Struktur Komunitas Jamur Tingkat Tinggi (Basidiomycetes: Polyporaceae) di Hutan Lindung Muka Kuning

  • Putri Sinta Universitas Riau Kepulauan
  • Lani Puspita Universitas Riau Kepulauan
  • Fauziah Syamsi Universitas Riau Kepulauan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas jamur tingkat tinggi (kelas Basidiomycetes: famili Polyporaceae) di Hutan Lindung Muka Kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Survei dilakukan dengan menelusuri wilayah stasiun pengamatan di Hutan Lindung Muka Kuning. Jenis penelitian ini adalah eksploratif dan data diolah secara ekologi kuantitatif. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan 6 jenis jamur famili Polyporaceae, yaitu: Gloephyllum odoratum, Microporus xanthopus, Pycnoporus sanguineus, Trametes suaveolens, Trametes conchifer, dan Trametes versicolor. Substrat jamur yang ditemukan pada saat penelitian ini adalah batang kayu yang sudah mati. Berdasarkan analisis struktur komunitas, diperoleh Indeks Keanekaragaman Jenis yang tergolong sedang (nilai berkisar 1.05 - 1.63), Indeks Keseragaman Jenis yang tergolong tinggi (nilai berkisar 0.756 - 0.911), dan Indeks Dominansi yang tergolong rendah hingga sedang (nilai berkisar 0.223 - 0.452). Kerapatan jamur famili Polyporaceae berkisar antara 11 - 12 individu/m².

References

Annisa, I., Ekamawati, H. A., dan Wahdina. 2017. Keanekaragaman Jenis Jamur Makroskopis di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura. Jurnal Hutan Lestari, 5 (4): 969-977.

Fachrul, F. M. 2008. Metode Sampling Bioekologi. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta. 199 hal.

Harahap, L. C., Syamsi, F., dan Efendi, Y. 2017. Inventarisasi Jamur Tingkat Tinggi (Basidiomycetes) di Taman Wisata Alam Muka Kuning Batam. Simbiosa, 6 (2): 74-84.

Maisyarah, W. 2010. Struktur Komunitas Tumbuhan Penutup Tanah di Taman Hutan Raya R. Soerjo Cangar Malang. Jurnal Pembangunan dan ALam Lestari, 1 (1): 1-9.

Marpaung, D. R. A. K. 2018. Keanekaragaman Jamur Basidiomycota di Kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. EKSAKTA: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA, 2 (2): 77-80.

Nasution, F., Prasetyaningsih, S. R., dan Ikhwan, M. 2018. Identifikasi Jenis dan Habitat Jamur Makroskopis di Hutan Larangan Adat Rumbio Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Wahana Foresta: Jurnal Kehutanan, 13 (1): 64-76.

Noverita, Armanda, D. P., Matondang, I., Setia, T. M., dan Wati, R. 2019. Keanekaragaman dan Potensi Jamur Makro di Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling (SMBRBB) Provinsi Riau, Sumatera. Jurnal Pro Life, 6 (1): 26-43.

Odum, E. P. 1996. Dasar-Dasar Ekologi. Gajah Mada University Press.Yogyakarta. 697 hal.

Septenggo, D. 2016. Keanekaragaman Jenis Jamur Makroskopis Basidiomycota pada Hutan Penelitian dan Pendidikan Universitas Jambi di Hutan Harapan. [Skripsi]. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi, Jambi.

Tambaru, E., Abdullah, A., dan Alam, N. 2016. Jenis-jenis Jamur Basidiomycetes Familia Polyporaceae di Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin Bengo-Bengo Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. BIOMA: Jurnal Biologi Makassar, 1 (1): 31-38.

Widhiastuti, R., dan Nurtjahja, K. 2013. Biodiversitas dan Identifikasi Cendawan di Taman Wisata Alam Sibolangit dan Sicikeh-cikeh Sumatera Utara. Self Publishing. Medan. 100 Hal.

Yunida, N. 2014. Inventarisasi Jamur di Gunung Senujuh Kabupaten Sambas dan Implementasinya dalam Pembuatan Flash Card. [Skripsi]. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura. Pontianak.
Published
2020-07-19
How to Cite
SINTA, Putri; PUSPITA, Lani; SYAMSI, Fauziah. Struktur Komunitas Jamur Tingkat Tinggi (Basidiomycetes: Polyporaceae) di Hutan Lindung Muka Kuning. SIMBIOSA, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 1-11, july 2020. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/2294>. Date accessed: 15 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v9i1.2294.
Section
Research Articles

Keywords

Struktur Komunitas, Jamur Polyporaceae, Hutan Lindung Muka Kuning.