar Bandung Jawa Barat. Jurnal ExactaI 7(2): 69-75.
Borror, D. J., Triplehorn, C. A., & Johnson, N. J., 1992. Pengenalan pelajaran serangga. Gadjah Mada University. Yogyakarta.
Cafferty, W. P. M., 1981. Aquatic Entomology. Jones and Bartlett. Boston, 125-147.
Gustia, N., Jasmi, dan Pratiwi, P., 2013. Kepadatan populasi capung Crocothemis servilia (odonata: Libellulidae) pada pertanaman padi sawah di Kelurahan Anduring Kecamatan Kuranji Padang Sumatera Barat. Jurnal Pendidikan Biologi, 1(1): 1-5.
Hadi, H., Mochamad, Tarwotjo, Udi dan Rahadian, Rully, 2009. Biologi Insekta Entomologi (Edisi Pertama). Graha Ilmu, Yogyakarta. 162 hlm.
Irawan, F., Hadi, M., dan Tarwotjo, U., 2017 Struktur Komunitas Odonata Dikawasan Wana Wisata Curug Semirang Kecamatan Ungaran Barat, Semarang, Jurnal Bioma, 19 (1): 69-75.
Pamungkas, D.W., dan Ridwan, M., 2015. Keragaman jenis capung dan capung jarum (Odonata) di beberapa sumber air di Magetan, Jawa Timur. Prosiding SeminarNasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, Vol. 1(6): 1295-1301.
Rizal, S., dan Hadi, M., 2015. Inventarisasi Jenis Capung (Odonata ) Pada Areal Persawahan Di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Jurnal Bioma,Vol. 17(1): 16–20.
Samways, M. J., 2008. Dragonflies and Damselflies of Sout Africa. Pensoft Publishers. Sofia.
Setiyono, J., Diniarsih, S., Oscilata E. N. R., dan Budi, N. S., 2017. Dragonflies of Yogyakarta, Jenis Capung Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia Dragonnfly Society, Yogyakarta.
Sigit, W., 2013. Keanekaragaman capung perairan Wendit, Malang, Jawa Timur, Indonesia Dragonfly Society. Malang.
Siregar, A. Z., 2016. keanekaragaman dan konservasi status capung dikampus hijau Universitas Sumatera Utara, Medan - Indonesia. Jurnal Pertanian Tropik Kultura, Vol. 3(1): 25-30.
Suharto, A., 2017. Biodiversity Area Konservasi Pantai Randutatah. PT. Lafirza Global Indonesia, Probolinggo.
Susanti, 1998. Seri Panduan Lapangan Mengenal Capung. Pusatlitbang Biologi - Lipi. Bogor.
Virgiawan, C., Hindun, I., dan Sukarsono, 2015. Studi Keanekaragaman Capung (Odonata) Sebagai Bioindikator Kualitas Air Sungai Brantas Batu-Malang Dan Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, Vol. 1(2): 188–196.
Wijayanto, Nafisah, Laily, dan Zaman, 2016. Inventarisasi capung (insecta: odonata) dan variasi habitatnya di resort tegal bunder dan teluk terima Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Jurnal Seminar nasional pendidikan dan saintek, Vol. (1): 427-434.
Published
2019-12-27
How to Cite
SIMATUPANG, Santiria et al. Keanekaragaman Capung (Ordo: Odonata) di Kawasan Hutan Lindung Duriangkang Tanjung Piayu Batam. SIMBIOSA, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 158-167, dec. 2019. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/2139>. Date accessed: 15 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v8i2.2139.
Section
Research Articles

Keywords

Keanekaragaman Capung, Odonata, Hutan Lindung, Duriangkang, Batam