Korelasi Self Efficacy Dengan Hasil Pembelajaran Biologi di SMA 1 Rambatan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat
Abstract
Penelitian ini didasari karena banyak siswa yang memiliki self efficacy yang rendah dalam pembelajaran biologi dikarenakan siswa masih kurang peduli terhadap tujuan dalam mengikuti pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara self efficacy dengan hasil pembelajaran biologi pada kelas XI SMA 1 Rambatan. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan instrument angket dan nilai hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji korelasi product moment dan uji signikafikansi dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara self efficay dengan hasil pembelajaran biologi, pada kriteria sedang. Namun demikian hasil penelitian ini menunjukkan self efficacy siswa bukanlah satu-satunya faktor untuk meningkatkan hasil pembelajaran biologi siswa, tetapi masih banyak lagi faktor yang mampu mempengaruhinya.References
Arikunto. 2010. Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta. 310 hlm.
Astuti, R.P., dan Purwanto, E. 2014. Perbedaan Self Efficacy siswa dalam menghadapi ujian nasional di SMP Negeri 1 Boyolali ditinjau dari keikutsertaan bimbingan belajar. Educational Psychology Journal, 3(1), 19–25.
Azwar, S. 2016. Efikasi diri dan prestasi belajar statistika pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 23(1), 33–40.
Bandura, A. 2010. Self-efficacy. In Encyclopedia of human behavior Academic Press. pp. 71–81. http://www.uky.edu.html
Bandura, A. 2011. On the functional properties of perceived self-efficacy revisited. Journal of Management, 38(1): 9–44. https://doi.org/10.1177/0149206311410606
Bockler, A., Herrmann, L., Trautwein, F.M., Holmes, T., and Singer, T. 2017. Know Thy Selves: Learning to Understand Oneself Increases the Ability to Understand Others. Journal of Cognitive Enchancement, 1:197–209. https://doi.org/10.1007/s41465-017-0023-6
Hairida. 2017a. Pengembangan instrumen untuk mengukur Self Efficacy siswa dalam pembelajaran kimia. Edusains, 9(1): 53–59. doi:http://dx.doi.org/10.15408/es.v9i1.4000
Hairida. 2017b. Pengembangan instrumen untuk mengukur Self Efficacy siswa dalam pembelajaran kimia. Edusains, 9(1): 53–59.
Hanifah. 2012. Penigkatan Self Efficacy dan berpikir kritis melalui penerapan model pembelajaran Inkuiri materi pokok asam basa kelas XI SMAN 9 Surabaya. Unesa Journal of Chemical Education, 1(2): 27–33.
Herdani, T. P., Sartono, N., dan Evriyani, D. 2015. Pengembangan Permainan Monopoli Termodifikasi Sebagai Media Pembelajaran pada Materi Sistem Hormon (Penelitian dan Pengembangan di SMAN 1 Jakarta). Biosfer, 8(1): 20–28.
Lufri. 2010. Metodologi Penelitian: Strategi Pembelajaran Biologi Teori, Praktek, dan Penelitian. Padang. Negeri Padang University Press. Padang. 278 hlm.
Novariandhini, D. A. 2012. Harga Diri, Efikasi Diri, Motivasi Belaar, dan Berprestasi Akademik Siswa SMA Pada Berbagai Model Pembelajaran. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 5(2): 138–146.
Ormrod, J. E. 2010. Psikologi Pendidikan. R. Rahmat, & A. Kumara (Eds.), Erlangga. Jakarta. 435 hlm.
Pajares, F. 2003. Self-Efficacy beliefs, motivation, and achievement in writing: A Review of the literature. Reading & Writing Quarterly, 19: 139–158. https://doi.org/10.1080/ 10573560308222
Rustaman, N., Dirdjosoemarto, S., Yudianto, S.A., Achmad, Y., Subekti, R., Rochintaniawati, D., Nurjhani, M. 2012. Strategi belajar mengajar biologi. Universitas Negeri Malang. Malang. 233 hlm.
Santrock, J.W. 2007. Psikologi Pendidikan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta. 519 hlm.
Schunk, D.H., and Meece, J.L. 2006. Self-efficacy development in adolescence. In F. Pajares, & T. Urdan (Eds.). Self-Efficacy Beliefs of Adolescents. Greenwich, CT: Information Age Publishing. pp. 71–96.
Siswati, S. 2015. Hubungan kompetensi pedagogic guru dan efikasi diri dengan motivasi berprestasi belajar siswa kelas IX SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. (Thasis). Program Studi Magister Psikologi. Universitas Medan Area. Medan.
Subana, dan Sudrajat, M.R. 2015. Statistik Pendidikan. Pustaka Setia. Bandung. 224 hlm.
Sudjana, N. 2011. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung. 239 hlm
Suryabrata, S. 2011. Psikologi Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. 370 hlm.
Yoenanto, N.H. 2010. Hubungan antara Self-regulated learning dengan Self Efficacy pada siswa akselerasi Sekolah Menengah Pertama di Jawa Timur. Journal of Educational Psychology, 2(12): 88–94.
Keywords

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.