Pengaruh Gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam Mengendalikan Gulma Eleusine indica pada Pertumbuhan Vegetatif Cabai

  • Aditya Murtilaksono University of Borneo Tarakan https://orcid.org/0000-0001-5271-2024
  • Nurul Chairiyah University of Borneo Tarakan
  • Muh. Adiwena University of Borneo Tarakan
  • Mustika Mustika University of Borneo Tarakan
  • Siti Sofiah University of Borneo Tarakan

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektivitas gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica di lahan budidaya cabai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 = kontrol, P1 = L. parviflora 25%, P2 = P. oleracea 25%, P3 = L. parviflora 50%, P4 = P. oleracea 50%, P5 = L. parviflora 75%, P6 = P. oleracea 75%, P7 = L. parviflora 100%, dan P8 = Portulaca oleracea 100%. Parameter pengamatan yaitu mortalitas gulma, tinggi gulma, jumlah daun gulma, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma, berat kering akar gulma, tinggi cabai dan jumlah daun cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengamatan P8 pada parameter pengamatan mortalitas gulma 4 MSPT, 6 MSPT perlakuan tinggi gulma 2 MSPT, dan 4 MSPT  berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Perlakuan pengamatan jumlah daun gulma 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT, tinggi tanaman cabai 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT dan jumlah daun cabai 2 MSPT, 4 MSPT, dan 6 MSPT tinggi gulma 6 MSPT, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma dan berat kering akar tidak berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya.  

References

BPS Kalimantan Utara. 2021. Kota Tarakan Dalam Angka. Diakses melalui http://kalimantanutara.bps.go.id.

Cahyanti, L. D., Sumarni, T., dan Widaryanto, E. 2015. Potensi Alelopat Daun Pinus (Pinus spp.) sebagai Bioherbisida Pra Tumbuh pada Gulma Krokot (Portulaca oleracea). Gontor agrotech Science Journal, 1(2): 21-31.

Hafsah, S., Hasanuddin, H., Erida, G., dan Nura, N. 2020. Efek alelopati teki (Cyperus rotundus) terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa). Jurnal Agrista, 24(1): 1-11.

Izzah, L. 2009. Pengaruh ekstrak beberapa jenis gulma terhadap perkecambahan biji jagung (Zea mays L.) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Kolo, M. M. 2017. Ekstrak Alelopati Organ Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Pertumbuhan Sawi (Brassia chinensis L.). BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1): 15-16.

Kurniati, T., Daniel, D., dan Sudrajat, S. 2018. Uji toksisitas dan sifat alelopati ekstrak Alang-Alang (Imperata cylindrica) terhadap Perkecambahan Biji Padi (Oryza sativa). Jurnal Atomik, 3(1): 54-60.

Kusbiantoro, D. 2018. Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder pada tanaman kunyit dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Kultivasi, 17 (1): 544-549.

Maftuah, E., dan Hayati, A. 2019. Pengaruh persiapan lahan dan penataan lahan terhadap sifat tanah, pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annum) di Lahan Gambut. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(2): 102-111.

Marisa, H. 1990. Pengaruh ekstrak daun pinus (Pinus merkusii) terhadap Perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Tesis Pasca Sarjana Biologi. Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Moenandir, J. 2010. Ilmu gulma. Universitas Brawijaya Press. Malang.
Murtilaksono, A., Adiwena, M., Nurjanah, N., Rahim, A., dan Syahil, M. 2021a. Identifikasi gulma di lahan pertanian hortikultura Kecamatan Tarakan Utara Kalimantan Utara. J-PEN Borneo: Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1): 1-4.

Murtilaksono, A. Adiwena, M., Santoso, D., Rahim, A., dan Hasanah, F. 2021b. Indentifikasi gulma di lahan pertanian hortikultura Kecamatan Tarakan Tengah Kalimantan Utara. Agropross. National Conference Proceedings of Agriculture, 5 (1): 289-297.

Rahim, A., Murtilaksono, A., dan Adiwena, M. 2022. Teknologi Pengendalian Gulma. Syiah Kuala University Press.

Riskitavani, D. V., dan Purwani, K. I. 2013. Studi potensi bioherbisida ekstrak daun ketapang (Terminalia Catappa) terhadap gulma rumput teki (Cyperus rotundus). Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2): E59-E63.
Sastroutomo, S S. 1990. Ekologi Gulma. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Suharti, T., Joko, T., dan Arwiyanto, T. 2017. Deteksi bakteri patogen terbawa benih akor (Acacia auriculiformis A. Cunn. ex Benth.). Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 17(1): 19-36.

Sutanto, A. 2021. Bioherbisida sebagai pengaruh negatif terhadap tanaman bawang daun. BIOLOVA, 2(1): 34-43.

Talahatu, D. R., dan Papilaya, P. M. 2015. Pemanfaatan ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) sebagai herbisida alami terhadap pertumbuhan gulma rumput teki (Cyperus rotundus L.). Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 1(2): 160-170.

Tampubolon, K., Sihombing, F. N., Purba, Z., Samosir, S. T. S., dan Karim, S. 2018. Potensi metabolit sekunder gulma sebagai pestisida nabati di Indonesia. Kultivasi, 17(3): 683-693.

Ulfaniah, K., Handoyo, T., dan Sakdiyah, Z. 2014. Perubahan kandungan antioksidan, polifenol dan profil protein selama pra-perkecambaha pada biji kakao. Berkala Ilmiah Pertanian, 1(3): 43-46.

Wattimena, G.A. 1987. Zat Pengatur Tumbuh. IPB. Bogor.
Widowati, W., Sutoyo, S., dan Karamina, H. 2019. Prosiding seminar nasional hasil penelitian pertanian viii 2018. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Yanti, M. 2016. Pengaruh zat alelopati dari alang-alang terhadap pertumbuhan semai tiga spesies akasia. Jurnal Sylva Lestari, 4(2): 27-38.
Published
2022-12-29
How to Cite
MURTILAKSONO, Aditya et al. Pengaruh Gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam Mengendalikan Gulma Eleusine indica pada Pertumbuhan Vegetatif Cabai. SIMBIOSA, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 92-100, dec. 2022. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/4614>. Date accessed: 14 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v11i2.4614.
Section
Research Articles

Keywords

Cabai , Gulma, Eleusine indica, Ludwigia parviflora, Portulaca oleracea