Pengaruh Gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam Mengendalikan Gulma Eleusine indica pada Pertumbuhan Vegetatif Cabai
Abstract
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektivitas gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica di lahan budidaya cabai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 = kontrol, P1 = L. parviflora 25%, P2 = P. oleracea 25%, P3 = L. parviflora 50%, P4 = P. oleracea 50%, P5 = L. parviflora 75%, P6 = P. oleracea 75%, P7 = L. parviflora 100%, dan P8 = Portulaca oleracea 100%. Parameter pengamatan yaitu mortalitas gulma, tinggi gulma, jumlah daun gulma, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma, berat kering akar gulma, tinggi cabai dan jumlah daun cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengamatan P8 pada parameter pengamatan mortalitas gulma 4 MSPT, 6 MSPT perlakuan tinggi gulma 2 MSPT, dan 4 MSPT berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Perlakuan pengamatan jumlah daun gulma 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT, tinggi tanaman cabai 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT dan jumlah daun cabai 2 MSPT, 4 MSPT, dan 6 MSPT tinggi gulma 6 MSPT, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma dan berat kering akar tidak berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya.References
Cahyanti, L. D., Sumarni, T., dan Widaryanto, E. 2015. Potensi Alelopat Daun Pinus (Pinus spp.) sebagai Bioherbisida Pra Tumbuh pada Gulma Krokot (Portulaca oleracea). Gontor agrotech Science Journal, 1(2): 21-31.
Hafsah, S., Hasanuddin, H., Erida, G., dan Nura, N. 2020. Efek alelopati teki (Cyperus rotundus) terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa). Jurnal Agrista, 24(1): 1-11.
Izzah, L. 2009. Pengaruh ekstrak beberapa jenis gulma terhadap perkecambahan biji jagung (Zea mays L.) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Kolo, M. M. 2017. Ekstrak Alelopati Organ Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Pertumbuhan Sawi (Brassia chinensis L.). BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1): 15-16.
Kurniati, T., Daniel, D., dan Sudrajat, S. 2018. Uji toksisitas dan sifat alelopati ekstrak Alang-Alang (Imperata cylindrica) terhadap Perkecambahan Biji Padi (Oryza sativa). Jurnal Atomik, 3(1): 54-60.
Kusbiantoro, D. 2018. Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder pada tanaman kunyit dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Kultivasi, 17 (1): 544-549.
Maftuah, E., dan Hayati, A. 2019. Pengaruh persiapan lahan dan penataan lahan terhadap sifat tanah, pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annum) di Lahan Gambut. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(2): 102-111.
Marisa, H. 1990. Pengaruh ekstrak daun pinus (Pinus merkusii) terhadap Perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Tesis Pasca Sarjana Biologi. Institut Teknologi Bandung. Bandung.
Moenandir, J. 2010. Ilmu gulma. Universitas Brawijaya Press. Malang.
Murtilaksono, A., Adiwena, M., Nurjanah, N., Rahim, A., dan Syahil, M. 2021a. Identifikasi gulma di lahan pertanian hortikultura Kecamatan Tarakan Utara Kalimantan Utara. J-PEN Borneo: Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1): 1-4.
Murtilaksono, A. Adiwena, M., Santoso, D., Rahim, A., dan Hasanah, F. 2021b. Indentifikasi gulma di lahan pertanian hortikultura Kecamatan Tarakan Tengah Kalimantan Utara. Agropross. National Conference Proceedings of Agriculture, 5 (1): 289-297.
Rahim, A., Murtilaksono, A., dan Adiwena, M. 2022. Teknologi Pengendalian Gulma. Syiah Kuala University Press.
Riskitavani, D. V., dan Purwani, K. I. 2013. Studi potensi bioherbisida ekstrak daun ketapang (Terminalia Catappa) terhadap gulma rumput teki (Cyperus rotundus). Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2): E59-E63.
Sastroutomo, S S. 1990. Ekologi Gulma. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Suharti, T., Joko, T., dan Arwiyanto, T. 2017. Deteksi bakteri patogen terbawa benih akor (Acacia auriculiformis A. Cunn. ex Benth.). Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 17(1): 19-36.
Sutanto, A. 2021. Bioherbisida sebagai pengaruh negatif terhadap tanaman bawang daun. BIOLOVA, 2(1): 34-43.
Talahatu, D. R., dan Papilaya, P. M. 2015. Pemanfaatan ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) sebagai herbisida alami terhadap pertumbuhan gulma rumput teki (Cyperus rotundus L.). Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 1(2): 160-170.
Tampubolon, K., Sihombing, F. N., Purba, Z., Samosir, S. T. S., dan Karim, S. 2018. Potensi metabolit sekunder gulma sebagai pestisida nabati di Indonesia. Kultivasi, 17(3): 683-693.
Ulfaniah, K., Handoyo, T., dan Sakdiyah, Z. 2014. Perubahan kandungan antioksidan, polifenol dan profil protein selama pra-perkecambaha pada biji kakao. Berkala Ilmiah Pertanian, 1(3): 43-46.
Wattimena, G.A. 1987. Zat Pengatur Tumbuh. IPB. Bogor.
Widowati, W., Sutoyo, S., dan Karamina, H. 2019. Prosiding seminar nasional hasil penelitian pertanian viii 2018. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.
Yanti, M. 2016. Pengaruh zat alelopati dari alang-alang terhadap pertumbuhan semai tiga spesies akasia. Jurnal Sylva Lestari, 4(2): 27-38.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.