Studi Awal Kelelawar (Ordo Chiroptera) di Pulau Batam

  • Fauziah Syamsi Universitas Riau Kepulauan http://orcid.org/0000-0002-5075-0614
  • Yarsi Efendi Universitas Riau Kepulauan
  • Lasdem Saragih Universitas Riau Kepulauan
  • Muhamad Hasyir Universitas Riau Kepulauan

Abstract

Kelelawar adalah spesies kunci pada suatu habitat. Keberadaan kelelawar sangat penting karena menjalankan fungsi ekologis vital pada suatu ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi awal tentang keberadaan kelelawar di Pulau Batam. Metode penelitian adalah metode survei. Penangkapan kelelawar dilakukan di tiga stasiun pada Hutan Lindung Duriangkang dan Hutan Lindung Sungai Ladi. Kelelawar ditangkap menggunakan jaring kabut. Kelelawar yang tertangkap diamati karakter morfologinya, lalu diukur karakter pentingnya untuk identifikasi. Identifikasi mengacu pada buku panduan. Dari penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan empat jenis kelelawar pada kedua hutan lindung, satu jenis ditemukan dalam jumlah yang sangat banyak dan mendominasi yaitu Cynopterus brachyotis. Nilai indeks keanekaragaman pada kedua lokasi tergolong rendah, indeks kemerataan tergolong rendah dan sedang, indeks dominansi tinggi dan sedang. Indeks kesamaan komunitas adalah 100% karena spesies yang dijumpai pada kedua lokasi sama

References

Badan Pusat Statistik Kota Batam. 2014. Luas Hutan dan Persentase Hutan menurut Fungsinya. https://batamkota.bps.go.id/statictable/2015/12/17/34/luas-hutan-dan-persentase-hutan-menurut-fungsinya-2014.html. Diakses Februari 2021.

Francis, C.M. 2008. A Guide to the Mammals of Southeast Asia. New Holland Publishers (UK) Ltd. United Kingdom.

Fuentes-Montemayor, E., Goulson, D., Cavin, L., Wallace, J.M., Park, K.J. 2013. Fragmented woodlands in agricultural landscapes: The influence of woodland character and landscape context on bats and their insect prey. Agriculture, Ecosystems and Environment. 172: 6–15. doi: 10.1016/j.agee.2013.03.019.

Gould, E. 1978. Rediscovery of Hipposideros ridleyi and Seasonal Reproduction in Malaysian Bats. Biotropica 10: 30-32.

IUCN. 2020. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2020. http://www.iucnredlist.org. Juni 2020

Kartono, A. P., Prayogi, K.D., and Maryanto, I. 2017. Keanekaragaman Jenis Kelelawar Di Hutan Pendidikan Gunung Walat Sukabumi Jawa Barat. Zoo Indonesia, 26(1): 33–43.

Kingston, T., Lim, B.L., Akbar, Z. 2009. Bats of Krau Wildlife Reserve. University Kebangsaan Malaysia, Bangi.

Myers, N. 1988. Tropical Forest: Much More Than Stocks of wood. Journal of Tropical Ecology 4:209-221.

Naszami, Anwari, M.S., and Rifanjani, S. 2019. Keanekaragaman Jenis Kelelawar di Kawasan Camp Lubuk Baji Taman Nasional Gunung Palung. Jurnal Hutan Lestari, 7(1): 56–61.

Odum, E. P. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Diterjemahkan dari Fundamental of Ecology oleh T. Samingan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Payne, J., Francis, C.M., Phillips, K., Kartikasari, S.N. 2000. Panduan Lapangan Mamalia Di Kalimantan, Sabah, Sarawak, dan Brunei Darussalam. Prima center. Jakarta.

Prasetyo P.N., Noerfahmy, S., dan Tata, H.L. 2011. Jenis-jenis Kelelawar Agroforest Sumatera. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office. 75p.

Santoso, E. 2019. Keragaman Kelelawar di Desa Pinggiran Taman Nasional Way Kambas: Desa Labuhan Ratu VII. Universitas Lampung.

Saputra, Y., Sukandar, P., dan Suryanda, A. 2016. Studi Keanekaragaman Jenis Kelelawar Camp Leakey Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah. BIOMA, 12(1): 53–58.

Syamsi, F. 2011. Komunitas Kelelawar Microchiroptera di Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Kencana Sawit Indonesia (KSI) Solok Selatan. Tesis Magister. Jurusan Biologi. Universitas Andalas

Struebig, M dan Sujarno, R. 2006. Survey Kelelawar Menggunakan Perangkap Harpa: Petunjuk Latihan dan Kunci Identifikasi untuk Kelelawar di Kalimantan. The Kalimantan Bat Project.

Suyanto, A. 2001. Kelelawar di Indonesia. Puslitbang Biologi-LIPI, Bogor.
Published
2021-07-11
How to Cite
SYAMSI, Fauziah et al. Studi Awal Kelelawar (Ordo Chiroptera) di Pulau Batam. SIMBIOSA, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 12-20, july 2021. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/2818>. Date accessed: 14 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v10i1.2818.
Section
Research Articles

Keywords

Keanekaragaman kelelawar, Batam, Duringkang, Sungai Ladi