Indeks Kesesuaian Transplantasi Karang di Desa Kampung Baru-Bintan Kepulauan Riau
Abstract
Transplantasi karang merupakan teknik perbanyakan koloni karang dengan memanfaatkan reproduksi aseksual karang secara fragmentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui indeks kesesuaian lahan transplantasi karang (Corals Reef Transplant - CRT) di Desa Kampung Baru-Bintan Kepulauan Riau. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2022 di site area transplantasi yang ditentukan dengan metode survei. Analisis kesesuaian lokasi transplantasi karang dilakukan dengan penilaian cepat secara langsung pada site area secara in-situ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kesesuaian sebesar 90% yang berarti bahwa site area transplantasi karang berada pada kategori Sangat Sesuai (S1).References
Davis. D., Tesdell. C., 1995. Recreational SCUBA diving and carrying capacitiy in Marine Protected Area. J Ocean and Coastal Management. 2(6):19-40.
Gomez. E.D., Yap. H.T., 1988. Monitoring reef condition. in kenchington ra, hudson bet, editor. coral reef management handbook. UNESCO Regional Office for Science and Technology for Sounth East Asia (ROSTSEA). Jakarta.
Harianto., Musrin., dan Asri., 2015. Rehabilitasi Terumbu Karang Akibat Pengeboman Dengan Metode Transplantasi Menggunakan Karang Jenis Acropora Sp-Proceedings Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA (V): 388-394
Harvey., Bethany.J., Kirsty.L.N., Julia. L.B., David. P. E., 2018. Ecosystem-based Management of Coral Reefs Under Climate Change. Ecology and Evolution 8(12) 6354-6368.
KKP.2010. Pedoman Pemanfaatan dan Perdagangan Karang Hias Hasil Pengembangbiakan. Derektorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan, Dirjen KP3K, KKP
Kurniawan. R., Fredinand. Y., Handoko. A. S., 2016. Pengembangan Wisata Bahari Secara Berkelanjutan Di Taman Wisata Perairan Kepulauan Anambas. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 8(1) : 367-383.
Kurniawan,R.,Ariestasari,A.,Silalahi,R.S,.Karlin,I.,Febrianto,T.,Kurniawan,D.,Amrifo,V.,Abrar,M, Syakti,A.D. 2019. Identification Acroporidae and Favidae by a newly approach called Reef Identification Knowhow Application-Reconstructed by 3D Imagery (RIKA-R3DI) Method- MethodsX (6) : 1084-1100.
Kurniawan. R., Dino. A., Awaluddin., 2019. Identifikasi Terumbu Karang Genus Favites dengan Menggunakan Metode Reef Identification Knowhow Application-Reconstructed by 3D Imagery (RIKA-R3DI) - SIMBIOSA (8) : 179-182.
Madduppa. H., Subhan. B., Arafat. D., dan Zamani. N.P., 2016. Riset dan Inovasi Terumbu Karang dan Proses Pemilihan Teknik Rehabilitasi: Sebuah Usulan Menghadapi Gangguan Alami dan Antropogenik Kasus Di Kepulauan Seribu. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, Vol. 3 (2): 130-139.
Nybakken. J.W., 1992. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. Alih Bahasa: H.M Edman, Koesoebiono, D. Bengen, M. Hutomo dan S Sukardjo. Jakarta. (ID): Gramedia.
Sahetapy. D., 2016. Penzonasian dan Penatakelolaan Kawasan Konservasi Perairan Teluk Tuhaha Berbasis Ekosistem. Proposal Disertasi. Program Doktor (S3), Program Studi Ilmu Kelautan, Pascasarjana Universitas Pattimura. Ambon. Hal: 88-92
Saleky. D., Setyobudiandi. I., Toha. H.A., Takdir. M., Madduppa. H., 2016. Length-weight Relationship and Population Genetic of Two Marine Gastropods Species (Turbinidae: Turbo sparverius and Turbo bruneus) in The Bird Seascape Papua, Indonesia. Biodiversitas 17: 208-217.
Santoso. A. D. dan Kardono., 2008. Teknologi Konservasi dan Rehabilitasi Terumbu Karang. Peneliti di Pusat Teknologi Lingkungan. Badan Pengajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta. 9 (3) : 121-226.
Shidqi R.A., Pamuji B., Sulistiantoro. T., Risza. M., Faozi A.N., Muhammad A.N., Muharam M.R., Putri. E.D., Hartini. R., Valentina. B., Fakhri. R.Z., Putra. G.G., Kurniawan. R., Pratomo. A and Syakti. A.D., 2018 Coral Health Monitoring at Melinjo Island and Saktu Island: Influence From Jakarta Bay Regional Studies in Marine Science 18: 237-242.
Siregar. Y. I., Nasution, S, Kurniawan. R., 2021. Biodiversity of Associated Megabenthic Invertebrate of Corall Reef Ecosystem of Petong Island Batam Indonesia-IOP Conference Series Earth and Enviromental Science. 934: 012070
Subhan. B., Madduppa. H., Arafat. D., dan Soedharma. D., 2014. Bisakah transplantasi karang perbaiki ekosistem terumbu karang. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 1(3), 159-164.
Thamrin., 2006. Karang. biologi reproduksi dan ekologi. Pekanbaru (ID): Minamandiri Pres.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lampiran VIII. Baku Mutu Air Laut.
Putra. R. D., Suryanti. A., Kurniawan. D., Pratomo. A., Irawan. H., Raja’i. T. S., Kurniawan. R., Pratama. G., 2018. Responses of herbivorous fishes on coral reef cover in outer island Indonesia (Study Case: Natuna Island)-E3S Web of Conference. 47: 04009
Yuliani. W., M. Ali S., Saputri. M., 2016. Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang oleh Masyarakat di Kawasan Lhokseudu Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi 1(1): 1-9.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.